Home / Lamongan / Warta

Kamis, 18 Februari 2021 - 14:27 WIB

Sukodadi Berdarah, Ternyata Pelaku Pernah Urungkan Niat Karena Kasihan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 794 kali

Lokasi terjadinya pembacokan. Foto: Ammy.

Lokasi terjadinya pembacokan. Foto: Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Masih ingat peristiwa Sukodadi berdarah Rabu sore (17/2)? Di balik kekejamanya, sang pelaku ternyata sempat kasihan dan urung melukai korbannya.

Kejadian naas tersebut menjadikan korban, yakni Siswanto (65) dan Sukasri (50) pasangan suami istri asal Kecamatan Brondong, mendapat luka bacok di sekujur tubuhnya.

“Sebulan yang lalu, pelaku juga sudah merencanakan mau melukai korban, dan sudah membawa sajam (senjata tajam), tetapi dibatalkan niatnya karena kasihan. Puncaknya kemarin itu,” ungkap Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP David Marunung, Kamis (18/2).

Baca Juga:  Kompetisi Belum Jelas, Mantan Pemain 'Persatu' Ini Jadi Pedagang Sayur

Setelah dilakukan penyelidikan, kata David, Taufik sang pelaku saat melakukan perbuatan kejinya didasarkan pada rasa sakit hati terhadap korban.

Kejadian bermula, saat Taufik mengetahui rumah kontrakanya di Dusun Modo, Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi di tempati orang lain (korban).

“Sakit hati karena korban nggak pindah-pindah rumah,” kata David Manurung saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelum ditempati pasutri, kontrakan tersebut diketahui ditempati Taufik yang bekerja di Surabaya. Taufik yang kini ditetapkan sebagai tersangka pulang dua minggu sekali ke kontrakanya tersebut.

Baca Juga:  Sempat Surut, Lamongan Kembali Dilanda Banjir, 62 Desa dari 5 Kecamatan Jadi Korbanya

Lantas pelaku mengusir dari kontrakan yang menjadi perebutan. Namun, korban tak kunjung pergi pelaku pun sakit hati dan nekat melancarkan aksinya meski sebelumnya diselimuti rasa kasihan.

Dijelaskan David, keadaan korban setelah menerima sayatan disekujur tubuhnya tersebut mengalami koma bahkan dilakukan tindakan operasi di bagian kepala.

“Kondisi korban masih belum sadar, selesai operasi, dan di rawat di RS Muhammadiyah Lamongan” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal membeberkan 3 fakta terkait sindikat mafia tanah, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/dinopattidjalal.

Nasional

Laporkan Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Malah Dipolisikan
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. Foto: Dok. Kemendes.

Nasional

Genjot PADesa, BUMDes Diakui Sebagai Badan Hukum
Forum Konsultasi Publik Rancangan RKPD Bappeda Gresik. Foto: Youtube Bappeda Gresik.

COVID-19

Ekonomi Menurun Saat Pandemi, Bappeda Gresik Ajak Masyarakat Berkontribusi Bangun Gresik Baru
Konferensi Pers Polda Jatim, Senin (1/2).

Warta

Polda Jatim Bongkar Prostitusi Online Libatkan Anak Di Bawah Umur
Menteri Perdagangan, Agus Gumiwang menyampaikan Presiden Joko Widodo telah menyetujui rencana relaksasi penjualan barang mewah sepanjang tahun 2021, Sabtu (13/2). Foto: kompastv.

Ekonomi

PPnBM Dihapus, Beli Mobil Baru Dapat Banyak Diskon

COVID-19

Tak Terapkan PPKM, Satgas Covid-19 Tuban Minta Masyarakat Patuhi Prokes
Kabag Kesra Setda Tuban, Eko Yulianto saat mencoba alat rukyatul hilal, Selasa (26/1).

Tuban

Dapat Hibah, Pemkab Tuban dan Kemenag Jajal Alat Rukyatul Hilal

Lamongan

Wow, Polres Lamongan Amankan 281 Pelaku Kejahatan hanya dalam 12 hari Operasi