Home / Nasional / Warta

Selasa, 10 Agustus 2021 - 22:09 WIB

Undang Puluhan Media, LeaN On dan BNPB Gelar Diseminasi Pembelajaran Komunikasi Covid-19 yang Setara

Sesi foto bersama acara  diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring yang diselenggarakan oleh Mercy Corps Indonesia dan BNPB, Selasa (10/8).

Sesi foto bersama acara diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring yang diselenggarakan oleh Mercy Corps Indonesia dan BNPB, Selasa (10/8).

Jakarta, Progresnews.id – Sebagai inisiatif tambahan dari program INVEST DM, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang didukung oleh United State Agency for International Development (USAID) melalui program Empowering Access to Justice (MAJu) – The Asia Foundation (TAF), LeaN On mengadakan Diseminasi dan Press Briefing sebagai agenda terakhirnya pada Selasa (10/8).  

Acara yang dihadiri oleh Kontributor Public Health Pandemic Talks Pritania Astari, Isma Novitasari Yusadiredja dari CIRCLE Indonesia, Program Director Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) Egi Abdul Wahid, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Robi Amri, dan Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo ini diadakan untuk menjembatani dukungan media dalam mengedukasi publik terkait penanganan pandemi COVID-19, khususnya program Tes, Telusur, dan Tindak lanjut (3T).    

Baca Juga:  Kasus Covid-19 di Gresik Kembali Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

Salah satu isu yang dibahas dalam acara ini adalah vaksinasi yang tidak inklusif. Berdasarkan paparan Pritania Astari dari Pandemi Talks, vaksinasi yang tidak inklusif bisa berdampak pada kelangkaan vaksin.

“Ini disebabkan salah satunya oleh tidak adanya pembedaan data antara kelompok rentan dan yang biasa, sehingga distribusi vaksin terhambat. Dan pada akhirnya, ini berdampak pada kelangkaan vaksin,” ungkapnya dalam acara yang bertema ‘Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara’ ini. 

Baca Juga:  Dirjen Perhutsos Sebut Kemitraan Konservasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Menurut Pritania, perhatian pada kelompok rentan seperti ini mendasar, karena mereka lemah baik secara ekonomi dan sosial, yang sebab itu mereka harus tetap bekerja meski pandemi, sehingga resiko terpaparnya tinggi.

Kontributor Public Health Pandemic Talks Pritania Astari saat memaparkan materi dalam acara  diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring, Selasa (10/8).
Kontributor Public Health Pandemic Talks Pritania Astari saat memaparkan materi dalam acara  diseminasi dan press briefing bertajuk Sinergi dan Pelibatan Aktif Kelompok Rentan Termarginalkan untuk Komunikasi Risiko dan Perlindungan Pandemi yang Setara secara daring, Selasa (10/8).

“Dengan ungkapan lain, dengan beberapa langkah seperti menjadikan mereka prioritas, memberi mereka pendampingan melalui promotor, dan lantas memberi mereka kesempatan untuk terlibat, sebenarnya kita sudah mencegah penularan COVID-19,” tegas Pritania.

“Karena dengan begitu, mereka mau untuk lapor ketika merasakan gejala, sehingga tidak ada lagi istilahnya majikan tertular oleh ART. Karena ART sudah berkenan untuk melaporkan,” lanjutnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Foto: IG Sri Mulyani.

Ekonomi

Menkeu Ajukan Perpanjangan Dana Otsus Hingga 20 Tahun
Orang Tua Harus Dilatih Dampingi Siswa Belajar di Rumah

Nasional

Politisi PKS: Orang Tua Harus Dilatih Dampingi Siswa Belajar di Rumah

Warta

Kukuhkan GPMB Gresik, Gus Yani Dukung Budaya Baca dan Literasi

Nasional

Puluhan Ribu Korban Banjir Sintang Mengungsi, Gus Muhaimin Perintahkan Kader PKB Berikan Bantuan
Vaksinasi pelajar SMAN 1 Lamongan

Lamongan

Vaksinasi Pelajar di Lamongan Rampung Oktober, Kadisdik Minta Guru Lebih Perhatikan Murid
Foto: Ist.

Lamongan

Sepekan PPKM, Satpol PP Sebut 343 Warga Lamongan Tak Taat Aturan

Lamongan

Mabuk Toak, Pria Asal Lamongan Tewas Setelah Seruduk Pengendara Lain Yang Berbeda Jalur

Ekonomi

Nenek di Widang Kesulitan Beli Beras Usai Dicoret Dari KPM BPNT