Home / Lamongan / Warta

Sabtu, 25 September 2021 - 21:08 WIB

Terancam Gagal Panen, Petani di Lamongan Menjerit

Reporter : Redaksi Progresnews

Buruh Tani menggarap Lahan Petani. Foto: Nadia /Progresnews.id.

Buruh Tani menggarap Lahan Petani. Foto: Nadia /Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id — Kondisi kemarau dan hama pada saat menjelang panen raya membuat petani di Lamongan menjerit lantaran terancam gagal panen.

Tidak adanya upaya untuk menanggulangi persoalan tersebut secara riil dari pihak berwenang, membuat para petani mengaku tak bisa berbuat banyak.

Salah satu petani asal desa Menongo kecamatan Sukodadi, Harianto (60) mengakui bingung dan khawatir lantaran kondisi tanamannya makin buruk akibat kekurangan asupan air. Ini juga dirasakan petani yang lain.

“Ini kami semua pada kekurangan air. Ya, karena airnya tidak ada, jadi padinya ini kering semua. Ditambah lagi terserang hama wereng,” katanya, Sabtu (25/9).

Baca Juga:  Hakim PN Lamongan Beberkan Kasus Perselingkuhan Oknum Kades Karangwedoro

Para petani pun pasrah melihat kondisi tanaman padinya yang mati pelan-pelan kekeringan. Ditambah lagi tanaman padi tersebut juga terserang hama wereng. Petani hanya bisa berharap hujan segera turun sebagai asupan air.

“Biasanya kami dapat air dari waduk di sini, yang diisi dari sumber Waduk Gondang untuk dialirkan ke sawah. Tapi sekarang sudah tidak bisa, tidak tahu kenapa entah karena waduk Gondangnya lagi sat (airnya habis) atau bagaimana. Ini ada puluhan hektar yang tidak bisa dialiri air,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Kasi Produksi, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Suryo Putro membenarkan jika sejumlah desa telah ada serangan hama wereng.

Baca Juga:  Dampak Libur Lebaran, TPI Brondong Sepi Picu Naiknya Harga Ikan Laut

Namun, untuk terjadinya masalah kekurangan air, pihaknya belum begitu mendengar. Pihaknya juga sudah intens melakukan pendampingan kepada petani.

“Beberapa hari terakhir ini kan tampak hujan meskipun hujannya tidak merata. Dan setahu saya di desa Trepan itu sudah ada rumah Pompa untuk irigasi untuk mengairi area persawahan. Ini akan menjadi masukan kami, bagaimana daerah-daerah yang keserang hama atau kurang air ini bisa ter-cover,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Anggota DPR-RI Fraksi PKS, Al Muzammil Yusuf saat Sidang Paripurna, Rabu (10/2).

Nasional

Politikus PKS Soroti Anggaran APBN Untuk Influencer
Ucapan selamat kepada bupati terpilih, karangan bunga berjejer memadati Alun-Alun Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ucapan Selamat ke Bupati Terpilih, Perajin Karangan Bunga di Lamongan Raup Omset Jutaan Rupiah

Ekonomi

Siap-siap, Belanja 50 Ribu di Primkoppol Mart Bisa Dapat Hadiah

Daerah

Peringati Harlah Ke-92, LP Maarif NU Gresik Gelar Doa Bersama dan Potong Tumpeng
Akhmad Roni saat dijumpai awak media usai berlangsungnya acara.

Gresik

Pengesahan Bupati-Wabup, KPU Gresik Pastikan Taat Prokes
Ketua Dewan Pers memberi sambutan pada Konvensi Nasional Media Masa "Pers Nasional Bangkit dari Krisis Akibat Pandemi Covid-19 & Tekanan Disrupsi Digital", pada sesi pertama, Senin (8/2).

Nasional

Tiga Pesan Penting M. Nuh Untuk Insan Pers Indonesia

Lamongan

Perhelatan Piala Menpora Semakin Dekat, Persela Lamongan Gelar Laga Uji Coba
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam Webinar Internasional Peringatan Hari Santri 2021 yang diselenggarakan oleh Rabithah Ma'ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) pada Rabu (20/10).

Nasional

Wapres Ma’ruf Amin Paparkan Peran Penting Pesantren di Era Transformasi Ekonomi