Home / Gresik / Nasional / Warta

Minggu, 25 Juli 2021 - 16:08 WIB

Santri Baru Sunanul Muhtadin Mulai Masuk Asrama, Gus Jazil: Akan Saya Didik seperti Anak Sendiri

Reporter : Progresnews

Para santri baru Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin, Sidayu, Gresik, mengisi waktu luang di hari pertama masuk asrama dengan bermain bola di halaman pesantren, Minggu (25/7/2021).

Para santri baru Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin, Sidayu, Gresik, mengisi waktu luang di hari pertama masuk asrama dengan bermain bola di halaman pesantren, Minggu (25/7/2021).

GRESIK, Progresnews.id. – Santri baru Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin (PPM-SM), SMP Modern Al-Maajid The Islamic Boarding School, Sidayu, Gresik mulai masuk asrama pada Minggu (25/7/2021) pagi. Mereka datang dalam tiga gelombang agar tidak terjadi kerumunan. Kedatangan para santri baru ini sebenarnya tertunda dari jadwal sebelumnya pada 10 Juli lalu. Hal ini karena ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pada Minggu pagi, santri secara bergelombang diantar para orangtua mereka masuk ke asrama masing-masing. Terlihat keharuan ketika para orangtua melepas anak-anak mereka untuk tinggal di pesantren untuk pertama kalinya.

Pada hari pertama kedatangan santri, mereka langsung masuk ke kamar masing-masing dan mendapatkan berbagai perlengkapan belajar seperti paket buku pelajaran dan berbagai kitab kuning, Alquran, tas, ikat pinggang, dan berbagai kelengkapan sekolah lainnya. Termasuk kelengkapan untuk tinggal di asrama seperti kasur, bantal, dan lemari.

Proses masuk asrama dilakukan dengan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Sebelum santri datang, lokasi pesantren disemprot dengan desinfektan. Selain itu, setiap santri maupun para pengantar yang datang diperiksa suhu tubuh dan cairan hand sanitizer, serta diharuskan mengenakan masker.

Baca Juga:  Air Mirip Warna Es Tebu, Pelanggan PDAM Gresik Menjerit

Selanjutnya pada Senin dan Selasa (26-27) Juli besok, akan dilakukan kegiatan orientasi santri untuk memberikan arahan berbagai program pendidikan dan aturan main yang diberlakukan di pesantren.

Para santri diantar orangtua masuk ke asrama Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin, Sidayu, Gresik, Minggu (25/7/2021).

Penasihat PPM-SM yang juga Wakil Ketua MPR RI Dr Jazilul Fawaid SQ., MA., mengatakan, para santri akan digembleng semaksimal mungkin sehingga kelak menjadi anak-anak yang memiliki karakter kuat, terutama dalam hal keagamaan dan juga pendidikan umum. ”Saya akan didik mereka seperti saya mendidik anak saya sendiri,” ujarnya.

Dikatakan Gus Jazil–sapaan akrab Jazilul Fawaid, PPM-SM merupakan lembaga pendidikan yang mengombinasikan secara utuh antara dasar-dasar agama dengan kemampuan modern. Karena itu, pihaknya menggandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai ‘pabriknya’ guru berkualitas, serta BEC Pare Kediri untuk pembinaan dan pengembangan Bahasa Inggris.

Baca Juga:  Jauh-Jauh ke Madura, 2 SPG Asal Menganti Gresik Kedapatan Layani Tamu Saat Pesta Miras

”Saya yakin nanti pesantren ini akan memiliki energi yang kuat untuk melahirkan para lulusan yang memiliki karakter Indonesia yang utuh, kekuatan agama yang utuh, kekuatan cinta Tanah Air yang utuh,” tuturnya.

Dikatakan Gus Jazil, pola pendidikan di PPM-SM akan difokuskan pada pendalaman Alquran, bahasa internasional khususnya Arab dan Inggris, serta mampu menerapkan hidup dengan lingkungan sosial.

Sementara itu, pada hari pertama masuk asrama, para santri terlihat senang bisa mendapatkan teman-teman baru. Gusti Mahendra, misalnya, terlihat begitu tegar meski ini menjadi pengalaman pertamanya berpisah dengan orangtuanya. Santri asal Kota Surabaya ini mengaku senang bisa berada di pesantren. Sementara Nur Hasanah, orangtua dari Gusti Mahendra, mengungkapkan keinginannya agar anaknya bisa dididik di pesantren.

”Anak saya kan laki-laki, dia harus bisa menjadi imam, minimal buat keluarganya. Saat ini tantangan zaman begitu berat sehingga diperlukan pemahaman agama dan karakter yang kuat makanya saya ingin anak saya bisa di pesantren,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Yayasan Sikola Mombine Umumkan Sepuluh Pemenang Tiktok Challenge 2021 “Perempuan dan Bumi”
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal membeberkan 3 fakta terkait sindikat mafia tanah, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/dinopattidjalal.

Nasional

Laporkan Mafia Tanah, Dino Patti Djalal Malah Dipolisikan
Ketua MUI, Asrorun Niam ingatkan kembali fatwa haram aktivitas buzzer yang merugikan individu/kelompok, Jumat (12/2). Foto: nu.or.id.

Nasional

Resahkan Masyarakat, MUI Fatwakan Buzzer Haram
Dicari Satirnya, Komika Abdur: Turun Ke Medan Perang Harus Paham Posisi

Nasional

Dicari Satirnya, Komika Abdur: Turun Ke Medan Perang Harus Paham Posisi
Tangkapan Layar instruksi Kemendes PDTT tentang Penggunaan Dana Desa.

Nasional

PPKM Skala Mikro, Mendes PDTT Keluarkan Instruksi Penting Penggunaan Dana Desa
Manager Program PUPUK Jawa Barat untuk Pengembangan Masyarakat Papua, Endang Sri Agustini saat menjadi pemateri dalam rangkaian acara Festival Torang Pu Para Para, Seri Podcast 2: Semangat Mengembangkan Produk Asli Papua!, Kamis (26/8).

Nasional

Kemampuan Masyarakat Papua Harus Selalu Dikembangkan

Lamongan

Penyalagunaan Narkoba Masih Mendominasi kasus Kejahatan di Lamongan
Wakil Ketua Komisi III DPR-RI, Ahmad Sahroni mendesak Polri untuk segera mengusut kasus Aisha Weddings, Kamis (11/2). Foto: dpr.go.id.

Nasional

Heboh Kasus Aisha Weddings, Sahroni: Ini Jelas Kejahatan Serius