Home / Nasional / Warta

Kamis, 16 Desember 2021 - 12:44 WIB

Satgas Saber Pungli Meminta Uang ke Perusahaan, Menkopolhukam: Lembaga Tersebut Tak Boleh Jadi Mafia Hukum

Jakarta, Progresnews.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berharap, Satgas Saber Pungli atau Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar yang ada di daerah-daerah tidak terjerumus masuk ke dalam lingkaran mafia hukum.

Hal itu disampaikan Mahfud berdasarkan laporan terkait adanya orang yang mengaku satgas mendatangi kantor-kantor dan meminta uang.

“Saya berharap, Satgas yang ada di seluruh Indonesia untuk selalu profesional. saya sering mendapatkan laporan terkait adanya orang yang mengaku Satgas Pungli yang sering meminta uang, datang ke kantor-kantor perusahaan, meminta periksa bukunya, hal itu tidak boleh dilakukan Satgas Saber Pungli, itu tugasnya penegak hukum,” kata Mahfud ketika memberikan arahan dalam acara Rapat Koordinasi Satgas Saber Pungli, di Jakarta, Rabu, (15/12), seperti dilansir dari akun instagram resminya.

Baca Juga:  Belajar dari Pandemi, LAZISNU Wonokerto Kini Miliki Mobil Sehat

Menurut Mahfud, meski Satgas Saber Pungli adalah bagian dari upaya membangun pemerintahan yang bersih dari praktek korupsi, akan tetapi Satgas bukan lembaga Penegak hukum pemberantasan korupsi.

Mahfud menegaskan, Satgas Saber Pungli adalah lembaga yang menitikberatkan upaya pembersihan setiap institusi pemerintahan dari kebiasaan pungutan liar di birokrasi.

Ia menegaskan, Pungli atau pungutan liar merupakan bagian dari praktik mafia atau industri hukum yang akan melahirkan mafia hukum.

Baca Juga:  Menko Polhukam Tegaskan DOB Papua Sebagai Upaya Mengkukuhkan NKRI

“Yang dimaksud industri hukum artinya hukum diolah supaya bisa dipermainkan. Misalnya ada orang tidak bersalah, namun dicari dan dikupas habis pasal-pasal sedemikian rupa. Atau sebaliknya, ada orang yang salah namun dibebaskan, dicarikan pasalnya dan bibuat oleh penegak hukum, lalu bebas, dan bayar. Itulah industri hukum,” tegas Mahfud.

Mahfud berharap Satgas Saber Pungli tetap melaksanakan tugas dan kewajibannya, melakukan pencanangan kabupaten/kota yang bebas Pungli, supaya terwujudnya pelayanan-pelayanan publik yang bersih dan terbebas dari pungutan liar di seluruh Indonesia. [irf]

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH Mansoer saat membuka Pendidikan Kader Ulama di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Suci Gresik, Jumat (5/11). Foto: MUI Gresik/Progresnews.id

Warta

Perkuat Akidah dan Bela Negara, MUI Gresik Gelar Pendidikan Kader Ulama
Andriani Salman Wally dan Yessi dalam Podcast Perspektif Beritabaru.co "Keadilan Akses Perempuan Terhadap Informasi SDA", pada Rabu (24/3).

Nasional

KIP Papua Ajak Perempuan untuk Berani Bertanya
Dicari Satirnya, Komika Abdur: Turun Ke Medan Perang Harus Paham Posisi

Nasional

Dicari Satirnya, Komika Abdur: Turun Ke Medan Perang Harus Paham Posisi
Terbatas: KPU Kab. Gresik bersama KIPP Gresik menyelenggarakan Pendidikan Pemilih Secara Terbatas, (29/9). Foto : Chidir/Progresnews.id

Gresik

Pacu Partisipasi Pemilih, KPU Gandeng KIPP Gresik Gelar Sosialisasi Terbatas
Perpres Pendanaan Pesantren Disahkan, DPC PKB Lamongan Gelar Syukuran

Lamongan

Perpres Pendanaan Pesantren Disahkan, DPC PKB Lamongan Gelar Syukuran
Kondisi banjir di lamongan saat ini. (Foto: Progresnewsm.id/Ammy)

Lamongan

Rehabilitasi Sungai Bengawan Jero Ditarget 2022
Motor antik buatan Inggris merk Royal Enfield bersama anggota MACI Gresik melihat renovasi musala Darus Sa'adah, Manyar, Gresik.

Gresik

Inspiratif, MACI Gresik Lelang Motor Antik Untuk Renovasi Musala
Pelantikan PC DMI Kecamatan Bungah, Sabtu (9/10). Foto: Progresnews.id.

Gresik

Pelantikan PC DMI Bungah Sukses Digelar, Jajaran Pengurus Komitmen Makmurkan Masjid