Home / Nasional / Warta

Selasa, 3 Agustus 2021 - 00:14 WIB

USAID Indonesia: Keterlibatan Masyarakat Sipil Penting dalam Menghadapi Pandemi

Reporter : Progresnews

Deputi Direktur Democratic Resilience & Governance USAID Indonesia, Anders Mantius saat memberi sambutan pembuka dalam Webinar Pelacakan Kontak: Mengoptimalkan Dukungan Masyarakat dalam 3T yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dari program LeaN ON, Senin (2/8). Foto: Youtube BNPB.

Deputi Direktur Democratic Resilience & Governance USAID Indonesia, Anders Mantius saat memberi sambutan pembuka dalam Webinar Pelacakan Kontak: Mengoptimalkan Dukungan Masyarakat dalam 3T yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dari program LeaN ON, Senin (2/8). Foto: Youtube BNPB.

Jakarta, Progresnews.id – Deputi Direktur Democratic Resilience & Governance USAID Indonesia, Anders Mantius mendukung upaya dari masyarakat sipil (civil society) dalam menghadapi pandemi terutama dalam penanganan COVID-19 terpadu, 3M, 3T, dan vaksinasi.

Hal itu ia sampaikan saat memberi sambutan pembuka dalam Webinar Pelacakan Kontak: Mengoptimalkan Dukungan Masyarakat dalam 3T yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dari program LeaN ON, Senin (2/8).

“Maka hari ini, kita akan belajar dari para pembicara yang akan berbagi dan membahas bagaimana Indonesia dapat mengatasi hambatan sosiologis dan peluang untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam salah satu bagian tak terpisahkan untuk penanganan COVID-19: Testing, Tracing, and Treatment, atau 3T untuk melengkapi pencegahan dan upaya vaksinasi,” ujarnya.

LeaN On (Leaving No One behind) merupakan sebuah program Risk-Communication and Community Engagement (RCCE) yang diluncurkan sebagai inisiatif tambahan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan INVEST DM yang bertujuan untuk mendukung penanganan COVID-19 di Indonesia.

Baca Juga:  Jalan Rusak di Lamongan, Ini Jawaban Dinas Pekerjaan Umum dan Binamarga

Mulanya, USAID Indonesia sebagai pendonor utama program LeaN On, pihaknya melihat tim LeaN On dan promotor lokal secara adaptif menavigasi komunikasi risiko COVID-19 untuk kelompok rentan dan terpinggirkan di 30 kabupaten di enam provinsi di Indonesia sejak pertengahan tahun 2020 hingga Maret 2021.

“Selama waktu itu, lebih dari 520 promotor LeaN On dan koordinator lapangan memberikan informasi pencegahan dan dukungan sosial COVID-19, mengoreksi kesalahpahaman, mendengarkan keprihatinan lebih dari 160 ribu penyandang disabilitas dan orang-orang terpinggirkan, dan menyalurkan umpan balik tersebut kepada otoritas penanganan pandemi setempat,” imbuh Anders Mantius.

Atas hasil tersebut, USAID Indonesia merasa senang mengetahui bahwa ketekunan dari tim LeaN On dan para promotor hingga muncul peningkatan persepsi risiko dan perilaku pencegahan di antara peserta program LeaN On, terutama dalam penggunaan masker dan cuci tangan pakai sabun.

Baca Juga:  Korban Terus Bertambah, Pemkab Lamongan Buat Skema Penanganan Klaster Hajatan

“Kami berharap pekerja sosial LeaN On dan relawan lain yang telah memperoleh lebih banyak keterampilan dan pengalaman dalam penjangkauan dan komunikasi masyarakat akan terus menggunakan kompetensi mereka sebagai anggota organisasi masyarakat sipil, organisasi kesejahteraan sosial, atau organisasi manajemen risiko bencana,” ujar Anders Mantius.

Akan tetapi, setelah satu setengah tahun pandemi, ternyata masih banyak tantangan yang harus dihadapi di depan mata, termasuk bagi kelompok yang terpinggirkan karena hambatan sosial budaya dan faktor ekonomi. Selain itu, varian virus baru juga menambah kerumitan penanganan pandemi.

“Oleh karena itu, USAID dengan senang hati mendukung Webinar ini. Kami berharap Anda akan mendapat manfaat dari perspektif dan pengalaman yang kaya dan menggunakannya dalam upaya Anda untuk memerangi pandemi ini sebagai individu dan sebagai bagian dari masyarakat,” pungkas Anders Mantius.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Umumkan Pembelajaran Tatap Muka Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19
Rektor Unisla, Bambang Eko Mulyono saat menerima vaksin. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Ratusan Dosen Divaksin, Unisla Siap Laksanakan Perkulihan Tatap Muka
Presiden Jokowi saat sesi wawancara bersama dr. Reisa Broto Asmoro.

COVID-19

Hari Ini Presiden Joko Widodo Terima Vaksin Dosis ke-2
Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mendorong Dewan Pengawas KPK turun langsung dalam kasus korupsi dana bansos, Senin (15/2). Foto: harianpijar.com.

Nasional

ICW Dorong Dewan KPK Awasi Kasus Korupsi Dana Bansos
Ketua Komisi IX, Felly Estelita Runtuwene menilai sanksi bagi masyarakat yang menolak vaksinasi tak sesuai dengan WHO, Minggu (14/2). Foto: dpr.go.id.

Nasional

DPR Sebut Sanksi Bagi Penolak Vaksinasi tak Sesuai dengan WHO
Jajaran Formagam Gresik.

Gresik

Pilkada Usai, Formagam Gresik Apresiasi KPU dan Beri Pesan Kepada Pimpinan Baru
Koordinasi AKBP Nur Aziz (Kapolres Gresik), bersama KH Mansoer Shodiq (MUI Gresik) persiapkan vaksinasi.

COVID-19

Catat, Ini Tanggal Vaksinasi MUI Gresik bersama Polres Gresik
Sekjen PPMK, Lisman Hasibuan usai melaporkan Novel Baswedan ke Dewan Pengawas KPK, Senin (15/2). Foto: kontenislam.com.

Nasional

Tak Kunjung Usai, Kini Novel Baswedan Dilaporkan ke Dewan KPK