Home / Lamongan / Warta

Rabu, 10 Februari 2021 - 13:08 WIB

Seorang Guru di Lamongan Diduga Perkosa Muridnya Lebih dari 10 Kali

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Suasana berlangsungnya konferensi pers di ruang tunggu satreskrim Polres Lamongan. (Foto: Ammy)

Suasana berlangsungnya konferensi pers di ruang tunggu satreskrim Polres Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan, Progresnews.id — Aksi biadab dilakukan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Lamongan. Pasalnya, guru yang harusnya mendidik malah menyetubuhi anak didiknya sendiri.

Perbuatan keji tersebut dilakukan guru berinisial F (26) yang mengajar sebagai pembina Bola Volly di salah satu sekolah strata SMA yang berada di Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Peristiwa yang menimpa siswi yang berinisial DIF (17) itu berhasil diungkap Satreskrim Polres Lamongan setelah menerima laporan dari warga sekitar.

“Kamis (28/1) tepatnya kami menangkap terduga tersangka pencabulan di rumah pelaku,” ungkap AKBP Miko Indrayana saat konferensi pers di ruang tunggu Satreskrim, Rabu (10/12).

Setelah di lakukan penyelidikan mendalam, Miko berkata perbuatan bejat ini dilakukan lebih dari 10 kali di rumah pelaku.

Baca Juga:  Persela Lamongan Tambal Lini Belakang Dengan Siapkan Demerson Bruno Costa

“Dari kurun waktu Maret 2019 sampai Oktober 2020 pelaku melancarkan aksinya kurang lebih 10 kali,” katanya.

Sedangkan, menurut pengakuan korban dirinya tak kuasa menolak permintaan sang guru. Lantaran, setiap dirinya menolak melayani nafsu bejat sang guru ia selalu diancam.

“Pelaku mengancam akan menyebar luaskan video serta foto syur korban apabila tidak dituruti untuk melakukan hubungan intim,” imbuh Miko seraya mengutarakan kesaksian korban yang masih di bawah umur tersebut.

Modus operasi yang dilakulan pelaku cukup licik, dengan mengundang korban kerumahnya serta mengajak korban makan-makan dan dijanjikan ice cream.

“Di hari pertama kejadian, korban tak sadar jika pelaku merekam aksi pemerkosaan kepadanya. Selama melakukan perbuatan itu korban selalu mendapat tekanan dari pelaku,” tutur Miko.

Baca Juga:  Sidang Tahunan MPR Momentum Tumbuhkan Pesan Optimisme Kebangsaan
Suasana berlangsungnya konferensi pers di ruang tunggu satreskrim Polres Lamongan. (Foto: Ammy)

Dari peristiwa tersebut, miko mengutarakan jika korban saat ini sedang melaksanakan pendampingan dari unit perlindungan anak Satreskrim Polres Lamongan bersama Psikiater.

“Yang jelas korban trauma dan akan kami rangkul sebagai upaya pemulihan kondisi kesehatan jiwa korban, terlebih tekanan yang diterima korban sangat lama,” ucap Miko.

Atas perbuatanya, Tersangka dijerat Pasal 81 (1) dan (2) atau pasal 28 (1) nomor 35 Tahun 2014. Tentang perubahan atas UU RI nomor 23 Tahun 2012 tentang perlindungan anak.

Dan Pasal 45 (1) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Elektronik. Ditambah Pasal 29 nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi dengan ancaman 5 tahun hingga 15 tahun.

Share :

Baca Juga

Sejumlah tersangka kekerasan di Lamongan saat di gelandang Satreskrim Polres Lamongan. (Foto : Progresnews.id / Ammy)

Lamongan

Aksi Kekerasan Marak di Lamongan, 3 Dari 12 Tersangka Masih Bocah
Anggota DPRD Jatim, Muhammad Bin Muafi Zaini ditemui di DPRD Jatim. Foto: Kominfo Jatim.

COVID-19

Kiai dan Ulama Jatim Diharapkan Jadi Prioritas Penerima Vaksin
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat, Irjen Pol Argo Yuwono. Foto: ANTARA.

Nasional

6 Oknum Polisi Penganiaya Herman Ditetapkan Sebagai Tersangka

Gresik

Langkah Inovatif Ciptakan Kebun Durian, Pemdes Petiyintunggal Diapresiasi Gus Bupati
Ilustrasi: Freepik.

Pendidikan

Mendikbud Putuskan Tetap Menjatah Kuota Gratis Pada Maret Mendatang
Jajaran Formagam Gresik.

Gresik

Pilkada Usai, Formagam Gresik Apresiasi KPU dan Beri Pesan Kepada Pimpinan Baru
Direktur Gerakan Masyarakat Papua Lestari (GEMAPALA) Nikolas Djemris Imunplatia saat mengikuti seri 3 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Pala dan Budaya Fakfak yang menjadi bagian dari Program PAPeDA, Jumat (20/8).

Nasional

Kurang Maksimal, Direktur Gemapala Dorong Pengelolaan Pala Berkelanjutan di Fakfak

COVID-19

Satu Minggu Penerapan PPKM, Belum Ada Penurunan Kasus Covid-19 di Gresik