Home / Jendela / Tokoh

Minggu, 14 November 2021 - 17:17 WIB

Siapa Mbah Mat Kauli Gresik? Berikut Fakta-faktanya

Mbah Mat Kauli Gresik Pelestari Seni Tradisi Macapatan Khas Gresik

Mbah Mat Kauli Gresik Pelestari Seni Tradisi Macapatan Khas Gresik

Jendela, Progresnews.id – Mbah Mat Kauli Gresik telah 73 tahun lamanya bergelut dengan Macapat khas pesisir Gresik. Ia akhirnya mendapat penghargaan dari Dewan Kesenian Jawa Timur, pada event Jatim Art Forum 2021, di Kota Batu, Sabtu (13/11) kemarin.

Tidak banyak yang tahu siapa Mat Kauli, oleh karena itu progresnews.id mencoba menghimpun siapa sebenarnya Mat Kauli.

Mat Kauli kelahiran 1 Mei 1931, dia merupakan seorang Pelestari dan Penembang Macapat dengan cengkok khas pesisir Gresikan.

Saat ini, dirinya adalah salah satu seniman macapat yang tersisa di Kabupaten Gresik. Mat Kauli juga dianggap sebagai penerus penembang macapat cengkok khas pesisir Gresik, Nurhasyim, asal Kelurahan Lumpur Kabupaten Gresik.

Sejak usia 17 tahun, Mat Kauli yang kini berusia 90 tahun telah mempelajari membaca Macapat dari ayahnya, Niti Sastro Samardi.

Baca Juga:  Program Sekolah Penggerak Wujud Refleksi Tiga Program Sekolah Sebelumnya

Ada pun Macapatan sendiri merupakan tradisi Gresik sejak zaman Sunan Giri. Berdasarkan sejarah, Sunan Giri ialah seorang yang menciptakan Gendhing Asmaradhana dan Pucung yang menjadi beberapa jenis macapat paling digemari masyarakat Gresik.

Mbah Mat Kauli: Macapatan Haul Mbah Sindujoyo

Mbah Mat Kauli Gresik biasanya hadir untuk membacakan Macapat pada gelaran tradisi masyarakat pesisir Gresik. Salah satunya, saat Haul Mbah Sindujoyo, seorang pepunden yang abadi jadi nama jalan raya, Kelurahan Lumpur Gresik.

Menurut sesepuh desa Lumpur, Fatah Yasin, gelaran Haul Mbah Sindujoyo biasanya jatuh pada bulan Mei “Dimulai Bale Gede, Macapat dua hari, seminggu berikutnya mulai Bale Cilik, Bale Purbo dan Wonorejo, Bale Pesusuan,” terangnya kepada Progresnews.id (14/11).

Baca Juga:  Tebarkan Hikmah Maulid Nabi, KH Agoes Ali Masyhuri Ingatkan Pentingnya Hidupkan Kembali Sunnah Nabi

Di momen tersebut, Mat Kauli menembangkan Macapatan bersama pegiat Macapat yang lain. Seperti almarhum Wak Selim dan lainnya. Hanya saja, kini tinggal Mat Kauli yang paling klop dan pas melantunkan cengkok Macapat Khas Gresikan.

Lain itu, Mat Kauli yang gelisah akan keberlanjutan dan masa depan seni tradisi Macapatan, pernah mendedikasikan hidupnya untuk mengalih aksarakan naskah jawa ke tulisan latin. Butuh 14 bulan dia melakukan kegiatan tersebut.

Kini melalui kesabaran dan ketelatenannya, serat Babad Pajang Mataram telah tercetak menjadi tiga buku yang tersusun dari tangan Mat Kauli.

Mat Kauli juga tidak keberatan jika ada pihak yang memintanya mengajarkan Macapat Khas Gresikan. [Chidir]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Forum webinar dengan pembahasan Seni Thak-Thakan dari Desa Kenanti yang diikuti oleh Dosen Prodi Pendidikan Seni Tari dan Musik Universitas Negeri Malang, Dr. Robby Hidajat, M.Sn.

Hiburan

Seni Thak-Thakan dari Tambakboyo yang Menyita Perhatian Budayawan Malang
Eko Jarwanto, guru sejarah inspiratif penuh prestasi, sedang menunjukkan salah satu buku sejarah karangannya, Ngandjoek. Foto: Progresnews.id.

Jendela

Eko Jarwanto, Guru Sejarah Inspiratif Penuh Prestasi
Picture by Getty Images.

Jendela

Kenali 3 Tipe Gaya Belajar Berikut, Simak dan Identifikasi Tipe Seperti Apa Kamu?
Kian Dikenal di Nusantara, Kades Sekapuk Mendapat Predikat Motivator Nasional

Daerah

Kian Dikenal di Nusantara, Kades Sekapuk Mendapat Predikat Motivator Nasional
Kisah Inspiratif Penjual Es Dan Gorengan Yang Mandiri

Daerah

Kisah Inspiratif Penjual Es Dan Gorengan Yang Mandiri

Daerah

Pilih Jadi Peternak, Pemuda Di Gresik Ini Akui Cukup Mudah dan Menjajikan
Pemuda Lamongan Ciptakan Mesin Pemipil Jagung Tenaga Surya

Daerah

Pemuda Lamongan Ciptakan Mesin Pemipil Jagung Tenaga Surya
Lulusan Akademi Keperawatan UNAIR Berhasil Membuka Usaha Peternakan Bebek

Ekonomi

Lulusan Akademi Keperawatan UNAIR Berhasil Membuka Usaha Peternakan Bebek