Home / COVID-19 / Tuban / Warta

Sabtu, 9 Januari 2021 - 09:10 WIB

Zona Orange, Pemkab Bojonegoro Terbitkan Surat Resmi PPKM

Reporter : Alfa Kamila - Telah dibaca 263 kali

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat oleh Bupati Bojonegoro. Foto: ig Pemkab Bojonegoro.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat oleh Bupati Bojonegoro. Foto: ig Pemkab Bojonegoro.

Bojonegoro, Progresnews.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengeluarkan surat resmi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), setelah melalui rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pada Jumat (8/1).

Dikeluarkannya surat ini juga sebagai tindaklanjut dari pada instruksi Menteri Dalam Negeri No.1 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Catatan Bupati Bojonegoro. Foto: ig Anna Mu’awannah

Sebelumnya, Rabu (6/1), melalui akun instagram pribadi Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awannah mengunggah pengumuman bahwa mungkin Bojonegoro akan memberlakukan PSBB mulai tanggal 11 Januari sampai 25 Januari 2021. Namun, setelah itu Anna kembali mengunggah pengumuman bahwa Bojonegoro sudah beralih status menjadi ‘Orange‘ setelah sebelumnya sempat ‘Merah‘.

Baca Juga:  Insiden Tewasnya Warga Akibat Gigitan Ular Belanjut ke Komisi D DPRD Lamongan
Catatan Bupati Bojonegoro. Foto: ig Anna Mu’awannah

Terkait itu, sebagai hasil rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemkab Bojonegoro mengeluarkan edaran resmi yangg berisi beberapa langkah strategis Pemkab Bojonegoro untuk Masyarakat, yaitu:

1. Meningkatkan penerapan protokol Kesehatan di instansi dah wilayah masing-masing.

2. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online.

Baca Juga:  Khofifah Jalani Isolasi Mandiri Setelah Positif Covid-19 Tanpa Gejala

3. Melakukan pembatasan terhadap kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan (hajatan, ceremonial resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan).

4. Menerapkan pengaturan jam malam dimulai pukul 20.00 – 04.00 WIB, terhitung tanggal 8 Januari sampai 25 Januari 2021.

5. Kegiatan di tempat ibadah tetap dapat dilaksanakan, dengan pembatasan kapasitas sebesar 50% dan dengan penerapan protokol Kesehatan secara lebih ketat.

6. Mengaktifkan kembali kegiatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

Editor: Elsalim

Share :

Baca Juga

Operasi Yustisi di Bundaran GKB. Foto: Nufus/Progresnews.id.

COVID-19

Operasi Yustisi Gresik Gencar Dilakukan, Satpol PP Sebut Sudah Jarang Ditemukan Pelanggar Prokes
Wakil Ketua Komisi III DPR-RI, Ahmad Sahroni mendesak Polri untuk segera mengusut kasus Aisha Weddings, Kamis (11/2). Foto: dpr.go.id.

Nasional

Heboh Kasus Aisha Weddings, Sahroni: Ini Jelas Kejahatan Serius
Sikola Mombine bersama Ketua Komisi A DPRD Kota Palu Mutmainah Korona.

Nasional

IWD 2021, Perempuan Harus Dianggap Sebagai Penyumbang Negara
Paparan Ahmad Arif dalam Webinar Series Kedua Melawan Infodemi Covid-19 dengan tajuk "Bahaya Mis/Disinformasi Vaksin Covid-19" pada Kamis (11/2).

COVID-19

Bahaya Dis/Misinformasi Vaksin, Mas Aik: Disinformasi Juga Bisa Mematikan
Kasat Lantas Polres Lamongan saat memotivasi anak-anak di Desa Weduni Kecamatan Deket Lamongan.

Lamongan

Motivasi Anak-Anak Terdampak Banjir, Kasat Lantas Polres Lamongan Rela Jadi Guru Dadakan
Forum Konsultasi Publik Rancangan RKPD Bappeda Gresik. Foto: Youtube Bappeda Gresik.

COVID-19

Ekonomi Menurun Saat Pandemi, Bappeda Gresik Ajak Masyarakat Berkontribusi Bangun Gresik Baru

Nasional

Usai Dilantik Menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim: Ini Kabar Gembira Bagi Universitas
Kantor PMI Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Kontrol Stok Darah Selama Ramadan, PMI Lamongan Ajak Keluarga Penerima Jadi Pendonor Darah