Home / Internasional / Warta

Sabtu, 6 Februari 2021 - 23:00 WIB

Sempat Dikecam, Mia Khalifa Berikan Dukungan Bagi Petani India

Mia Khalifa kritisi kebijakan reformasi agraria di India yang dinilai merugikan petani India. Foto: hero-magazine.com.

Mia Khalifa kritisi kebijakan reformasi agraria di India yang dinilai merugikan petani India. Foto: hero-magazine.com.

Internasional, Progresnews.id – Pekan ini, selebritis internasional Rihanna, Greta Thunberg, dan Mia Khalifa mencuitkan dukungan protes yang dilakukan oleh petani di India. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri India telah memperingatkan orang asing untuk ikut campur dalam urusan internal negara.

Menanggapi reaksi kebencian dari pendukung Pemerintah India, eks bintang film dewasa, Mia Khalifa telah tegas dalam memberikan dukungan bagi Petani di India yang telah melakukan unjuk rasa sejak akhir November 2020 imbas diterapkannya perundang-undangan yang memicu kontroversi.

Dalam sebuah tweet, Khalifa membagikan dua foto pria yang menggunakan syal berwarna oranye berdiri dengan foto-foto dirinya, Rihanna, dan Greta Thunberg dengan caption yang meminta mereka untuk berhenti mengomentari masalah pribadi India.

Baca Juga:  Gus Menteri dan Bupati YES Paparkan Strategi Capai Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrim di Lamongan

Cuitan dari mantan film dewasa berusia 27 tahun itu menjadi viral di media sosial di India, yang telah menghasilkan lebih dari 43.000 like dan 10.000 retweet.

Baca Juga:  Wapres Ma'ruf Amin Paparkan Peran Penting Pesantren di Era Transformasi Ekonomi

Pada 4 Februari, Kementerian Luar Negeri India mengeluarkan pernyataan yang mengecam individu dan dan pihak asing, termasuk Khalifa, atas komentar mereka tentang protes petani yang sedang berlangsung tanpa mengetahui “seluruh kebenaran” yang menyebabkan kemarahan media sosial di negara ini.

Para petani khawatir bahwa dengan undang-undang baru yang disahkan selama sesi musim hujan parlemen pada bulan September, pemerintah mundur dari perannya sebagai penjamin harga untuk hasil bumi mereka sambil meninggalkan penghasilan mereka untuk dipengaruhi oleh kekuatan pasar.

Pemerintah, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi, namun pihaknya telah menepis kekhawatiran ini, menyebut undang-undang itu “progresif”, sementara Presiden India, Ram Nath Kovind, mengatakan bahwa reformasi agraria akan bermanfaat bagi petani.

Share :

Editor : Alfan Niam Sofi

Baca Juga

Penyerahan suplemen dari perwakilan SD Muhammadiyah 1 GKB kepada Petugas Operasi Yustisi yang bertempat di GKB, Senin (18/1). Foto: Nufus/Progresnews.id.

Gresik

SD Muhammadiyah 1 GKB Bagikan Suplemen
Bantuan Pemerintah untuk WNI di Korsel Telah Diterima.

COVID-19

Bantuan Pemerintah untuk WNI di Korsel Telah Diterima
Ekspresif. Salsabila dan Dewi saat memerankan naskah Senja Putih, (15/10). Foto: Dokumentasi Teater NUSA/Progresnews.id

Hiburan

Tebus Rindu, Teater NUSA Gelar Pertunjukan Senja Putih

Warta

Diterjang Banjir, Jembatan Darurat Klampok Benjeng Terputus
Ilustrasi: Irfan Hidayat/Progresnews.id

Nasional

3 Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap Densus 88 Anti Teror di Kalteng
Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani. Foto: Ditjen Pendis.

Nasional

Aturan Baru Kemenag, Mempunyai Wawasan Keberagamaan Moderat Jadi Syarat Baru Guru Madrasah Swasta
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah meluncurkan program beasiswa 1000 talenta santri pada perayaan puncak Hari Santri tahun 2021, Jumat (22/10). Foto: Istimewa.

Nasional

Beasiswa 1.000 Talenta Santri, Bingkisan Manis dari Kemnaker untuk Santri
Umumkan Pemenang Virtual Race 2020, KBRI Seoul Gandeng Artis Korsel Selatan.

Internasional

Umumkan Pemenang Virtual Race 2020, KBRI Seoul Gandeng Artis Korea Selatan