Home / Lamongan / Warta

Kamis, 29 April 2021 - 20:31 WIB

Tak Optimal, Pelaku Usaha Pertanyakan Program Lamongan Mart Binaan Diskopum

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 702 kali

Petunjuk arah masuk Lamongan Mart yang memudar tampak kurang terawat. Foto : Ammy.

Petunjuk arah masuk Lamongan Mart yang memudar tampak kurang terawat. Foto : Ammy.

Lamongan, Progresnews.idLamongan Mart dan Rumah Kreatif kembali jadi sorotan, Program binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Lamongan ini dinilai sebagain pengamat kurang bermanfaat bagi pelaku usaha.

Padahal, pada awal peluncuran program di tahun 2018 lalu, bayak di antara warga yang meyakini program Lamongan Mart bisa berjaya, namun kenyataan berkata lain, kini untuk memasarkan produk para pengelola mengaku kuwalahan.

Sejumlah pelaku usaha lewat Asosiasi UMKM Nusantara (AUN) Lamongan, Ferry Anggriawan mengungkapkan jika program tersebut dibuat sebagai sarana formalitas pimpinan semata.

Baca Juga:  Program Andalan Pemkab Lamongan Rezim H. Fadeli Mangkrak, Bangunanya Kosong dan Terbengkalai

“Saya amati kok seperti seremonial, ramai di awal launching setelah perhatian masyarakat teralihkan kok loyo nggak ada kontribusi sekarang,” ungkapnya, Kamis (29/4).

Pemuda bergelar Sarjana Menejemen itu juga tak luput mengkritisi program Lamongan Mart dan Rumah Keratif dari mulai pemasaran hingga branding produk.

“Program itu marupakan tanda pihak pengelola tidak becus, dengan hanya menjualkan produk tanpa berani membeli produk warga dan di rubah kemasanya adalah cara kuno dalam dunia pemasaran,” ucapnya

Ferry menjelaskan, perkara tidak optimalnya program pemerintah itu kuat kemungkinan di pengharuhi pihak pelaku usaha yang memutuskan kerjasama dengan pengelola.

Baca Juga:  Dukung UMKM di Tuban, Kadin dan Diskoperindag Tuban Perkenalkan Gerobak Listrik

“Buktinya sekarang tidak ada, itu kan menandakan minimnya kepercayaan pelaku UMKM kepada program binaan pemerintah itu,” tuturnya.

Ketua AUN Lamongan, Ferry Anggriawan. Foto : Istimewa

Ditambah bangunan awal Lamongan Mart dan Rumah Kreatif yang terletak di Jl. Jaksa Agus Suprapto Kecamatan Kota, Lamongan, kosong semakin menguatkan anggapan jika program memang berjalan tidak optimal.

“Hemat saya, bisa segera di perbaiki kesalahan yang ada, jangan sampai program binaan pemerintah malah keos seperti ini,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

IPNU Canggan menggelar Diskusi Teoritis & Skill di musala TP. Ihyaul Ulum pada Jumat (26/2).

Gresik

Dorong Kemandirian Ekonomi, IPNU Cangaan Gelar Diskusi Teoritis & Skill
Aktivitas galian C di kawasan wisata Kecamatan Paciran Lamongan. (Foto: Progresnews.id/Ammy)

Lamongan

DLH Lamongan Kecam Aktivitas Tambang Galian C di Zona Wisata

Lamongan

Imbas PPKM, Ketersediaan Stok Darah di Lamongan Mulai Menipis
Kondisi terkini salah satu pasar induk di Kabupaten Lamongan. Foto : Istimewa.

Lamongan

Awal Bulan Ramadan, Harga Bahan Pokok di Lamongan Masih Stabil
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.

Nasional

Multitafsir, Gus Jazil Setuju Keinginan Jokowi Merevisi UU ITE
Sekjend Kemendagri Dr. Ir. Muhammad Hudori, M.Si. Foto: Kemendagri.

Nasional

Program Sekolah Penggerak Kemendikbud, Sekjen Mendagri Tekankan Merujuk PP 12 Tahun 2017
Suasana sore dan kegiatan lomba melukis di Wisata Soda, dengan menerapkan prokes ketat. Foto: Istimewa

Lamongan

Wisata Soda Lamongan, Solusi Ngabuburit Aman di Masa Pandemi
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi seusai melawat ke rumah duka. Foto: Ammy.

Lamongan

Wafat Susul Sang Ibunda, Kisah Awak KRI Nanggala 402 Asal Lamongan Ini Bikin Terenyuh