Home / Lamongan / Warta

Kamis, 18 Februari 2021 - 14:27 WIB

Sukodadi Berdarah, Ternyata Pelaku Pernah Urungkan Niat Karena Kasihan

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Lokasi terjadinya pembacokan. Foto: Ammy.

Lokasi terjadinya pembacokan. Foto: Ammy.

Lamongan, Progresnews.id — Masih ingat peristiwa Sukodadi berdarah Rabu sore (17/2)? Di balik kekejamanya, sang pelaku ternyata sempat kasihan dan urung melukai korbannya.

Kejadian naas tersebut menjadikan korban, yakni Siswanto (65) dan Sukasri (50) pasangan suami istri asal Kecamatan Brondong, mendapat luka bacok di sekujur tubuhnya.

“Sebulan yang lalu, pelaku juga sudah merencanakan mau melukai korban, dan sudah membawa sajam (senjata tajam), tetapi dibatalkan niatnya karena kasihan. Puncaknya kemarin itu,” ungkap Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP David Marunung, Kamis (18/2).

Baca Juga:  DEMA PTKIN Se-Indonesia Komitmen Kuatkan Pendidikan Moderasi Beragama

Setelah dilakukan penyelidikan, kata David, Taufik sang pelaku saat melakukan perbuatan kejinya didasarkan pada rasa sakit hati terhadap korban.

Kejadian bermula, saat Taufik mengetahui rumah kontrakanya di Dusun Modo, Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi di tempati orang lain (korban).

“Sakit hati karena korban nggak pindah-pindah rumah,” kata David Manurung saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelum ditempati pasutri, kontrakan tersebut diketahui ditempati Taufik yang bekerja di Surabaya. Taufik yang kini ditetapkan sebagai tersangka pulang dua minggu sekali ke kontrakanya tersebut.

Baca Juga:  Tingkatkan Produktivitas, Dinas TPHP Papua Barat Fokus Alokasikan Anggaran untuk Pengembangan Keladi

Lantas pelaku mengusir dari kontrakan yang menjadi perebutan. Namun, korban tak kunjung pergi pelaku pun sakit hati dan nekat melancarkan aksinya meski sebelumnya diselimuti rasa kasihan.

Dijelaskan David, keadaan korban setelah menerima sayatan disekujur tubuhnya tersebut mengalami koma bahkan dilakukan tindakan operasi di bagian kepala.

“Kondisi korban masih belum sadar, selesai operasi, dan di rawat di RS Muhammadiyah Lamongan” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Tersangka penipuan yang mengaku sakti saat digelandang petugas, Foto : Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Pandai Bersilat Lidah, Kakek di Lamongan Lancarkan Aksi Penipuan Hingga Raup Ratusan Juta
Bakti karya yang dilakukan Koramil 0812/09 Mantup bersama warga sekitar, Kamis (11/2). Foto: Ammy

Lamongan

Mewakili Perjuangan Warga Lamongan, Ini yang di Lakukan TNI di Tugu Mayangkara

Nasional

Kader PMII Harus Punya Akar Kuat Agar Tak Mudah Tumbang
Gus Nur alias Sugi Nur Raharja. Foto: moeslimchoice.com

Nasional

Tim Pengacara Ancam Walkout Jika Gus Nur tak Dihadirkan
IPNU Canggan menggelar Diskusi Teoritis & Skill di musala TP. Ihyaul Ulum pada Jumat (26/2).

Gresik

Dorong Kemandirian Ekonomi, IPNU Cangaan Gelar Diskusi Teoritis & Skill
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal membeberkan 3 fakta terkait sindikat mafia tanah, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/dinopattidjalal.

Nasional

Laporkan Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Malah Dipolisikan

Nasional

Gus Muhaimin Bersyukur Permintaan PKB soal Dana Abadi Pesantren Dikabulkan Jokowi
Sekjen PPMK, Lisman Hasibuan usai melaporkan Novel Baswedan ke Dewan Pengawas KPK, Senin (15/2). Foto: kontenislam.com.

Nasional

Tak Kunjung Usai, Kini Novel Baswedan Dilaporkan ke Dewan KPK