Home / Nasional / Warta

Senin, 8 Februari 2021 - 19:11 WIB

Tiga Pesan Penting M. Nuh Untuk Insan Pers Indonesia

Reporter : Alfa Kamila

Ketua Dewan Pers memberi sambutan pada Konvensi Nasional Media Masa

Ketua Dewan Pers memberi sambutan pada Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital", pada sesi pertama, Senin (8/2).

Jakarta, Progresnews.id – Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyampaikan tiga pesan penting untuk keberlangsungan pers Indonesia dan Hari Pers Nasional dalam acara Konvensi Nasional Media Masa “Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital”, pada sesi pertama, Senin (8/2).

M. Nuh mengatakan, saat ini adalah waktu yang tepat untuk insan pers berkontemplasi mengenai kondisi saat ini. Semua pihak berhak memberi makna apapun mengenai pandemi Covid-19 ini, namun ia menekankan tiga pesan untuk insan pers.

Pertama, media dan insan pers harus mulai bergerak mengikuti perkembangan digital. Sebenarnya perubahan ke era digital sudah dimulai sejak 20 tahun lalu, semua bidang membutuhkan teknologi.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Minta Bupati Yuhronur Maksimalkan Tenun Ikat Lamongan.

“Tapi ya itulah ciri khas kita, kalau taruhannya sudah dengan hidup dan mati, baru mau berubah. Pandemi ini mendesak selain pada kebiasaan baru, juga untuk menerapkan digital dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Kedua, pentingnya insan pers untuk membangun kekuatan. Meskipun ini fenomena kesehatan, namun semua bidang terkena dampaknya. Maka kekuatan yang ada dalam diri harus ditambah terus. Ketua Dewan Pers juga mengucapkan terima kasih kepada insan pers, karena terus menggelorakan optimisme dan empati kemanusiaan.

Baca Juga:  DLH Lamongan Kecam Aktivitas Tambang Galian C di Zona Wisata

Ketiga, adalah pentingnya kerukunan. Maka insan pers harus tetap mengedepankan kecerdasan dalam menyajikan berita. Substansi atau muatan sangat penting agar mencerdaskan publik. Jika hal ini tidak diutamakan, maka akan malah membodohi.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa pers adalah pilar demokrasi, maka tentulah negara harus hadir dan bersama-sama saling membangun. Dan pers tetaplah untuk memberi kritik dan saran sosial, ia juga berharap semoga pers semakin jaya dan demokrasi semakin berkualitas.

Share :

Baca Juga

Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Dok. Sandi Uno.

COVID-19

Sandiaga Salahuddin Uno Positif Covid-19 Tanpa Gejala
Peneliti Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Rivanlee Anandar menyampaikan jika para pengkritik bisa saja berujung di meja hijau dengan tuduhan melanggar UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Rabu (10/2). Foto: whiteboard.com.

Nasional

Deretan Pengkritik Jokowi yang Harus Berhadapan dengan Polisi
Computational Thinking

Nasional

Kompetensi Madrasah Akan ditingkatkan Kemenag Lewat Program CT
Menteri Kominfo Johnny G Plate dalam Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 dan Tekanan Disrupsi Digital", Senin (8/2).

Warta

Konvensi Nasional Media Massa, Menkominfo Beri Dorongan Kepada Insan Pers
Logo agenda kegiatan peringatan Bulan Bung Karno. Foto: Istimewa

Lamongan

Semarak Bulan Bung Karno, GMNI Lamongan Adakan Kegiatan Monumental, Libatkan Pelajar dan Warga
Anggota DPR-RI Fraksi PKS, Al Muzammil Yusuf saat Sidang Paripurna, Rabu (10/2).

Nasional

Politikus PKS Soroti Anggaran APBN Untuk Influencer
Potret Reza Artamevia Kasus Sabu-Sabu

Nasional

Polisi Ungkapkan Reza Artamevia Beli Narkoba Rp. 1,2 Juta
Leroy Samy Uguy memberikan tanggapan atas testimoni para perempuan pemimpin dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia", Kamis (25/3).

Nasional

Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah, Leroy Samy Sarankan Mama-mama Libatkan Pendamping Desa