Home / Nasional / Warta

Jumat, 17 Desember 2021 - 16:23 WIB

Terkait Kasus Penodaan Agama Joseph Suryadi, Polda Metro Jaya: Sudah Ditetapkan Menjadi Tersangka

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam siaran pers terkait kasus penodaan agama Joseph Suryadi, Rabu, (14/12). Foto: Humas Polri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam siaran pers terkait kasus penodaan agama Joseph Suryadi, Rabu, (14/12). Foto: Humas Polri.

Jakarta, Progresnews.id – Direktorat Reserse Kriminalisasi Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya resmi menetapkan Joseph Suryadi sebagai tersangka kasus dugaan penodaan agama, Rabu (15/12).

Kombes Endra Zulpan selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan, penetapan JS sebagai tersangka dilakukan setelah pemeriksaan oleh penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sejak Selasa, (14/12).

Joseph telah mengaku bahwa dirinya mengunggah tangkapan layar percakapan yang dianggap menodai agama.

“Ditreskrimus Polda Metro Jaya telah menetapkan status tersangka kepada pemosting video, Joseph Suryadi (39),” kata Zulpan seperti dilansir dalam pers rillis situs resmi Divisi Humas Polri, Rabu, (14/12).

Baca Juga:  World Rabies Day! Yuk Intip Keseruan Vaksinasi Hewan yang Dilakukan Disnakeswan Lamongan

Menurut Zulpan, Joseph Suryadi dijerat Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 dan Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 2 UU No: 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No: 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selain itu, Joseph Suryadi juga dijerat dengan Pasal 156 dan atau 156 huruf ‘a’ dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

” Dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” jelas Zulpan.

Barang bukti yang diamankan kepolisian diantaranya ialah satu unit ponsel dan flashdisk, serta sejumlah gambar tangkapan layar (screenshot) pembicaraan di media sosial.

Baca Juga:  Dikukuhkan, PC IPNU-IPPNU Gresik Fokus Kembangkan SDM Kader

“Yang telah disita dan diamankan penyidik diantaranya ialah satu bundel screenshoot pembicaraan di medsos yang dianggap menistakan agama, satu buah handphone dan flashdisk,” pungkasnya.

Sebagai informasi, nama Joseph Suryadi ramai diperbincangkan di media karena kasus dugaan penodaan agama.

Sebelumnya, tagar #TangkapJosephSuryadi ramai di media sosial seperti Twitter, karena dia diduga telah melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Bahkan, ia menyamakannya dengan Herry Wiryawan, yaitu terduga pelaku kekerasan seksual di Jawa Barat. [irf]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Supriyanto GS atau yang akrab disapa Prie GS

Warta

Budayawan Prie GS Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Suasana paca kecelakaan, petusgas saat mengevakuasi korban kecelakaan. Foto:Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Pengendara Honda CB di Lamongan Meregang Nyawa Setelah Kecelakaan VS Dump Truk
Pamflet Tiket Gratis. Foto: KAI.

Nasional

Jelang Hari Pahlawan, PT KAI Gratiskan Perjalanan Jauh Bagi Guru, Nakes Dan Veteran
Gus Menteri dan Bupati YES Paparkan Strategi Capai Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrim di Lamongan

Lamongan

Gus Menteri dan Bupati YES Paparkan Strategi Capai Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrim di Lamongan
Koperasi Syangga Mama Amina Ahek, Direktur GEMAPALA Nikholas Djemris, Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom dan moderator Al Muiz Liddinillah saat mengikuti seri 3 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Pala dan Budaya Fakfak yang menjadi bagian dari Program PAPeDA, Jumat (20/8).

Nasional

Program PAPeDA: Menjaga Budaya dan Hutan Fakfak Melalui Pelestarian Pala
Paparan Jubir Vaksinasi Siti Nadia, dalam Webinar Series Kedua Melawan Infodemi Covid-19 dengan tajuk "Bahaya Mis/Disinformasi Vaksin Covid-19" pada Kamis (11/2).

COVID-19

Jubir Vaksinasi Nadia Tak Menapik Vaksinasi Selesai Lebih Dari 10 Tahun
Staf Ahli Menteri Dalam Negeri (Menddagri) Bidang Ekonomi dan Pemda, Hamdani saat menjadi Keynote Speaker dalam Green Leadership Forum, Festival Inovasi EFT, Rabu (27/10).

Nasional

Kemendagri Berikan Afirmasi Cukup Tinggi pada Transfer Anggaran Berbasis Ekologi
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengaku siap memfasilitasi mediasi bersama Kementerian BUMN, Kamis (11/2). Foto: tangkapan layar webinar KSP Mendengar Sesi 9.

Nasional

Moeldoko Siap Fasilitasi Mediasi Nasabah Jiwasraya dengan Kementerian BUMN