Daerah  

Wabup Tuban Tinjau Perbaikan Jembatan Glendeng

Wabub Tuban saat tinjau Jembatan Glendeng. Foto: Progresnews.id/Ans

Tuban, Progresnews.id – Wabup Tuban, Noor Nahar Hussein secara langsung meninjau proses perbaikan Jembatan Glendeng yang berada disisi utara Desa Simo, Kecamatan Soko, Tuban, Kamis (19/11).

Dalam kegiatan tersebut, Wabup Tuban ditemani Plt. Kepala Dinas Perhubungan Tuban, Gunadi, Kepala Dinas PUPR, Supriadi, Camat Soko, Sudarto beserta Forkopimka Kecamatan Soko. Rombongan tersebut melihat secara langsung bagaimana kondisi jembatan yang longsor beberapa pekan lalu.

Wabup Tuban mengatakan, Pemkab Tuban akan menghitung dan mengkaji ulang terkait dengan jembatan tambahan di lokasi tersebut. Keputusan ini diambil usai menerima supervisi dari Bina Marga Provinsi Jawa Timur yang memilih untuk membangun jembatan tambahan sepanjang 15 meter.

“Pembangunan jembatan tambahan terhalang APBD Kabupaten Tuban tahun 2021 yang sudah disahkan,” terangnya.

Namun di sisi lain Pemkab Tuban akan mencari alternatif dengan memanfaatkan sumber pendanaan lain yang berasal dari hibah APBN, Dana Alokasi Khusus, ataupun hibah dari Pemprov Jatim. Hal ini dikarenakan jembatan Glendeng merupakan infrastruktur yang cukup penting karena menjadi penghubung Tuban dan Bojonegoro.

Penutupan Jembatan Glendeng saat perbaikan. Foto: Progresnews.id/Ans

Sementara itu, Wabup Tuban mengatakan harus mengambil gerak cepat dengan membuat penguat sabuk jembatan yang berada di sisi utara jembatan. Apalagi dengan kondisi aliran Sungai Bengawan Solo yang mengikis struktur Jembatan Glendeng.

“Perlu langkah cepat karena kondisinya terlalu berbahaya,” imbuhnya.

Plt. Kepala Dishub Tuban Gunadi langsung menjelaskan untuk saat ini hanya R2 yang diperbolehkan melintasi jembatan, sedangkan untuk R4 diarahkan ke jalur lain.

“Jika cuaca memburuk dan arus sungai menguat, kemungkinan jembatan Glendeng ditutup secara total hingga batas waktu yang belum ditentukan,” paparnya.

Editor: Elsalim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.