Home / Nasional / Warta

Senin, 29 Maret 2021 - 17:25 WIB

SE Muhammadiyah: Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa

Reporter : Progresnews

Ilustrasi Vaksin. Foto: Freepik.

Ilustrasi Vaksin. Foto: Freepik.

Jakarta, Progresnews.id – Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) menerbitkan Surat Edaran untuk menjadi panduan bagi umat Islam khususnya warga Muhammadiyah dalam menjalani Ramadhan 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Dalam Surat Edaran 03/EDR/I.0/E/2021 tentang Tuntunan Ibadah Ramadhan 1442 H/2021 M Dalam Kondisi Darurat COVID-19, disebutkan beberapa tuntunan yang diantaranya adalah mengenai hukum puasa bagi pasien COVID-19.

Berpuasa bagi Pasien COVID-19

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof Syamsul Anwar, M.A  menyebutkan bahwa Puasa Ramadhan wajib dilakukan kecuali bagi orang yang sakit dan yang kondisi kekebalan tubuhnya tidak baik.

“Orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, baik yang bergejala maupun tidak bergejala atau disebut Orang Tanpa Gejala (OTG) termasuk dalam kelompok orang yang sakit ini. Mereka mendapat rukhsah meninggalkan puasa Ramadan dan wajib menggantinya setelah Ramadan sesuai dengan tuntunan syariat. Ini sesuai dengan Al-Qur’an surah al-Baqarah [2] ayat 185,” bunyi edaran yang diteken Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof Syamsul Anwar, M.A.

Baca Juga:  Hari Ini, Wakapolda dan Bhayangkari Berangkatkan 25.165 Ribu Paket Sembako untuk Korban Banjir dan Gempa Bumi

Vaksinasi Tak Batalkan Puasa

Dalam edaran itu juga Muhammadiyah menyatakan vaksinasi COVID-19 tidak membatalkan puasa, karena tidak masuk dalam kategori makan atau minum yang batalkan puasa.

“Vaksinasi dengan suntikan boleh dilakukan pada saat berpuasa dan tidak membatalkan puasa, karena vaksin diberikan tidak melalui mulut atau rongga tubuh lainnya seperti hidung, serta tidak bersifat memuaskan keinginan dan bukan pula merupakan zat makanan yang mengenyangkan (menambah energi).”

Aktivitas yang membatalkan puasa adalah makan dan minum, yaitu menelan segala sesuatu melalui mulut hingga masuk ke perut besar, sekalipun rasanya tidak enak dan tidak lezat. Suntik vaksin tidak termasuk makan atau minum.

Vaksinasi dosis kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Mantup. Foto: Ammy.
Vaksinasi dosis kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Mantup. Foto: Ammy.

Nakes Boleh Tak Puasa

Selain itu, surat edaran tersebut juga menyebutkan bahwa tenaga kesehatan (nakes) yang sedang bertugas menangani kasus Covid-19, bilamana dipandang perlu, dapat meninggalkan puasa Ramadan dengan ketentuan menggantinya setelah Ramadan.

Baca Juga:  Deklarasi BMI Jombang, Diharapkan Menjadi Langkah Mendekatkan Anak Muda Pada Partai Demokrat

“Untuk menjaga kekebalan tubuh dan dalam rangka berhati-hati guna menjaga agar tidak tertular, tenaga kesehatan yang sedang bertugas menangani kasus COVID-19, bilamana dipandang perlu, dapat meninggalkan puasa Ramadhan sesuai dengan tuntunan syariat sebagaimana dipahami dari firman Allah dan hadis Nabi saw,” bunyi surat edaran tersebut.

Selain pasien OTG, tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19 juga boleh tak puasa karena membutuhkan kekebalan tubuh ekstra sehingga boleh tidak berpuasa, dan apabila tetap berpuasa dikhawatirkan justru akan membuat kekebalan tubuh dan kesehatannya menurun,dan itu bisa menimbulkan mudarat.

Di samping itu, PP Muhammadiyah juga menganjurkan untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian.

“Buka Bersama (Takjilan), sahur bersama, tadarus berjamaah, iktikaf dan kegiatan lainnya di masjid/musala dan sejenisnya yang melibatkan banyak orang dan di  dalamnya terdapat perilaku yang berpotensi menjadi sebab penyebaran virus Covid- 19 seperti makan bersama, tidak dianjurkan.”

Share :

Baca Juga

Nasional

Pendaftaran Kuota Internet Gratis Diperpanjang Kemendikbud
Korpus Dema PTKIN Se-Indonesia saat konsolidasi di Palembang.

Hukum dan Kebijakan

Korpus Dema PTKIN Se-Indonesia Titipkan Asa Kepada Kapolri Baru Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

Lamongan

Sebagian Nelayan Tetap Berlayar meski Gelombang Tinggi Di Perairan Lamongan

Nasional

4.123 Pemudik Positif Covid-19, Gus AMI: Lihatlah India, Tolong Jangan Memaksakan Diri
Sekjen PPMK, Lisman Hasibuan usai melaporkan Novel Baswedan ke Dewan Pengawas KPK, Senin (15/2). Foto: kontenislam.com.

Nasional

Tak Kunjung Usai, Kini Novel Baswedan Dilaporkan ke Dewan KPK
Kusnadi Rusmil saat presentasi daring Temu Media Perkembangan Vaksinasi, Sabtu (23/1).

COVID-19

Perkembangan Vaksinasi di Indonesia, Kusnandi Rusmil: Keuntungan Vaksinasi Jauh Lebih Banyak Daripada Efek Samping
Massa FPI terliht mengendarai motor melalui Jalan Tol saat menjemput Habib Rizieq. Foto: Detik.com

Nasional

Massa FPI Kendarai Motor Lewat Jalan Tol Saat Jemput Habib Rizieq, Alasan Masih Dipertanyakan
Gusnadi saat memberikan sambutan di sela-sela acara Musncab DPC PDIP Lamongan. Foto : Ammy.

Lamongan

Kisruh Elit Memanas, Loyalitas DPC PDIP Lamongan Bikin Merinding