Home / Lamongan / Warta

Kamis, 6 Mei 2021 - 16:15 WIB

Teka-teki Program Lamongan Mart dan Rumah Kreatif, Pemda Lamongan Lahirkan Ide Brillian

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memperlihatkan produk pelaku usaha binaan Diskopum. Foto : Ammy.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto saat memperlihatkan produk pelaku usaha binaan Diskopum. Foto : Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Dibalik kesimpangsiuran kabar program Lamongan Mart dan Rumah Kreatif yang disebut kurang maksimal, Pemerintah Daerah Lamongan pasang badan berikan solusi.

Lewat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum), Pemda Lamongan ternyata punya rencana brillian dibalik keputusanya memboyong semua produk binaan ke Kantor Diskopum dan memilih mengkosongkan bangunan awal yang berada di Jl. Agung Suprapto.

Pilihan tersebut dikatakan Kepala Dinas Diskopum Lamongan, Agus Suyanto, sebagai rencana jangka panjang dengan memusatkan semua kegiatan di dalam satu kawasan kantor Diskopum.

“Kami punya banyak program unggulan, entah itu Showrum atau Rumah Kreatif kesemuanya harus bisa kami pantau, makanya dengan segala konsekuensi kami pindahkan meski harus meninggalkan bangunan awal,” kata Agus pada Progresnews.id, di Kantor Diskopum Lamongan, Kamis (6/5).

Baca Juga:  Cegah Multitafsir, Menkominfo Akan Terbitkan Pedoman Interpretasi UU ITE

Dengan tangan dinginya, Agus berencana mematangkan semua program binaan Diskopum agar bisa memudahkan para pelaku usaha khususnya produk potensial yang mulai meramba pasar nasional.

“Kunci utamanya para pelaku usaha menengah dan kecil bisa naik kelas, taraf hidup mereka bisa meningkat, itu target kita, makanya kami fokuskan di sini (kantor Diskopum),” tuturnya.

Tak hanya itu, ikhtiar Agus Suyanto selaku Kadis jelas tak bisa dianggap remeh-temeh, ia bercerita terkait upayanya dalam meningkatkan level hidup pelaku usaha.

“Pernah saya nekat, mengundang pelaku usaha ke resto saya, waktu itu pakek uang pribadi, saya fikir hal hal kecil tersebut bisa membangkitkan semangat pelaku usaha,” ucap Agus.

Baca Juga:  Sempat Diwarnai Kericuhan, Ratusan Warga Kecamatan Turi Tuntut Banjir Segera Diatasi

Dengan demikian, rencana memajukan prekonomian lewat UMKM bisa terealisasikan, yang jelas dengan sekema dan rencana yang matang.

“Berbisnis itu harus membawakan keuntungan, para pelaku usaha menegah dan kecil itu kadang tidak bisa bersaing, makanya inovasi terus kita tawarkan sebagai solusi, skema jangka panjang harus mulai di fikirkan,” jelasnya.

Salah satu roduk unggulan yang di tunjukan Agus Suyanto. Foto : Ammy

Ditambahkan Agus, bagi pelaku usaha khusunya menengah dan kecil bisa berkoordinasi dengan Diskopum, bahkan, dengan tegas ia meminta agar pelaku usaha tak sungkan untuk sekedar sharing dan konsultasi ke kantornya.

“Kami buka pintu selebar-lebarnya, khusunya pelaku usaha akan saya temui langsung saya carikan solusi apabila ada masalah, intinya bicara dan terbuka InsyaAllah ada jalanya,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Underpass Gresik di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo.

Gresik

Proses Lelang, Pembangunan Tahap Kedua Underpass Gresik Dianggarkan 7 Milyar
AKBP Miko saat menyisir lokasi banjir, dan komunikasi langsung tanyakan keadaan warga. Foto: Istimewa.

Lamongan

Didesak Pendemo Dirikan Pos Kesehatan, AKBP Miko Salurkan 100 Lebih Paket Sembako dan Obat-Obatan
Jumeri, Dirjen PAUD DIKDAS dan DIKMEN dalam Diskusi Publik Sekolah Merdeka Intoleransi, Protokol Pencegahan Intoleransi di Lingkungan Sekolah, Jumat (26/3).

Nasional

Wahid Foundation Keluarkan Rekomendasi Panduan Protokol Pencegahan Intoleransi di Lingkungan Sekolah
Kepala Staf Kepresidenan DR. Moeldoko. Foto: Dok. KSP.

Nasional

Relawan PAS Dukung Moeldoko Jadi Capres, BMI Jatim: Pandemi Kok Ngomong Pilpres
Andriani Salman Wally dan Yessi dalam Podcast Perspektif Beritabaru.co "Keadilan Akses Perempuan Terhadap Informasi SDA", pada Rabu (24/3).

Nasional

KIP Papua Ajak Perempuan untuk Berani Bertanya
Sikola Mombine bersama Ketua Komisi A DPRD Kota Palu Mutmainah Korona.

Nasional

IWD 2021, Perempuan Harus Dianggap Sebagai Penyumbang Negara
BPBD dan Warga Desa Kramat baksos membersihkan sungai, Minggu (31/1).

Warta

Normalkan Aliran Sungai, BPBD dan Warga Desa Kramat Baksos Bersihkan Sungai
Salah satu anggota yang tunjukan plasma konvalasen, Rabu (10/2). Foto : Ammy/Progresnews.id.

COVID-19

Donor Plasma Konvalesan, 15 Penyintas Covid-19 Dari Jajaran Polres Lamongan Ikut Serta