Home / Nasional / Warta

Sabtu, 6 Maret 2021 - 13:01 WIB

Uni Eropa Umumkan Pemenang EU Social DigiThon

Reporter : Alfa Kamila - Telah dibaca 28 kali

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket bersama dewan juri kompetisi EU Social Digi Thon. Foto: Progresnews.id/Alfa

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket bersama dewan juri kompetisi EU Social Digi Thon. Foto: Progresnews.id/Alfa

Jakarta, Progresnews.id – Bekerjasama dengan Asosiasi IoT (Internet of Things) Indonesia (ASIOTI), Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia mengumumkan empat pemenang kompetisi EU Social DigiThon, pada Jumat (5/3).

Empat pemenang tersebut adalah Tim DukaEuy dengan nama proyek “Gelang Anti Kekerasan”. Tim Untuk Ibu dengan nama proyek “UntukIbu: Pusat Kesehatan dan Jurnal Pendamping Kehamilan Wanita Indonesia”. Tim Yudhis Thiro Kabul Yunior dengan nama proyek “DTRON Smart Chair”. Dan Tim Solutioner dengan nama proyek “Aplikasi E-Learning untuk Penyandang Disabilitas, Sensorik Berbasis Artificial Intelligence (ELAIS)”.

Kompetisi EU Social DigiThon yang mengusung tema “Aksi Muda Untuk Perubahan” ini diuji oleh empat dewan juri, yaitu Andy Yentriyani, Komisioner Komnas Perempuan; Fita Indah Maulani, Sekretaris Jenderal ASIOTI; Saiti Gusrini, Manajer Program Hak Asasi Manusia/ Demokrasi pada Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia; dan Marco Bonetti, Political Officer Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia.

Baca Juga:  Batasi Kerja Jurnalis, KKJ Layangkan Sikap Ke MA

Dari 196 proposal yang diterima, mulanya hanya akan dipilih tiga proposal terbaik. Namun, tahun ini ternyata dewan juri mendapatkan justru empat proposal terbaik, Hal ini terjadi karena melihat kualitas yang sama unggulnya dari dua tim yang bersaing untuk posisi ketiga.

Para pemenang kompetisi EU Social DigiThon. Foto: Progresnews.id/Alfa

Duta Besar Uni Eropa, Vincent Piket menuturkan bahwa dengan kompetisi ini, diharapkan bisa menciptakan kaitan antara informasi digital, teknologi, serta solusi terhadap masalah sosial dan hak asasi manusia yang muncul akibat pandemi COVID-19.

“Melalui EU Social DigiThon, kami juga ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan kaum muda Indonesia. Kami menerima respon yang luar biasa dari anak muda yang menggunakan kreatifitas dan pemikiran kritis mereka untuk memecahkan masalah kehidupan nyata di lingkungan mereka sendiri dengan solusi yang diciptakan sendiri,” tambahnya.

Baca Juga:  Kader PMII Harus Punya Akar Kuat Agar Tak Mudah Tumbang

Andy Yentriyani juga mengungkapkan kesannya sebagai dewan juri dalam kompetisi ini. Menurutnya, semua proposal yang diajukan sangat variatif dan menarik. Bersama yang lain Andy mengaku sangat selektif dalam memilih gagasan yang sebagai solusi yang dibutuhkan oleh kelompok rentan.

“Selain dampaknya harus nyata dalam melindungi, meningkatkan harkat, dan menciptakan inklusivitas bagi sasaran penggunanya, solusi ini tidak boleh menciptakan masalah baru akibat penggunaannya.” imbuh Andy.

Sebagai hadiahnya, para pemenang akan mendapatkan dukungan dana untuk mewujudkan program gagasannya. Pemenang pertama mendapat Rp50 juta, pemenang kedua Rp30 juta, dan dua tim di posisi pemenang ketiga masing-masing Rp20 juta. Keempat pemenang juga akan mengikuti program mentoring yang dipimpin oleh para ahli dari Uni Eropa.

Share :

Baca Juga

Para penjaja penukaran uang di Lamongan.

Lamongan

Buka Lebih Awal, Jasa Penukaran Uang Mulai Bermunculan di Lamongan
PAC IPNU IPPNU Benjeng Sosialisasi ke Pimpinan Ranting Medangan. Foto: Progresnews.id/Nufus.

Gresik

Buat Buku Sejarah PAC IPNU IPPNU Dari Tahun 1985-2020, Dul Latif: Harus Lebih Produktif
Ketua Dewan Pers memberi sambutan pada Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital", pada sesi pertama, Senin (8/2).

Nasional

Tiga Pesan Penting M. Nuh Untuk Insan Pers Indonesia

Lamongan

Baru Satu Bulan Dibangun, Atap Galvalum Bantuan Pemprov di PAUD Aisyiyah Weru Ambruk
Foto: Twitter Sekretaris Kabinet.

Nasional

Mendikbud Pastikan Dana BOS Papua Barat Meningkat 30 Persen di Tahun 2021

Nasional

Presiden Jokowi Lantik Menteri Baru

Lamongan

Sebagian Nelayan Tetap Berlayar meski Gelombang Tinggi Di Perairan Lamongan
Belasan wartawan saat berorasi di depan Mapolres Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Kecam Tindak Kekerasan pada Wartawan di Surabaya, Wartawan di Lamongan Kepung Markas Polisi