Home / Gresik / Warta

Kamis, 25 November 2021 - 16:36 WIB

Yayasan Gang Sebelah dan Kemendikbud Ristek Rilis Museum Virtual Masmundari

Museum Virtual Masmundari.

Museum Virtual Masmundari.

Gresik, Progresnews.id – Yayasan Gang Sebelah bekerja sama dengan Kemendikbud Ristek RI akan menggelar perilisan Museum Masmundari (museum virtual berbasis website) di Aula Putri Mijil Pendopo Kabupaten Gresik, Sabtu (27/11).

Perilisan museum virtual secara hybrid (daring & luring) ini merupakan output dari program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kemendikbud Ristek 2021 kategori dokumentasi karya/pengetahuan maestro.

Masyarakat Gresik menjuluki Masmundari sebagai maestro damar kurung, oleh karena itu dibutuhkan upaya untuk mendokumentasikan dan mengarsipkan karya-karyanya.

Yayasan Gang Sebelah yang bergerak di bidang seni dan budaya merasa perlu untuk mendokumentasikan, mengarsipkan, dan menyajikan kembali karya-karya maestro Masmundari kepada publik.

Direktur Acara Perilisan Museum Masmundari Hidayatun Nikmah mengatakan, bahwa spirit dan jalan hidup Masmundari perlu diproyeksikan dan digaungkan, salah satu caranya adalah dengan membuat Museum Masmundari berbentuk virtual.

“Kenapa virtual? Seperti yang kita tahu saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19, banyak museum buka tutup selama pandemi ini. Jadi kami mencari solusi bagaimana agar manfaat museum dapat diakses tanpa hadir secara langsung di gedung. Jawabannya adalah museum virtual. Museum ini sendiri merupakan sebuah gagasan baru di Gresik,” ujar Ida, sapaannya.

Baca Juga:  Lindra-Riyadi Menang Pilkada, Didik Mukrianto: Banyak PR yang Harus Diselesaikan

“Dikemas melalui museum berbentuk virtual yang interaktif, agar dapat menjadi media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan. Sekaligus menjadi media promosi di dunia digital untuk menarik kembali minat masyarakat akan museum, damar kurung, dan Masmundari,” terangnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa tidak banyak pelukis perempuan di Gresik apalagi yang bisa menjadi seorang maestro. Kenyataan bahwa Masmundari tetap bisa berkarya dan berdaya sampai di usianya yang sangat senja (101 tahun), seolah menjadi representasi karakter seniman maupun perempuan yang tangguh, ulet, kuat, dan gigih.

“Melalui museum ini, teladan Masmundari sebagai seorang maestro dan perempuan yang tangguh akan dihadirkan, untuk terciptanya generasi baru yang lebih siap dan kuat menghadapi segala perubahan zaman. Generasi yang berkarya juga berdaya,” pungkasnya.

Dalam acara ini juga akan digelar diskusi bertajuk “Masmundari dan Peranannya” dengan menghadirkan narasumber yakni Dr. Aribowo (Dosen Unair Surabaya), Syaikhu Busiri (Mantan Manajer Masmundari), serta Raja Iqbal Islamy (Kepala Museum Masmundari) dan dimoderatori oleh Yogi Ishabib (Penulis dan Peneliti).

Baca Juga:  Penantian Warga Terdampak Banjir di Lamongan, Ini Yang Mereka Lakukan

Sementara untuk mengakses museum virtual ini, masyarakat bisa langsung mengunjungi di museummasmundari.com.

Kepala Museum Masmundari Raja Iqbal Islamy menuturkan bahwa dalam museum virtual berbasis website ini pengunjung nantinya akan diajak untuk menikmati koleksi museum yang terdiri dari lukisan damar kurung karya Masmundari, arsip-arsip, karya respons, video, musik, e-book, dan film dokumenter dengan memanfaatkan wahana animasi yang komunikatif dan interaktif.

“Pendekatan yang digunakan dalam museum vitual ini dimulai dari mengenalkan biografi Masmundari, perjalanan Masmundari dalam berkarya, membincang damar kurung, menampilkan karya-karya koleksi yang bersumber dari berbagai kolektor dan arsiparis, karya yang merespons Masmundari dan damar kurung, serta ruang tontonan yang bercerita tentang Masmundari maupun damar kurung,” jelasnya.

“Museum virtual ini semoga menjadi wadah referensi seputar Masmundari dan damar kurung sekaligus sebagai sarana pendidikan, pengetahuan, wawasan, dan hiburan bagi masyarakat,” tukasnya. [*]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Video conference Ketua MUI, KH. Cholil Nafis dengan Hersubeno Arief membahas buzzer yang meresahkan masyarakat. Sumber: kanal YouTube Hersubeno Point.

Nasional

Buzzer Biang Keresahan, MUI: Buzzer Pemakan Bangkai

Nasional

Uni Eropa Umumkan Pemenang EU Social DigiThon
Suasana kantor DPRD Gresik saat rapat.

Gresik

DPRD Gresik Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian dan Penetapan Kepala Daerah
Koperasi Syangga Mama Amina Ahek, Direktur GEMAPALA Nikholas Djemris, Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom dan moderator Al Muiz Liddinillah saat mengikuti seri 3 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Pala dan Budaya Fakfak yang menjadi bagian dari Program PAPeDA, Jumat (20/8).

Nasional

Program PAPeDA: Menjaga Budaya dan Hutan Fakfak Melalui Pelestarian Pala

Lamongan

Mabuk Toak, Pria Asal Lamongan Tewas Setelah Seruduk Pengendara Lain Yang Berbeda Jalur

Nasional

Gus Muhaimin Bersyukur Permintaan PKB soal Dana Abadi Pesantren Dikabulkan Jokowi
Wakil Ketua Komisi III DPR-RI, Ahmad Sahroni mendesak Polri untuk segera mengusut kasus Aisha Weddings, Kamis (11/2). Foto: dpr.go.id.

Nasional

Heboh Kasus Aisha Weddings, Sahroni: Ini Jelas Kejahatan Serius
Anggota DPR RI, Khilmi, saat melakukan kunjungan di SMK Miftahul Ulum Desa Melirang, Bungah Gresik, Sabtu (13/11). Foto: Progresnews.id

Warta

Butuh Orkestrasi Kebijakan, Anggota DPR RI Minta Pemkab Gresik Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal