Home / Lamongan / Warta

Rabu, 24 Februari 2021 - 14:49 WIB

Sempat Surut, Lamongan Kembali Dilanda Banjir, 62 Desa dari 5 Kecamatan Jadi Korbanya

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 211 kali

Salah satu lokasi banjir di Lamongan, terlihat Kasi Tanggap Bencana BPBD sedang membangu warga yang motornya mogok. (Foto: Ammy)

Salah satu lokasi banjir di Lamongan, terlihat Kasi Tanggap Bencana BPBD sedang membangu warga yang motornya mogok. (Foto: Ammy)

Lamongan, Progresnews.id — Surut beberapa waktu yang lalu. kini, banjir kembali melanda Lamongan. Dari kejadian itu banyak diantara rumah hingga akses jalan terendam.

Menurut data yang dihimpun BPBD Lamongan, sebanyak 62 desa di 5 kecamatan di Lamongan menjadi korbanya. Penyebabnya masih sama yakni curah hujan yang tak dapat ditampung Sungai Bengawan Jero.

“Yang terbaru, banjir terjadi di 62 desa di 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Karangbinangun, Glagah, Deket, Kalitengah dan Turi,” kata Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan Muslimin pada wartawan, Rabu (24/2).

Baca Juga:  Rehabilitasi Sungai Bengawan Jero Ditarget 2022

Tepatnya, 3.592 rumah warga yang dihuni 3.712 Kepala Keluarga (KK) beserta akses jalan poros desa hingga kecamatan.

“Rumah terendam terbanyak ada di Kecamatan Turi yaitu 1.632 rumah, Kecamatan Deket 649 rumah, Kecamatan Kalitengah 519 rumah, Kecamatan Karangbinangun 449 rumah dan Kecamatan Glagah 343 rumah,” ujarnya.

Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.
Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.

Banjir dengan ketinggian antara 30 hingga 50 cm itu juga banyak menggenang lahan pertanian milik warga sekitar.

Baca Juga:  Televisi Analog Akan Berakhir, Kominfo Dorong Digitalisasi Penyiaran

“Total kerugian akibat banjir ini ditaksir lebih dari Rp35 M,” imbuh Muslimin.

Diungkapkam Muslimin, upaya terus dilakukan dalam menanggapi banjir kali ini. Seperti optimalisasi pompa yang ada di waduk-waduk.

“Banjir di Bengawan Njero ini akibat curah hujan beberapa hari terakhir yang cukup merata sehingga membuat waduk dan rawa debit airnya penuh, seperti Waduk Gondang yang limpasannya sudah setinggi 28 cm,” pungkas Muslimin.

Share :

Baca Juga

Sekjen PPMK, Lisman Hasibuan usai melaporkan Novel Baswedan ke Dewan Pengawas KPK, Senin (15/2). Foto: kontenislam.com.

Nasional

Tak Kunjung Usai, Kini Novel Baswedan Dilaporkan ke Dewan KPK

Militer

HUT Satpam ke-40, Polres Tuban Gelar Tasyakuran
Lokasi pertambangan yang makin meluas kearah timur, kegiatan terus dilakulam meski penambangan makin dekat dengan sumber air Mazoola. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Melihat Ganasnya Aktivitas Penambangan di Zona Wisata Yang Rugikan Lamongan
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono saat jumpa pers penyelidikan dugaan aliran dana terorisme dari rekening FPI. Foto: Humas Polri

Nasional

Polri Masih Selidiki 92 Rekening FPI yang Diblokir PPATK
Jajaran perwakilan Komis D saat sesi pertemuan dengan Dinkes dan UPT Kesehatan Kalitengah. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Panggil UPT Puskesmas Kalitengah, Komisi D DPRD Lamongan Tekankan Pelayanan Kesehatan Lebih Humanis

Lamongan

Pemanfaatan Bengawan Mati Jadi Keramba Ikan di Lamongan Berpotensi Timbulkan Polemik
Kantor DPU Bina Marga Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

DPU Bina Marga Lamongan Beberkan Alasan Perbaiki Jalan Rusak di Pucangro Dengan Pedel
Paparan Suherman, Pengelola PKM pada Sosialisasi PKM 2021, Selasa (16/2).

Nasional

Sosialisasi PKM 2021, PKM Akan Dilaksanakan Tiga Hingga Empat Bulan