Home / Pupuk / Tuban / Warta

Kamis, 7 Januari 2021 - 10:08 WIB

Tahun 2021, Harga Pupuk Subsidi Mengalami Kenaikan

Kabid Tanaman dan Pertanian Dispertan Tuban, Darmadin Noor. Foto: Progresnews.id/Ans

Kabid Tanaman dan Pertanian Dispertan Tuban, Darmadin Noor. Foto: Progresnews.id/Ans

Tuban, Progresnews.id – Tahun 2021, pupuk bersubsidi mengalami kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) usai ditetapkannya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49/2020 tentang alokasi dan HET Pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2021.

Dalam rilis resmi pada surat nomor 0025/B/SA.04.03/24/DR/2021 terkait dengan penyaluran pupuk bersubsidi tahun anggaran 2021, harga yang harus ditebus distributor kepada Petrokimia Gresik ataupun kios menebus pada distributor akan disesuaikan dengan empat jenis pupuk yang mengalami kenaikan HET. Yakni SP-36, organik granul, Urea, dan ZA.

Baca Juga:  Kontra Madura United, Persela Lamongan Optimis Kemas 3 Poin

Berikut adalah kenaikan HET keempat jenis pupuk, SP-36 dari Rp2000/kg naik menjadi Rp2.400/kg, organik granul dari Rp500/kg menjadi Rp800/kg, Urea dari Rp1.800/kg menjadi Rp2.250/kg, ZA dari Rp1.400/kg menjadi Rp1.700/kg.

Kabid Tanaman dan Pertanian Dispertan Tuban, Darmadin Noor menjelaskan, kenaikan harga keempat jenis pupuk tersebut kebijakan dari pemerintah pusat untuk membuat alokasi pada setiap provinsi, dan dilanjutkan ke kabupaten/kota.

“Sampai hari ini, Provinsi belum membuat Surat Keputusan (SK) dan itu kebijakan dari pemerintah pusat. Kita hanya menerima kebijakan untuk melaksanakan,” jelasnya.

Baca Juga:  DPKP Tuban: Stok Pupuk Subsidi Cukup Hingga Akhir Tahun 2020

Saat ditanya mengenai teknis distribusi, pihaknya mengikuti arahan SK Menteri yang berlaku tertanggal 1 Januari, serta meminta untuk melakukan tindak lanjut dari produksi. Setelah ditetapkan Kepala Dinas Pertanian, maka sudah didistribusikan sesuai dengan kebutuhan dan jadwal yang sudah ada.

“Kalau yang pasti dari 100 persen yang diajukan kebutuhan petani di Tuban, dari pengalaman sebelumnya hanya 20-30% dari RDKK. Yang jelas, kalau menggunakan acuan RDKK semua kecamatan sudah kita ajukan,” pungkasnya.

Editor: Elsalim

Share :

Editor : Alfan Niam Sofi

Baca Juga

Warta

Bupati Gresik Dukung Milenial Kolaborasikan Wirausaha dan Digitalisasi
Foto: Kemenhan.

Nasional

Kemenhan Gandeng Teknolog Perguruan Tinggi Untuk Pertahanan Negara
Pupuk Langka, Petani Desa Kertosono Keluhkan Keterlambatan Pengiriman

Daerah

Pupuk Langka, Petani Desa Kertosono Keluhkan Keterlambatan Pengiriman
Sesi foto bersama para hadirin pada Malam Puncak Hari Santri Nasional 2021 yang dilaksanakan RMI PBNU pada Jumat (22/10). Foto: Tangkapan Layar TV9.

Nasional

Kegiatan Akademik Warnai Hari Santri Nasional 2021
Menteri Perdagangan, Agus Gumiwang menyampaikan Presiden Joko Widodo telah menyetujui rencana relaksasi penjualan barang mewah sepanjang tahun 2021, Sabtu (13/2). Foto: kompastv.

Ekonomi

PPnBM Dihapus, Beli Mobil Baru Dapat Banyak Diskon

Ekonomi

Cek Kualitas Komoditi, Tim Koordinasi BPNT/BSP Tuban Lakukan Sidak
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat mengumumkan Surat Keputusan Bersama. Foto: Kemendikbud.

Pendidikan

SKB Tiga Menteri Kecualikan Aceh, Mendagri: Tugas Negara Menjamin dan Menjaga Kemerdekaan Beragama
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif saat ditemui di kantor, Selasa (5/10). Foto: Progresnews.

Lamongan

Hari Guru Internasional, Kadisdik Lamongan Harap Literasi Digital Bisa Dorong Guru Lebih Produktif