Home / Lamongan / Warta

Selasa, 28 September 2021 - 15:08 WIB

World Rabies Day! Yuk Intip Keseruan Vaksinasi Hewan yang Dilakukan Disnakeswan Lamongan

Salah satu kucing yang menjadi peserta vaksinasi di Lamongan. Foto: Ivan/Progresnews.id.

Salah satu kucing yang menjadi peserta vaksinasi di Lamongan. Foto: Ivan/Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id – Acap kali menjadi sasaran penyakit rabies, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan menggelar vaksinasi bagi hewan peliharaan pada Selasa (28/9).

Kegiatan itu juga digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Internasional yang diselenggarakan setiap 28 September.

Kepala Disnakeswan Lamongan, M. Wahyudi mengatakan kegiatan rutin dilakukan tahun ini spesial untuk menangkal penyakit rabies.

“Sebenarnya rutin kami lakukan, berhubung pandemi jadi agak kami kurangi kegiatan vaksinasinya. Juga vaksinasi ini kita gelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) yang jatuh setiap tanggal 28 September,” ujarnya, Selasa (28/9).

Baca Juga:  Pelajar NU Benjeng Bantu Bersihkan Lumpur di Rumah Nenek Sebatang Kara

Sasaran vaksinasi hewan tersebut antara lain berjenis kucing dan anjing untuk seluruh semua spesiasnya, kera beserta musang.

“Selepas divaksin juga ada pemberian multivitamin tambahan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Disnakeswan Lamongan, Imam Muktar mengatakan bahwa karena diadakan gratis, maka banyak diantara pemilik hewan yang menyerbu tempat acara. Dketahui dari 70 dosis yang disiapkan sebanyak 80 orang mendaftar secara online dan sisanya langsung mendatangi lokasi.

“Ya, ini bentuk antusias warga Lamongan yang ingin hewannya terbebas dari penyakit rabies. Ini belum nanti yang mendaftar secara dadakan langsung datang ke kantor dinas,” Jelas Imam.

Baca Juga:  TAKE Kubu Raya Berdampak Positif pada Perkembangan Ekonomi

Salah seorang dokter hewan yang bertugas, drh. Doni mengungkapkan jika sebelum dilakukan vaksinasi hewan juga harus diperiksa, hal itu menghindari adanya kondisi buruk seusai divaksin.

“Kemudian kita lakukan screening mulai dari pengecekan berat badan, suhu, ada kutunya atau tidak kita anamnesa apakah beberapa hari terakhir mengalami sakit, mencret atau tidak. Baru dilakukan vaksin,” tutur drh. Doni.

Kontributor: Ivan A.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif saat ditemui di kantor, Selasa (5/10). Foto: Progresnews.

Lamongan

Hari Guru Internasional, Kadisdik Lamongan Harap Literasi Digital Bisa Dorong Guru Lebih Produktif
Direktur Juang Laut Lestari (JARI) Borneo Barat Firdaus dalam acara Podcast ke-4 Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), Selasa (12/10).

Nasional

TAKE Kubu Raya Berdampak Positif pada Perkembangan Ekonomi

Gresik

Petani Gresik Bakal Dibantu Robot Usir Hama Tikus
Halaman depan RS Citra Medika yang tanpa memakai trotoar jalan untuk lahan parkir. Foto : Progresnews.id/ Ammy.

Lamongan

IMB Bermasalah, RS Citra Medika Lamongan Diduga Banyak Kondisikan Pejabat Elektoral
Suasana penanaman pohon di salah satu titik di Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Peringati HUT Bu Mega, Ini yang dilakukan PDIP Lamongan
Syaiful Huda Ketua DPR RI Komisi X saat memberikan sambutan dalam peluncuran Program Sekolah Penggerak, Senin (1/2).

Warta

Komisi X DPR RI Soroti Peluncuran Program Sekolah Penggerak Di Tengah Isu Kesejahteraan Guru dan Krisis Covid-19
Ilustrasi Foto: Press Release AJI.

Nasional

Kudeta Militer, AJI dan GERAMM Desak Myanmar Bebaskan Jurnalis yang Ditahan
Salah satu anggota Perpusjal Tambakboyo sedang menata lapak baca buku. Foto: Alfan/Progresnews.id.

Tuban

Peduli Indonesia, Perpusjal Tambakboyo Gelar Penggalangan Dana