Home / Nasional

Senin, 17 Mei 2021 - 09:42 WIB

SDM Unggul Jadi Prioritas Jokowi, Gus AMI Minta Mendikbudristek Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

SDM Unggul Jadi Prioritas Jokowi, Gus AMI Minta Mendikbudristek Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

SDM Unggul Jadi Prioritas Jokowi, Gus AMI Minta Mendikbudristek Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

JAKARTA. Progresnews.id.- Tingkat literasi masyarakat Indonesia tergolong sangat rendah karena hanya menempati ranking ke 62 dari 70 negara, atau berada 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Hal ini mengacu pada hasil survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019.

Sementara UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001%. Artinya dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 orang yang gemar membaca. Hasil riset berbeda bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.

Disisi lain, akibat pandemi, sebanyak 58,2% penerbit mengalami penurunan penjualan. Dan hanya 4,1% yang penjualannya stabil selama terjadinya pandemi Covid-19 setahun terakhir. Hal ini mengacu pada data ikapi.org.

Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar menilai, kondisi ini sangat memprihatinkan. Sebab, pada periode kedua Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menjadi salah satu prioritas.

Baca Juga:  Menko Polhukam Tegaskan DOB Papua Sebagai Upaya Mengkukuhkan NKRI

Karena itu, bertepatan dengan peringatan Hari Buku Nasional yang jatuh pada Senin (17/5/2021) hari ini, Gus AMI– sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar- meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim untuk melakukan berbagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat. Selain itu, Kemendikbudristek juga harus melakukan digitalisasi produk buku untuk memberikan kemudahan akses membaca kepada masyarakat.

Menurut Gus AMI, pembangunan SDM menjadi kunci utama dalam kemajuan sebuah bangsa. Rendahnya daya saing bangsa juga diakibatkan dari rendahnya indeks pembangunan SDM. “Hal ini bermuara pada rendahnya inovasi, income per kapitanya, hingga rendah rasio gizinya. Itu semua akhirnya berpengaruh pada rendahnya indeks kebahagiaan warga,” kata Gus AMI, Senin (17/5/2021).

Dengan situasi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, menurutnya, upaya peningkatan minat baca harus lebih serius lagi dijalankan. Sebab, proses belajar mengajar di sekolah berjalan secara timpang. Proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih berjalan kurang maksimal.

Baca Juga:  Uni Eropa Umumkan Pemenang EU Social DigiThon

“Maka yang bisa dilakukan adalah bagaimana anak-anak didik di masa pandemi ini bisa lebih banyak memanfaatkan waktunya dengan membaca di rumah. Harus ada kampanye sebuah gerakan mencintai buku, gerakan peningkatan literasi, dan itu harus diinisiasi oleh Kemendikbudristek sebagai lokomotif pendidikan nasional,” tuturnya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menuturkan bahwa misi pemerintah untuk menjadikan pembangunan SDM sebagai prioritas di periode kedua Jokowi sebagai langkah yang tepat. Sebab, SDM yang unggul menjadi kunci kemajuan bangsa.

“Tidak ada negara maju tanpa SDM unggul. Karena itu, keinginan Pak Jokowi ini harus didukung dan diwujudkan, salah satunya dengan bagaimana minat baca masyarakat kita, tingkat literasi kita bisa meningkat. Ironis sekali kalau melihat data-data tingkat literasi kita dibandingkan beberapa negara lainnya,” urainya. (*)

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas Kuswandono dan host Arfan Adhi Kurniawan dalam Podcast seri ke-5 Sabtu (8/1).

Nasional

Belajar Konservasi Lingkungan Hidup dari Kuswandono
Artis Sinetron Naufal Samudra dalam sebuah mobil. Foto: instagram @itsnaufalsamudra.

Nasional

Meski Dinyatakan Bersih, Polisi Ungkap Jejak Digital Naufal Terkait Transaksi Narkoba
Kusnadi Rusmil saat presentasi daring Temu Media Perkembangan Vaksinasi, Sabtu (23/1).

COVID-19

Perkembangan Vaksinasi di Indonesia, Kusnandi Rusmil: Keuntungan Vaksinasi Jauh Lebih Banyak Daripada Efek Samping

Nasional

Erick Thohir Tegaskan Subsidi Listrik Diberikan Sampai Maret 2021
Waketum DPP PKB Jazilul Fawaid mendesak Pemerintah segera mengeluarkan aturan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren. Foto: Progresnews.id/Foto Istimewa

Nasional

Waketum DPP PKB Desak Pemerintah Keluarkan Peraturan Turunan UU Pesantren
Kepala Subbagian Tata Usaha BPHP Wilayah III Pekanbaru, Kurniawansyah Effendi dalam Podcast seri-6, Publikasi dan Diseminasi Praktik Baik, Perempuan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan, Senin (17/1).

Nasional

Dorong Pengarusutamaan Gender, Kantor BPHP Wilayah III Pekanbaru Sediakan Fasilitas Laktasi
Gus Jazil

Nasional

Ajak Masyarakat Doakan Korban KRI Nanggala-402, Gus Jazil Minta 53 Prajurit Awak Kapal Diberi Kenaikan Pangkat
Jokowi mengumumkan menteri baru dalam Kabinet Indonesia Maju Jilid Dua di depan Istana Merdeka Jakarta.

Nasional

Ini Daftar Menteri Kabinet Indonesia Maju Jilid Dua, Ada Gus Yaqut Dan Bu Risma