Home / Lamongan / Warta

Rabu, 19 Mei 2021 - 10:46 WIB

Semarak Bulan Bung Karno, GMNI Lamongan Adakan Kegiatan Monumental, Libatkan Pelajar dan Warga

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Logo agenda kegiatan peringatan Bulan Bung Karno. Foto: Istimewa.

Logo agenda kegiatan peringatan Bulan Bung Karno. Foto: Istimewa.

Lamongan, Progresnews.id — Genggap gempita menyambut “Bulan Bung Karno” yang diperingati tiap bulan Juni mulai dirasakan ratusan Mahasiswa di Lamongan.

Para intelektual muda yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) tersebut berencana menggelar serangkaian lomba yang dikemas dengan menanamkan spirit Nasionalisme.

Tak tangung-tangung, pihak panitia acara telah menyiapkan sejumlah hadiah total mencapai Rp 20 juta untuk para pemenangnya.

Adapun jenis lomba yang di sayembarakan antara lain, lomba pidato menghafal biografi Bung Karno dan cipta puisi.

Ketua panitia, Agung W. Syukur mengungkapkan jika tujuan utama lomba tersebut merupakan bentuk ikhtiar Mahasiswa dalam membumikan nama Bung Karno pada generasi muda di Lamongan.

“Tak ada syarat khusus, pendaftaran pun gratis, terpenting niat kita untuk mengenalkan Bung Karno ke generasi muda bisa terealisasikan, makanya lomba diperuntukan pelajar SMA,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dikenal Santun, Awak Kapal KRI Nanggala 402 Asal Lamongan Ukir Kenangan di Hati Tetangganya

Rupanya, lomba ini cukup menarik minat para pelajar, buktinya sejak pertama di buka pada awal Mei lalu panitia telah mencatat banyak peserta lomba. Bahkan ada beberapa nama yang diketahui dari luar daerah Lamongan.

“Untuk pertama kalinya lomba ini diadakan dalam peringatan Bulan Bung Karno, menurut jadwal penutupan pendaftaran sekitar bulan 5 Juni mendatang. Saya kira kegiatan ini akan membawa manfaat bagi kaula muda,” tuturnya.

Peringatan Bulan Bung Karno yang akan di selenggarakan di Pendopo Lokantantra Kabupaten Lamongan tersebut juga bakal disi dengan kegiatan sosial dan ajang silaturahmi antar kader GMNI dan alumni.

“Selain lomba, acara akan banyak disi dengan hal yang berimplikasi langsung dengan kehidupan sosial, seperti pameran UMKM dan bakti sosial,” jelas Agung.

Baca Juga:  Blusukan ke Desa, Kartika Ingin Bangkitkan Ekonomi UMKM

Lebih lanjut, Agung bercerita jika sejarah kegemilangan masa Ir. Soekarno banyak dilupakan oleh sebagian besar warga apalagi generasi milenial.

“Karena kita tau pada masa orde baru sejarah kepahlawanan Bung Karno dihilangkan,” ucapnya.

Seperti yang diketahui, “Bulan Bung Karno” diperingati pada bulan Juni hal tersebut dikarenakan 6 Juni 1901 Bung Karno lahir, dan pada 21 Juni 1970 Bung Karno wafat, juga bertepatan dengan hari kelahiran Pancasila yang diperingati pada 1 Juni.

Untuk informasi lebih jauh, bisa kunjungi instagram resmi @dpcgmnilamongan, “Semoga apa yang kami cita-citakan bisa terwujud, ikhtiar ini bisa berjalan tanpa halangan apapun,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyambut baik langkah Kapolri Listyo Sigit untuk lebih selektif dalam merespons pelaporan terkait UU ITE, Selasa (16/2). Foto: dpr.go.id

Nasional

Komisi III Sambut Baik Langkah Restorative Justice ala Kapolri Sigit

Tuban

Eks Pengurus Klenteng Tuban Jadi Tersangka Dugaan Pidana KK Ganda
Sikola Mombine bersama Ketua Komisi A DPRD Kota Palu Mutmainah Korona.

Nasional

IWD 2021, Perempuan Harus Dianggap Sebagai Penyumbang Negara
Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan. Foto : Progresnews.id /Ammy.

Lamongan

Pendaftaran BLT-UMKM di Lamongan Dibuka Hari ini, Begini Ketentuanya
Foto bersama anggota BEM PTNU Se-Nusantara saat seminat nasional.

Nasional

BEM PTNU Se-Nusantara Dukung Penuh 8 Komitmen Kapolri Baru
Tim menejemen dan pelatih tim Persela Lamongan seusai konfrensi pers online. Foto : Istimewa

Lamongan

Kontra Madura United, Persela Lamongan Optimis Kemas 3 Poin
Siswa-Siwi MA Al-Karimi pada kegiatan GPP VIII tahun lalu (sebelum pandemi).

Gresik

Bangun Jiwa Kompetisi Saat Pandemi, Siswa-Siswi MA Al-Karimi Gresik Bakal Gelar GPP IX dan EMAS ITF Secara Virtual

Sepak Bola

Kompetisi Belum Jelas, Mantan Pemain ‘Persatu’ Ini Jadi Pedagang Sayur