Home / Nasional / Warta

Rabu, 28 April 2021 - 23:25 WIB

Usai Dilantik Menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim: Ini Kabar Gembira Bagi Universitas

Reporter : Alex - Telah dibaca 367 kali

Menteri Nadiem Makarim saat konfrensi pers usai dilantik menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Foto: Setkab RI.

Menteri Nadiem Makarim saat konfrensi pers usai dilantik menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Foto: Setkab RI.

Nasional, Progresnews.id – Presiden Jokowi Widodo resmi melantik Menteri baru hasil resuffle kabinet Indonesia maju untuk masa sisa jabatan 2021-2024.

Diantara menteri baru yang dilantik adalah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek). Kementrian baru tersebut hasil penggabungan dua kementrian yang sudah ada, yakni Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementrian Riset dan Teknologi.

Usai dilantik dalam konfrensi pers, Nadiem mengatakan akan melaksanakan tugas barunya dengan baik dan hati nurani yang tulus.

Baca Juga:  Mendikbud Pastikan Dana BOS Papua Barat Meningkat 30 Persen di Tahun 2021
Presiden Jokowi ketika melantik Menteri Baru hasil resuffle kabinet Indonesia maju, sisa masa jabatan 2021-2024. Foto : setkab RI.

Dalam pembukaan konferensi persnya, Nadiem mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas kepercayaan dan amanah yang diberikan untuk memimpin Kemendikbud Ristek.

Menurutnya, riset dan teknologi merupakan salah satu bidang yang dekat di hatinya. Ia mengatakan, dengan dileburnya Kemendikbud dan Kemenristek  menjadi kabar gembira bagi universitas.

“Karena sekarang dari sisi riset dan transformasi pendidikan ada di dalam satu kementerian, sehingga satu pintu dan rektor juga semakin mudah untuk bisa berkoordinasi dengan pemerintah pusat,” katanya.

Baca Juga:  Pengembangan Pendidikan Melalui APBD Berbasis Manut Kiai

Selain itu, Nadiem juga berharap agar kalangan akademisi bisa melahirkan penelitian-penelitian sebanyak mungkin.

“Kita ingin sekali begitu banyak, walaupun tridarma dan penelitian universitas itu ada di bawahnya Kemendikbud-Ristek, tetapi kami menginginkan sebanyak mungkin murid-murid kita mahasiswa-mahasiswa kita dan dosen-dosen kita melakukan penelitian dan melakukan program-program seperti Kampus Merdeka,” lanjutnya.

Share :

Baca Juga

COVID-19

Tak Terapkan PPKM, Satgas Covid-19 Tuban Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Nasional

GP Ansor Bandar Lampung Minta Kepolisian Usut Tuntas Otak Penusukan Syech Ali Jaber

Lamongan

Penyalagunaan Narkoba Masih Mendominasi kasus Kejahatan di Lamongan
Kantor PMI Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Minim Pendonor, Stok Plasma Konvalesan di PMI Lamongan Mulai Menipis
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam konferensi pers Kinerja KPK Semester I 2020, Selasa (18/8/2020). Foto: Humas KPK.

Nasional

Dituntut Menyelesaikan Kasus Korupsi Dua Eks Menteri, KPK Angkat Bicara Tanggapi
Ratusan Massa Aksi yang menyegel Kantor Pemerintah Daerah Lamongan.

Lamongan

Demo Banjir di Lamongan Berujung Penyegelan Kantor Pemkab
Direktur PT Progres Muda Nusantara, Muhammad Muslih Muanddar.

Gresik

Hikmah Isra Mikraj 2021, Muslih Muandar: Salat Sejatinya Adalah Karunia, Bukan Beban

Nasional

Buka Muktamar Pemikiran Dosen PMII, Gus AMI Sampaikan Tiga Prioritas Pasca Pandemi