Home / Nasional / Warta

Rabu, 17 Februari 2021 - 19:36 WIB

Wamenkumham Nilai Dua Menteri Tersangka Korupsi Layak Dihukum Mati

Reporter : Alfan Niam Sofi - Telah dibaca 297 kali

Wamenkumham, Edward Omar Sharif Hiariej menilai dua mantan menteri yang tersandung kasus korupsi layak dituntut hukuman mati, Selasa (16/2). Foto: tangkapan layar kanal Pengetahuan FH UGM.

Wamenkumham, Edward Omar Sharif Hiariej menilai dua mantan menteri yang tersandung kasus korupsi layak dituntut hukuman mati, Selasa (16/2). Foto: tangkapan layar kanal Pengetahuan FH UGM.

Jakarta, Progresnews.id – Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej menyebut dua mantan menteri Edhy Prabowo dan Juliari Batubara layak mendapatkan tuntutan hukuman mati.

Dalam sebuah webinar, kedua mantan menteri yang tersandung kasus korupsi itu layak dituntut dengan Pasal 2 ayat 2 UU Tindak Pidana Korupsi.

“Bagi saya mereka layak dituntut dengan ketentuan Pasal 2 Ayat 2 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang mana pemberatannya sampai pada pidana mati,” terang Eddy, Selasa (16/2).

Baca Juga:  Kontrol Stok Darah Selama Ramadan, PMI Lamongan Ajak Keluarga Penerima Jadi Pendonor Darah

Menurutnya, ada dua alasan pemberat bagi kedua tersangka mantan menteri bisa dituntut dengan pidana hukuman mati.

“Yang pertama mereka melakukan kejahatan itu dalam keadaan darurat, dalam konteks ini adalah (pandemi) Covid-19. Dan yang kedua, mereka melakukan kejahatan itu dalam jabatan.” tambahnya.

Lebih lanjut, Edward menilai dua kasus korupsi tersebut dilakukan dengan memanfaatkan jabatan mereka jalani sebagai menteri.

Baca Juga:  Ini Daftar 6 Pecahan Uang Rupiah Yang Tidak Akan Laku Diakhir Tahun 2020

“Jadi dua hal yang memberatkan sudah lebih dari cukup untuk diancam dengan Pasal 2 Ayat 2 UU Tipikor,” pungkas Edward.

Seperti diketahui, mantan Menteri KKP Edhy Prabowo dan Menteri Sosial Juliari Batubara ditangkap KPK dengan masing-masing kasus korupsi impor benih lobster dan kasus korupsi dana bantuan sosial Covid-19.

Share :

Baca Juga

Nasional

Antisipasi Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Gus AMI: Jangan Sedikitpun Abai Protokol Kesehatan
Ilustrasi Desa Cegah Radikalisme. Foto: Sekolah Desa.

Lamongan

Mandat BNPT, Pemkab Lamongan Incar Desa Pelaksana Program DCR
Leroy Samy Uguy memberikan tanggapan atas testimoni para perempuan pemimpin dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia", Kamis (25/3).

Nasional

Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah, Leroy Samy Sarankan Mama-mama Libatkan Pendamping Desa
Kepala BPOM, Penny K. Lukito.

COVID-19

BPOM Resmi Perbolehkan Pemberian Vaksin Pada Lansia

COVID-19

Tarif Rapid Test Antigen Dianggap Membebani Masyarakat
Petugas Unit Turjawali yang dipipin Aipda Fifin bersiaga arahkan pengendara di Jembatan Waru Kulon. Foto : Ammy.

Lamongan

Jembatan Warukulon Rusak Intai Pengguna Jalan, Satlantas Polres Lamongan Pasang Badan
BPBD dan Warga Desa Kramat baksos membersihkan sungai, Minggu (31/1).

Warta

Normalkan Aliran Sungai, BPBD dan Warga Desa Kramat Baksos Bersihkan Sungai
Kasi Bimas Kemenag Lamongan, M. Khoirul Anam saat memaparkan Ngabuburit di rumah saja. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Puasa Kedua di Masa Pandemi, Kemenag Lamongan Serukan Ngabuburit di Rumah Saja