Home / Nasional / Warta

Rabu, 13 Oktober 2021 - 11:00 WIB

TAKE Kubu Raya Berdampak Positif pada Perkembangan Ekonomi

Direktur Juang Laut Lestari (JARI) Borneo Barat Firdaus dalam acara Podcast ke-4 Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), Selasa (12/10).

Direktur Juang Laut Lestari (JARI) Borneo Barat Firdaus dalam acara Podcast ke-4 Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT), Selasa (12/10).

Jakarta, Progresnews.id – Skema insentif Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE) di Kabupaten Kubu Raya  memiliki dampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat setempat.

Hal itu diungkap direktur JARI Indonesia Borneo Barat Firdaus dalam acara seri Podcast ke-4 yang bertajuk “Belajar dari Penerapan TAKE Kabupaten Kubu Raya”, sebagai rangkaian dari Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT).

Acara tersebut terselenggara atas kerja sama antara The Asia Foudation (TAF) dan  Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Provinsi Riau (Fitra Riau) serta didukung oleh beberapa organisasi lingkungan hidup lainnya.

Firdaus menilai hal tersebut disebabkan oleh formulasi insentif yang dibangun berangkat dari keselarasan kebijakan, mulai dari perencanaan yang bersifat makro hingga kebutuhan untuk memperkuat perlindungan lingkungan dan kemajuan ekonomi warga Kubu Raya.

“Apalagi kemudian misalnya di RPJMD Kubu Raya termaktub jelas bagaimana kemudian perlindungan lingkungan hidup mesti seiring berjalan dengan pertumbuhan ekonomi,” kata Firdaus, Selasa (12/10).

Baca Juga:  Nahkodai HKTI Gresik, Begini Komitmen Musa

Firdaus menyebut, insentif TAKE di Kubu Raya salah satunya dialokasikan untuk 25 desa yang memiliki Izin Perhutanan Sosial yang memiliki basis usaha pertanian dan perkebunan.

Sehingga, lanjutnya, salah satu indikator dalam skema TAKE Kubu Raya adalah penguatan perlindungan lingkungan hidup tata kelola perhutanan sosial tapi disinergikan dengan pertumbuhan ekonomi.

“Kubu Raya secara data PDRB per tahun 2020, sektor pertanian menjadi primadona untuk mendongrak PDRB di tengah situasi pandemi. Ketika sektor manufaktur, sekto jasa dihajar habis-habisan oleh pandemi, sektor pertanian di Kubu Raya terdongkrak karena semua telah direncanakan,” tuturnya.

“Skema insentif berkontribusi untuk mendorong input strategis terhadap penguatan di sektor pertanian tersebut,” imbuh Firdaus.

Baca Juga:  Yayasan Gang Sebelah dan Kemendikbud Ristek Rilis Museum Virtual Masmundari

Selain itu, menurut Firdaus TAKE di Kubu Raya juga memiliki dampak terhadap skema kemampuan fiskal di level desa. “Saya sudah mencatat ada 4 desa yang mengalokasikan DD-nya untuk kegiatan-kegiatan perhutanan sosial,” ujarnya.

“Itulah dampak-dampak yang kami lihat, ruang fiskal ini bukan hanya menjadi dorongan untuk memberikan kontribusi pembangunan di desa, tetapi juga menjadi stimulus untuk desa melihat urgensi pengelolaan kawasan dan pelindungan lingkungan hidup itu penting,” terangnya.

Di akhir acara, Firdaus menekankan bahwa dalam mengelola lingkungan hidup untuk tetap lestari namun dapat mendongkrak perekonomian warganya dengan pola kolaboratif selain inovasi arus fiskal yang baru. “Saya lebih menekankan pada pola kolaboratif selain kita bicara arus fiskal yang baru. Karena saat berkolaborasi banyak sekali tantangan-tantangan yang secara tidak langsung terjawab,” tukasnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Surat penundaan PTM dengan Nomor: 360/987/437.96/2020 tertanggal 30 Desember 2020 yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Gresik, Dr. H. Moh Qosim, M.Si.

COVID-19

Kasus Covid-19 di Gresik Kembali Tinggi, Pembelajaran Tatap Muka Ditunda
Warga Desa Petiyintunggal nampak menyunggi berkat usai ikuti rangkaian acara sedekah bumi, (21/10). Foto: Chidir/Progresnews.id

Gresik

Menengok Sedekah Bumi Desa Petiyintunggal, Bocah-bocah Kegirangan Kala Udik-udikan
Divisi Profesionalitas dan Pengamanan Polri.

Nasional

Ramai Kasus Polisi yang Melanggar Hukum, Berikut Cara Melaporkannya ke Propam Polri
Sumanto Al-Qurtubi Dosen King Fahd University of Petroleum dan Minerals Dhahran, Saudi Arabia Webinar Internasioanal Peringatan Hari Santri 2021 RMI PBNU Seri ke-2, dengan tajuk ‘Santri Membangun Negeri: Sudut Pandang Politik, Ekonomi, Budaya dan Revolusi Teknologi’, Kamis (21/10).

Nasional

Peran Aktif Santri Dibutuhkan Untuk Antisipasi Gerakan Intoleran
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menegaskan pemerintah tak akan melakukan revisi UU Pemilu dan Pilkada, Selasa, (16/2). Foto: setkab.go.id.

Nasional

Mensesneg Akui Pemerintah Tidak Akan Revisi UU Pemilu dan Pilkada
Menteri Kesehatan Budi Gunadi. Foto: Rusman - BPMI Setpres

COVID-19

Kasus Covid-19 Tembus Satu Juta, Pemerintah Sampaikan Duka Lewat Menkes
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Abdul Kadir. Foto: YouTube Kemenkes.

COVID-19

Kemenkes Wajibkan Ada Kode QR Pedulilindungi Di Setiap Faskes
Para narasumber terlihat sedang mengamati pemutaran video dalam Talk Show Indonesia Pavilion COP26 UNFCCC Jakarta-Glasgow, Senin (8/11).

Nasional

Perempuan Sebagai Garda Depan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan