Home / COVID-19 / Tuban / Warta

Sabtu, 9 Januari 2021 - 09:10 WIB

Zona Orange, Pemkab Bojonegoro Terbitkan Surat Resmi PPKM

Reporter : Alfa Kamila

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat oleh Bupati Bojonegoro. Foto: ig Pemkab Bojonegoro.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat oleh Bupati Bojonegoro. Foto: ig Pemkab Bojonegoro.

Bojonegoro, Progresnews.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengeluarkan surat resmi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), setelah melalui rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pada Jumat (8/1).

Dikeluarkannya surat ini juga sebagai tindaklanjut dari pada instruksi Menteri Dalam Negeri No.1 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Catatan Bupati Bojonegoro. Foto: ig Anna Mu’awannah

Sebelumnya, Rabu (6/1), melalui akun instagram pribadi Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awannah mengunggah pengumuman bahwa mungkin Bojonegoro akan memberlakukan PSBB mulai tanggal 11 Januari sampai 25 Januari 2021. Namun, setelah itu Anna kembali mengunggah pengumuman bahwa Bojonegoro sudah beralih status menjadi ‘Orange‘ setelah sebelumnya sempat ‘Merah‘.

Baca Juga:  Penuntasan Banjir Lamongan Jadi Prioritas Bupati Yuhronur
Catatan Bupati Bojonegoro. Foto: ig Anna Mu’awannah

Terkait itu, sebagai hasil rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Pemkab Bojonegoro mengeluarkan edaran resmi yangg berisi beberapa langkah strategis Pemkab Bojonegoro untuk Masyarakat, yaitu:

1. Meningkatkan penerapan protokol Kesehatan di instansi dah wilayah masing-masing.

2. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online.

Baca Juga:  Beralasan Tak Suka Figur Polisi, Pemuda di Lamongan Nekat Rusak Mobil Patroli

3. Melakukan pembatasan terhadap kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan (hajatan, ceremonial resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan).

4. Menerapkan pengaturan jam malam dimulai pukul 20.00 – 04.00 WIB, terhitung tanggal 8 Januari sampai 25 Januari 2021.

5. Kegiatan di tempat ibadah tetap dapat dilaksanakan, dengan pembatasan kapasitas sebesar 50% dan dengan penerapan protokol Kesehatan secara lebih ketat.

6. Mengaktifkan kembali kegiatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

Editor: Elsalim

Share :

Baca Juga

Dukung Pola Hidup Sehat, AMPG Gresik Bagikan Masker

COVID-19

Dukung Pola Hidup Sehat, AMPG Gresik Bagikan Masker
Indonesia Bahas Kebijakan Pasca Pandemi Covid-19 Bersama Korea Selatan dan India

COVID-19

Indonesia Bahas Kebijakan Pasca Pandemi Covid-19 Bersama Korea Selatan dan India
Tower sutet aliran listrik Jawa-Bali yang terancam roboh akibat maraknya tambang galian C di Desa Pantenan, Gresik. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Dua Tower Listrik Terancam Roboh Akibat Galian C di Perbatasan Lamongan – Gresik

COVID-19

Pandemi Covid-19 Menjadikan Perempuan Lebih Tangguh Dan Hebat
Lobi Museum Sunan Giri Gresik dilengkapi handsanitizer untuk pengunjung selama pandemi. Foto: Nufus/Progresnews.id.

Gresik

Museum Sunan Giri Gresik Semakin Sepi di Tengah Pandemi
Fandi Akhmad Yani, Aminatun Habibah, Moh. Qosim dan Asluchul Alif terlihat akrab makan di satu meja saat acara penetapan Bupati-Wakil Bupati, Jumat (22/1), di Aston INN Hotel, Gresik.

Gresik

Penetapan Bupati-Wabup Gresik: Tidak Ada Paslon 1 atau Paslon 2
Salah satu anggota yang tunjukan plasma konvalasen, Rabu (10/2). Foto : Ammy/Progresnews.id.

COVID-19

Donor Plasma Konvalesan, 15 Penyintas Covid-19 Dari Jajaran Polres Lamongan Ikut Serta

Sepak Bola

Atalanta Imbang, Inter Milan Raih Scudetto