Home / Nasional / Warta

Rabu, 1 Desember 2021 - 12:30 WIB

Wapres Instruksikan BKKBN Percepat Penanganan Stunting

Wapres Ma’ruf Amin menerima audiensi Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa sore (30/11/2021). (Foto: BPMI Setwapres)

Wapres Ma’ruf Amin menerima audiensi Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa sore (30/11/2021). (Foto: BPMI Setwapres)

Jakarta, Progresnews.id – Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin menginstruksikan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan upaya percepatan penanganan stunting.

Percepatan itu ditujukan untuk mencapai target angka prevalensi 14 persen di tahun 2024. Hal itu disampaikan Wapres Ma’ruf Amin saat menerima audiensi Kepala BKKBN Hasto Wardoyo beserta jajarannya, di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (30/11/2021) sore.

Ada tiga instruksi penting dari Wapres saat melakukan audiensi dengan BKKBN.

“Pertama, Wapres memerintahkan kepada BKKBN untuk melakukan langkah-langkah percepatan (penanganan stunting), dengan target (angka prevalensi) 14 persen selesai dalam dua tahun setengah, sampai akhir masa periode (Pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin),” ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, seperti ditulis dalam keterangan persnya.

Baca Juga:  Faber-Castell Alihkan Dana Hadiah Wisata untuk Pendidikan di Masa Pandemi

Selain itu, Wapres juga mengintruksikan BKKBN agar lebih intensif melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga (K/L) terkait dan juga dengan pemerintah daerah (pemda) khususnya daerah-daerah yang memiliki kasus stunting tinggi.

“Lalu juga harus dilakukan konvergensi (program) antara kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah kabupaten/kota. Kalau bisa terkoordinasi dengan baik, itu adalah kunci keberhasilan. Itu menjadi syarat utama yang diharapkan oleh Wapres,” imbuh Masduki.

Kedua, Wapres meminta agar BKKBN memetakan daerah-daerah yang memiliki kasus stunting tinggi agar dapat dilakukan penanganan secara khusus.

“Terpetakannya daerah-daerah yang tinggi stunting-nya, penting agar dapat dilakukan rencana aksi secara lebih khusus per wilayah sesuai dengan karakter daerah masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga:  4.123 Pemudik Positif Covid-19, Gus AMI: Lihatlah India, Tolong Jangan Memaksakan Diri

Ketiga, Wapres meminta upaya penanganan stunting dilakukan sedini mungkin bahkan sejak pranikah. Di samping itu, Wapres juga meminta agar pemenuhan gizi anak dapat menggunakan pendekatan kearifan lokal, seperti penggunaan biskuit dari daun kelor sebagai makanan tambahan anak di Nusa Tenggara Timur.

“Masing-masing daerah (tentu) punya kearifan lokal sendiri-sendiri. Dengan demikian maka bagaimana Ibu-Ibu ataupun keluarga dapat mulai dari sejak dini, dengan kearifan lokalnya, memanfaatkan sumber-sumber gizi yang ada di sekitarnya secara maksimal,” jelas Masduki. [*]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Warta

BMKG Merilis Peringatan Dini Tsunami, 21 Daerah: 7 Daerah Kategori Waspada dan 14 Daerah Kategori Siaga
Foto bersama saat harlah setahun BMI.

Nasional

Harlah Setahun BMI, Gus Farkhan Ingin BMI Tetap Kompak Dan Solid
Ketua Tim Seleksi sekaligus Deputi di Kantor Staf Kepresidenan, Juri Ardiantoro (tengah), menyampaikan nama-nama calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) masa jabatan 2022-2027, Kamis (6/1). Foto: youtube Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Nasional

Presiden Terima Nama Calon Anggota KPU dan Bawaslu 2022-2027, Berikut Daftarnya!
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (tengah) dalam konferensi Pers Kegiatan Tangkap Tangan Walikota Bekasi, Kamis (6/1). Foto: youtube KPK RI.

Nasional

Lanjutan OTT Rahmat Effendi, KPK Sita Ratusan Juta Rupiah

Nasional

PKB: Pilpres 2024 Momentum Baru Kepemimpinan Nasional
Gus Yaqut saat mengikuti Webinar Internasional Peringatan Hari Santri 2021, Rabu (20/10).

Nasional

Hari Santri Nasional 2021, Gus Yaqut Ingin Santri Tidak Memaknai Ekonomi Sebagai Proposal Saja

Kesehatan

RSI NAP Jadi Living Monumen 100 Tahun NU
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) menerima kunjungan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Koichi Hagiuda di Jakarta pada Senin (11/1). Foto: ekon.go.id

Nasional

Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Jepang, Menko Airlangga Sepakat Perkuat Kerjasama Bilateral