Home / Nasional / Warta

Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:20 WIB

Tekankan Bidang Penelitian, Uni Eropa Eratkan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia

Reporter : Alfa Kamila

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D dan Dekan FISIP UI Dr Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., dalam kuliah umum ”The EU Strategy in Coping with Multidimensional Impacts and Challenges of COVID-19 Pandemic” pada Jumat (26/2).

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D dan Dekan FISIP UI Dr Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., dalam kuliah umum ”The EU Strategy in Coping with Multidimensional Impacts and Challenges of COVID-19 Pandemic” pada Jumat (26/2).

Jakarta, Progresnews.id – Bersama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket mengisi kuliah umum yang bertemakan “The EU Strategy in Coping with Multidimensional Impacts and Challenges of COVID-19 Pandemic” pada Jumat (26/2).

Kuliah umum ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D dan Dekan FISIP UI Dr Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., serta diikuti oleh para dosen dan ratusan mahasiswa.

Dalam siaran persnya, Vincent Piket menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk terus memastikan adanya pendidikan yang berkualitas guna mencetak generasi muda yang mumpuni. Uni Eropa juga telah memberikan banyak dukungan kepada pada akademisi dan mahasiswa berupa beasiswa dan kerja sama melalui Erasmus+.

Baca Juga:  Pandemi Bukan Penghambat Untuk Mendapatkan Kesempatan kerja

“Program pertukaran dan kerja sama tersebut menambah kualitas pendidikan dan penelitian, serts mempromosikan saling pengertian antara warga kita,” tambahnya.

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piket bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D dan Dekan FISIP UI Dr Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc., dalam kuliah umum ”The EU Strategy in Coping with Multidimensional Impacts and Challenges of COVID-19 Pandemic” pada Jumat (26/2).

Selain itu Piket juga menekankan pada kerjasama di Bidang Penelitian. Menurutnya, sekarang ini riset dan inovasi sangatlah penting. Metode ini sudah mulai mendunia karena diharapkan bisa melahirkan solusi untuk tantangan global tanpa harus memperhatikan batas negara, terlebih lagi untuk kasus pandemi Covid-19 ini.

“Sejauh ini Uni Eropa telah menginvestasikan 780 juta euro untuk program penelitian dan inovasi yang menargetkan solusi pandemi,” jelasnya.

Baca Juga:  Bahas Potensi dan Investasi Bisnis, Uni Eropa Adakan Kunjungan Virtual Bersama Pemda Semarang

Mengenai vaksin, lanjut Piket, Uni Eropa juga telah mendukung Fasilitas Covax, yang telah melibatkan 90% populasi dunia, guna memastikan ketersediaam akses vaksin Covid-19 ini. Uni Eropa dan negara anggotanya turut menyiapkan 40% dari pendanaan Fasilitas COVAX yaitu sebesar 2,2 miliar euro. Selain itu, juga melakukan pendanaan untuk membantu tercapainya target COVAX dalam mendistribusi 2 miliar dosis vaksin ke 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah pada akhir tahun 2021, termasuk untuk Indonesia.

Kemudian untuk vaksin gelombang pertama yang akan didistribusikan oleh Fasilitas COVAX pada kuartal 1 dan 2 tahun 2021, Indonesia diharapkan dapat menerima lebih dari 13 juta vaksin dari COVAX.

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak di Berbagai Daerah, Gus Muhaimin: Tetap Injak Rem, Jangan Kasih Kendor

Bojonegoro

Meskipun Daring, Anak Desa Tetap Semangat Belajar Dimasa Pandemi
Sambut PTM, Pergunu Bungah Dukung Penuh Setiap Program LP Ma’arif

Gresik

Sambut PTM, Pergunu Bungah Siap Mendukung Program LP Ma’arif NU
Potret Lamongan Mart, Rabu (21/4). Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Program Andalan Pemkab Lamongan Rezim H. Fadeli Mangkrak, Bangunanya Kosong dan Terbengkalai

Nasional

Antisipasi Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran, Gus AMI: Jangan Sedikitpun Abai Protokol Kesehatan
Ratusan massa aksi yang memadati halaman DPRD Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ratusan Massa Tuntut Banjir Segera Diatasi, DPRD: Dinas Terkait Tidak Punya Rencana Matang
Eksportir Kakao yang juga sebagai penggerak Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Makassar, Asdar Marzuki saat menjadi pemateri dalam Market Gathering bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Nasional

Kakao Lembah Grime, Produk Lokal Berkualitas Ekspor
Kegiatan Sosialisasi KARTANU oleh MWC NU Balongpanggang

Gresik

MWC NU Balongpanggang Sosialisasikan KARTANU, Ketua: Bukan Hanya Pendataan Biasa