Home / Nasional / Warta

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 04:45 WIB

Sambut Seabad NU, RMI-PBNU Dorong Pemetaan SDM NU

Jakarta, Progresnews.id – Meskipun masih empat tahun lagi, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) menargetkan adanya pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM) NU yang lebih konkret untuk menyambut 1 abad NU.

Hal ini disampaikan oleh Ketua RMI PBNU Abdul Ghofar Rozin dalam puncak dari rangkaian perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 pada Jumat (22/10) malam.

Diselenggarakannya seminar internasional dari diaspora santri yang sudah mengajar di luar negeri dua hari lalu (20-21/10), kata Gus Rozin sapaan akrabnya, adalah sebentuk upaya untuk mencapai target tersebut.

Menurut Gus Rozin, para santri harus mendapatkan suntikan semangat untuk belajar lebih banyak. Dengan diadakannya seminar internasional tersebut, harapannya kebutuhan santri ini terpenuhi dengan baik.

Baca Juga:  Bekas Berkualitas, Fenomena Pakaian Bekas Jadi Ajang Adu Gengsi di Lamongan

Di sisi lain, santri juga membutuhkan suntikan gagasan setiap tahunnya. Dan karena inilah tema yang digunakan untuk puncak acara HSN 2021 adalah Amanat Hari Santri dan 1000 Khotmil Quran.

“Amanat Hari Santri ini tidak lain adalah pidato kebudayaan yang sudah kami lakukan setiap tahunnya, kecuali tahun kemarin karena pandemi,” kata Gus Rozin dalam acara yang dihadiri oleh Rais Amm PBNU Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah ini.

“Dengan adanya pidato kebudayaan seperti ini, artinya setiap tahun kita mendapatkan suntikan gagasan baru, penyegaran ide, sehingga target pemetaan SDM pelan-pelan bisa kita capai untuk menyambut 1 abad NU,” imbuhnya.

Baca Juga:  Jelang Hari Santri, PKB Minta Pemerintah Segera Realisasikan Dana Abadi Pesantren

Dalam acara yang dihadiri pula oleh perwakilan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini, Gus Rozin juga mengungkapkan terima kasih kepada Menaker Ida Fauziyah atas beasiswa yang sudah dipersiapkan Kemnaker khusus untuk santri.

“Selain ada LPDP Santri yang ditutup hari ini, ada skema beasiswa lagi untuk santri dari Kemnaker,” ujarnya.

Akhirnya, dari adanya kesempatan beasiswa tersebut, Gus Rozin optimis bahwa ke depan santri bisa berada di tengah atau menjadi mainstream. “Saat ini, kita belum di tengah, tapi agak tengah. Lama-lama santri pasti bisa menjadi mainstream dan berpotensi besar menjadi agen perubahan untuk Indonesia,” jelas Gus Rozin. (*)

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Nasional

Cegah Polemik, Gus Jazil Minta Pemerintah Jelaskan Prosedur TKA Masuk RI
Kemendikbud Tanamkan Nilai Pancasila Saat PJJ

Nasional

Kemendikbud Tanamkan Nilai Pancasila Saat PJJ
Kedua koordinator perwakilan dari dinas pertanian dan kesehatan saat keluhkan rumitnya P3K. Foto: Ammy.

Lamongan

Ironis! Di Akhir Masa Jabatanya, Bupati Fadeli Diprotes Pegawainya Sendiri Terkait Rumitnya P3K di Lamongan

Gresik

Santri Pesantren Zainal Abidin Gresik, Peringati Nuzulul Quran Dengan Doakan Kru KRI Nanggala 402
Warga Tejoasri yang memanfaatkan bengawan mati untuk keramba. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Lihai Melihat Peluang, Warga Lamongan Fungsikan Bengawan Mati Jadi Lokasi Budidaya Ikan
Ketua Umum BMI Farkhan Evendi melantik dan mendeklarasikan kepengurusan DPC Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Selasa (2/3).

Nasional

Deklarasi DPC BMI Kota Surabaya dan Sidoarjo, Syahroni: BMI Adalah Rumah Kita Bersama

Nasional

Hindari Kerumunan, Gus Jazil: Jadikan Malam Tahun Baru Momentum Refleksi

Nasional

Resmi Dikukuhkan, BMI Partai Demokrat Jatim Siapkan Program