Home / Nasional

Sabtu, 8 Mei 2021 - 14:50 WIB

Serang Jamaah Tarawih dan Rampas Paksa Tanah Warga, Gus AMI Kecam Tindakan Brutal Polisi Israel

Reporter : Progresnews

Gus Muhaimin: PPKM Jawa-Bali Perlu Evaluasi Menyeluruh

Gus Muhaimin: PPKM Jawa-Bali Perlu Evaluasi Menyeluruh

JAKARTA, Progresnews.id.– Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar mengecam keras tindakan brutal Kepolisian Israel yang dilaporkan menyerang umat Islam saat sedang menjalankan salat tawarih berjamaah di dalam Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem Timur pada Jumat malam (7/5/2021) waktu setempat. Selain itu, Israel juga mencoba menggusur paksa rakyat Palestina dari tanah dan rumah mereka di Syekh Jarrah.

Menurut Gus AMI–sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar–tindakan Polisi Israel tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan dan melukai perasaan umat muslim di seluruh dunia. ”Ini jelas tidak dapat ditoleransi. Kami mengutuk keras tindakan polisi Israel yang mengganggu kebebasan beragama. Apalagi serangan ini di bulan suci Ramadhan saat umat Muslim di Masjid Al-Aqsa tengah menjalankan salat tarawih,” kata Gus AMI, Sabtu (8/5/2021).

Baca Juga:  Nilai PPKM Selama Ini Tidak Efektif, Jokowi Putuskan 09 Februari PPKM Skala Mikro

Gus AMI meminta PBB agar mendesak rezim Zionis untuk membatalkan penggusuran paksa tersebut dan memperingatkan bahwa tindakannya bisa menjadi kejahatan perang. Gus AMI juga mengajak dunia untuk terus secara bersama-sama memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Bahkan, hal ini sudah disuarakan secara terbuka oleh Ketua Umum DPP PKB ini sejak lama. ”Indonesia dan juga negara-negara muslim di seluruh dunia harus bersatu untuk mendorong kemerdekaan Palestina,” katanya.

Pada 2017 silam saat menghadiri sejumlah pertemuan dengan sejumlah Duta Besar negara-negara Timur Tengah untuk membahas konflik Palestina dan Israel, Gus AMI secara tegas mengajak agar perjuangan terhadap kemerdekaan Palestina terus dilakukan.

Baca Juga:  Gus Jazil Dikukuhkan Jadi Anggota Kehormatan Pagar Nusa Lamongan

Langkah ini sejalan dengan tekat Pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Bahkan, belum lama ini, Pemerintah Indonesia memberikan bantuan senilai USD2,3 juta (sekitar Rp32,1 miliar) untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina. Bantuan tersebut disalurkan baik melalui mekanisme bilateral maupun lewat Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC).

Mengutip laporan Bulan Sabit Merah Palestina, sekitar 53 warga Palestina terluka dalam bentrokan di dalam kawasan Haram al-Sharif. Saat itu, polisi Israel berusaha membubarkan jamaah di dalam Haram al-Sharif menggunakan setrum dan bom gas.

Share :

Baca Juga

Ibu Sumini, ranger dari Lembaga Pengelola Hutan Kampung (LPHK) Damaran Baru Aceh, saat mengikuti webinar Praktik Baik Ibu Bumi dalam mengelola hutan bertajuk Memperkuat Peran kelompok Perempuan dalam program Perhutanan Sosial Di Indonesia, Rabu (25/8).

Nasional

Antisipasi Perambahan Liar, LPHK Damaran Baru Ajak Masyarakat Ikut Terlibat Menjaga Hutan
Paparan Suherman, Pengelola PKM pada Sosialisasi PKM 2021, Selasa (16/2).

Nasional

Sosialisasi PKM 2021, PKM Akan Dilaksanakan Tiga Hingga Empat Bulan

Nasional

Vaksin Jadi Harapan Baru Bebas dari COVID-19, Gus Jazil Ingatkan Jangan Dibuat Ladang Bisnis

Nasional

Kecelakaan Sriwijaya Air, AJI Ingatkan Media Dan Jurnalis Untuk Perhatikan Kode Etik

Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Ekspor Produk Senilai 23,75 Triliun ke Pasar Global

Nasional

Tiga Prioritas Berkelanjutan Uni Eropa, Vincent Piket: Semua Negara Harus Bekerja Sama
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno menegaskan pemerintah tak akan melakukan revisi UU Pemilu dan Pilkada, Selasa, (16/2). Foto: setkab.go.id.

Nasional

Mensesneg Akui Pemerintah Tidak Akan Revisi UU Pemilu dan Pilkada

Nasional

Gus Jazil: Tiga Hal Ini Kunci Sukses PPKM Darurat Covid-19