Home / Nasional / Warta

Senin, 22 Maret 2021 - 15:26 WIB

Tantangan Bencana Ekologis Papua, Aries Toteles Ajak Pemerintah Dunia Juga Turut Melindungi Hutan

Aries Toteles Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan dan LH Provinsi Papua dalam Podcast Perspektif Beritabaru.co yang bertajuk

Aries Toteles Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan dan LH Provinsi Papua dalam Podcast Perspektif Beritabaru.co yang bertajuk "Peran Perempuan dan Tantangan Bencana Ekologis di Tanah Papua", Senin (22/3)

Jakarta, Progresnews.id – Dalam podcast perspektif Beritabaru.co yang bertajuk “Peran Perempuan dan Tantangan Bencana Ekologis di Tanah Papua” pada Senin (22/3), Aries Toteles Kepala Bidang Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan dan LH Provinsi Papua, mengajak untuk tidak hanya pemerintah Indonesia, namun dalam hal menjaga hutan khususnya hutan Papua, pemerintah Dunia pun yang merasa bahwa Hutan Papua harus dilindungi, maka mereka juga harus turut menjaga.

“Jangan hanya berpidato di seminar-seminar, kami tidak butuh itu. Jika menganggap Papua itu perlu dilindungi, maka mari kita jaga bersama,” ungkap Aries Toteles.

Aries menjelaskan bahwa masyarakat adat papua tak butuh pidato yang bertele-tele, tapi mereka hanya butuh solusi saja. Jika dilarang menebang pohon, maka harus ada solusi agar tidak menebang pohon.

Baca Juga:  Usung Tema Kepemimpinan Perempuan, TAF Hadirkan Kolaborasi Peringatan IWD 2021

Menurutnya, harus ada solusi dari setiap peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat tentang bagaimana menjaga hutan papua. Mengingat sebagian wilayah hutan Papua telah digunakan untuk perkebunan kelapa sawit. Kendati demikian, Aries mengatakan bahwa mereka tetap akan mengawal bagaimana proses perkebunan sawit itu berjalan.

“Jika misalnya ada 88 orang papua, kemudian ada 30 juta hektar hutan. Maka artinya satu orang harus menjaga 400 ribu hektar. Masuk akal tidak? Maka dari itu kami mengajak semua masyarakat dan pemerintah untuk sama-sama menjaga dan mencari solusi yang tepat,”.

Baca Juga:  Jembatan Warukulon Rusak Intai Pengguna Jalan, Satlantas Polres Lamongan Pasang Badan

Hal serupa juga disampaikan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Silvya M.A Makabori. Sesuai Perdasus No.10 Papua Barat tentang pembangunan berkelanjutan, bahwa Papua Barat terdiri dari 70% Hutan dan 50% laut yang harus dijaga.

Silvya M.A Makabori, Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat dalam Podcast Perspektif Beritabaru.co yang bertajuk “Peran Perempuan dan Tantangan Bencana Ekologis di Tanah Papua”, Senin (22/3).

Silvya mengatakan bahwa pemerintah sedang dan masih terus berupaya untuk mencapai angka 70% hutan yang harus dijaga, agar kelak bisa digunakan secara berkelanjutan dan untuk generasi yang akan datang.

“Untuk mencapai 70% itu kita lakukan dengan merehabilitasi hutan-hutan yang masih kosong dan kawasan lindung tetap dipertahankan, kami menjaga itu agar jangan ada investasi-investasi yang masuk di kawasan yang tidak diperuntukkan untuk produksi,” ujarnya.

Share :

Editor : Alfa Kamila

Baca Juga

Petugas Unit Turjawali yang dipipin Aipda Fifin bersiaga arahkan pengendara di Jembatan Waru Kulon. Foto : Ammy.

Lamongan

Jembatan Warukulon Rusak Intai Pengguna Jalan, Satlantas Polres Lamongan Pasang Badan

Nasional

Pemerintah Umumkan Pembelajaran Tatap Muka Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19
Faisol Riza. Foto: Twitter @masfaisolreza

Nasional

Sudah Ambruk Sejak 2020, Garuda Indonesia Perlu Skema Bisnis Baru
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Proresnews.id

Nasional

Jelang Final Piala AFF 2021, Pratama Arhan Dipastikan Absen di Leg Pertama
Serangkaian acara yang di adakan UKM Pramuka Unisla melalui media online zoom.

Lamongan

Jelang Pendidikan Non Formal, Pramuka Unisla Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Nasional

Kiai NU se-Priangan Timur Daulat Gus AMI sebagai Capres 2024
Warga Desa Petiyintunggal nampak menyunggi berkat usai ikuti rangkaian acara sedekah bumi, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Gresik

Menengok Sedekah Bumi Desa Petiyintunggal, Bocah-bocah Kegirangan Kala Udik-udikan
Peringatan Hari Lahir Pancasila di pelosok desa Kabupaten Lamongan. Foto : Ammy.

Lamongan

Peringati Hari Lahir Pancasila, Warga di Pelosok Lamongan Kompak Pasang Atribut Kebangsaan