Home / Nasional

Kamis, 30 September 2021 - 09:19 WIB

Targetkan 100 Kursi DPR, PKB Terus Gerilya Cari Caleg Potensial

Targetkan 100 Kursi DPR, PKB Terus Gerilya Cari Caleg Potensial

Targetkan 100 Kursi DPR, PKB Terus Gerilya Cari Caleg Potensial

PALU, Progresnews.id.Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mematangkan persiapan menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 mendatang. Untuk mencapai target perolehan kursi DPR RI sebanyak 100 kursi, PKB terus melakukan gerilya calon legislatif (caleg) dan penguatan struktur kepengurusan hingga ke tingkat bawah.

Upaya pencarian caleg yang memiliki kompetensi, integritas, dan potensi kemenangan dilakukan di seluruh wilayah, termasuk di daerah pemilihan (dapil) yang selama ini PKB belum memiliki wakil di DPR RI. Salah satunya di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

”PKB Sulteng belum pernah mengirikmkan kursi DPR RI. Kita semua harus bekerja keras agar pada tahun 2024 nanti, Pileg dan Pilpres, PKB Sulteng mampu mengirim minimal satu kursi DPR dan 8 kursi DPRD Provinsi, serta kabupaten/kota yang masih kosong,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid saat memberikan pengarahan pada acara Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), Pengukuhan DPC se-Sulteng, Coaching Clinic, serta Pencalegan Dini di Kota Palu, Rabu (29/9/2021).

Dikatakan Gus Jazil–sapaan akrab Jazilul Fawaid–PKB ingin pada Pemilu 2024 nanti bisa menang secara terencana. ”Kita ingin belajar untuk menang secara terencana. Kadang-kadang kita nggak tahu, menang juga gak terencana, kalah juga tidak terencana. Oleh sebab itu, kami sudah izin Ketua Umum (Gus Muhaimin Iskandar) untuk melakukan pencalegan dini,” tuturnya.

Baca Juga:  Deklarasi DPC BMI Kota Surabaya dan Sidoarjo, Syahroni: BMI Adalah Rumah Kita Bersama

Langkah pencalegan dini yang dimaksud adalah upaya lebih awal untuk melakukan penjaringan para calon anggota legislatif, mulai di DPRD tingkat II, tingkat I, hingga caleg DPR RI. ”Kami cari caleg yang memiliki kompetensi, integritas, dan potensi untuk menang di tiap-tiap dapil. PKB harus bergerak lebih cepat untuk bersama-sama agar menang secara terencana dan sistematis. Ini dimulai dengan mencari calon-calon yang potensi untuk menang,” urainya.

Forum Muskerwil, kata Gus Jazil yang juga Wakil Ketua MPR RI, harus dijadikan momentum untuk bahu-membahu mencari calon terbaik, termasuk di Sulteng. ”Saya dengar sudah ada 4 sampai 5 yang daftar. Bahkan, nanti ada caleg DPR RI dari Kabupaten Tolitoli,” katanya.

Menurutnya, Muskerwil harus dijadikan sebagai upaya kerja politis agar mampu mengusung dan menempatkan kader-kader terbaik partai di jabatan-jabatan politik baik di eksekusitf maupun legislatif. ”Oleh sebab itu, kita fokuskan kerja pemenangan agar di antara kita bisa menempatkan kader-kader kita di lembaga-lembaga politik yang penting. Partai politik harus melakukan itu, dan ukurannya yaitu kemenangan di politik. Bisa mengisi kursi bupati atau lainnya,” urainya.

Baca Juga:  Harlah ke-23, Gus Muhaimin Sampaikan Tiga Agenda Besar PKB

Dikatakan Gus Jazil, pencalegan dini merupakan serangkaian proses untuk membukan dan mengumumkan bahwa sudah dibuka pendaftaran caleg PKB. Nantinya, caleg yang mendaftar akan diberikan surat tugas pemenangan, dan juga diberikan pembekalan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk bisa memenangkan pertarungan, termasuk denagn mengetahui data-data atau peta kerja pemetaan dapil. ”Sulteng ini termasuk dapil potensial untuk dapat kursi DPR RI berdasarkan peta perhitungan kami. Itu kami punya datanya,” katanya.

Setelah dilakukan pemetaan, caleg yang sudah mendaftar akan diseleksi apakah cocok dengan dapil tersebut atau tidak. Mereka akan menjalani talent scooting dan fit and proper test. ”Para caleg akan kita bekali kompetensi, integritas, dan strategi pemenangan. Kita dampingi, kita advokasi, terutama bagi dapil-dapil yang potensial seperti Sulteng. Saya tahu kemarin Dapil Sulten lepas hanya karena salah pengawalan saja karena kita kadang kurang saksi,” tuturnya.

Pencalegan dini ini menjading tokoh dari berbagai latar belakang yang memiliki potensi kemenagan sehingga nantinya target 100 kursi DPR RI bisa tercapai. (*)

Share :

Editor : Admin 2 Progresnews

Baca Juga

Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id.

Nasional

Investasi Bodong Alkes Rp1,3 Triliun, Bareskrim Polri: Satu Sudah Ditangkap Lagi

Nasional

Tingkatkan Kesadaran Gender, KLHK Dorong Praktik Baik PUG dalam Pengelolaan Alam Berkelanjutan
Duta Petani Milenial asal Papua, Malahayati dan Onesia Filep Tiris, bersama Pemenang Juara 2 Tiktok Challenge, Puput Annisa Mutiarani dalam acara Podcast Milenial Talk Seri 2: Optimalisasi Peran Petani Milenial, Festival Petani Milenial, Selasa (26/10), yang dipandu oleh Al Muiz Liddinillah, Selasa (26/10).

Nasional

Duta Petani Milenial Dorong Para Pemuda untuk Kembangkan Sektor Pertanian
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, Direktur Eksekutif Perkumpulan Terbatas untuk Pengakajian Masyarakat Adat (PtPPMA) Papua Naomi Marasian, dan Sely Martini dari The Reform Initiatives (TRI) dalam Podcast Seri 3: Belajar Dari Penerapan TAKE Kabupaten Jayapura, Selasa (5/10).

Nasional

TAKE Jayapura Untuk Melindungi Masyarakat Adat dan Lingkungan
Kepala Staf Kepresidenan DR. Moeldoko. Foto: Dok. KSP.

Nasional

Relawan PAS Dukung Moeldoko Jadi Capres, BMI Jatim: Pandemi Kok Ngomong Pilpres
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) beserta Presiden Republik indonesia Joko Widodo dalam acara silaturahmi di Istana Presiden, Bogor, Rabu (29/12). Foto: Sekretariat Presiden.

Nasional

Kunjungi Presiden di Istana, Gus Yahya: PBNU Siap Sukseskan Agenda Nasional

COVID-19

Polemik Berita Soal Vaksin, Dewan Pers Belum Terima Aduan Terkait Kumparan
Gedung Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara. Foto: Dok BKN.

Nasional

Tak Lagi Berdasarkan Golongan dan Pangkat, BKN Akan Reformasi Sistem Pangkat, Gaji dan Tunjangan PNS