Home / Gresik

Senin, 16 Agustus 2021 - 21:58 WIB

Sambut Kemerdekaan RI, Gresik Movie Luncurkan Film

Sambut Kemerdekaan RI, Gresik Movie Luncurkan Film

Sambut Kemerdekaan RI, Gresik Movie Luncurkan Film

GRESIK, Progresnews.id.Komunitas Gresik Movie merilis sebuah film berjudul ‘Terkadang Kita Hanya Butuh Pelukan’, di kanal Youtube-nya, sehari sebelum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (16/08/2021) malam.

Film berdurasi hampir 10 menit ini bergenre fiksi. Berkisah tentang seorang sopir ambulan yang tengah mencari rumah sakit untuk istrinya yang tengah hamil. Dalam adegannya, sang sopir yang diperankan oleh Irfan Akbar, telah berupaya keras mencari rumah sakit.

Meskipun sang sopir ambulan terus berupaya mencari layanan persalinan hingga larut malam, dan berkali menelpon teman yang membantu mencari rumah sakit, namun pada akhirnya istrinya tidak tertolong. Kesan pilu begitu menyeruak dalam sapuan akhir dari film tersebut.

Sang Sutradara Film ‘Terkadang Kita Hanya Butuh Pelukan’, Ananda Shandy, mengungkapkan, jika pesan yang ingin disampaikan pada film ini yakni coba memvisualkan secara sederhana tapi tetap mendalam bahwa ada orang-orang yang mengalami situasi yang krusial pada

Baca Juga:  Sosok Gus Yaqut, Ketua Ansor Yang Diamanahi Jokowi Menjadi Menag

“Saya menyadari bahwa menangani pandemi bukan tugas pemerintah sendiri. Harus ada kerjasama di semua lini hidup bermasyarakat, bahkan pada lingkup terkecil, yakni keluarga,” ungkapnya.

Shandy menambahkan, bahwa yang paling tersorot adalah nasib para tenaga medis, berjuang memerangi covid dan ikut dikarantina berbulan-bulan. “Akibat dari situasi ini mereka (Nakes) harus terpisah dan mengurangi pertemuan dalam keluarga,” tutupnya.

Kisah-kisah lain pun bermunculan, seperti rumah sakit over kapasitas, korban-korban berjatuhan, tenaga medis kelelahan dan sedihnya, dan mereka kewalahan memberikan pertolongan kepada orang terdekatnya.

Baca Juga:  Formagam Bersama Komunitas Warteg Gratis Bagikan Masker untuk Santri

Sementara itu Produser Film, Danang Ari, menambahkan bahwa peristiwa tentang seorang Ibu Hamil di Gresik yang harus membawa ranjang/kasur sendiri ke Rumah Sakit, menjadi salah satu unsur penggarapan film ini.

“Kami melihat ini sebagai sebuah pesan, bahwa kita harus saling menjabat siapapun yang membutuhkan. Sesuai kapasitas masing-masing kita. Sebab, hidup dan mati sudah menjadi wilayah wewenang Tuhan” jelas Danang.

Beberapa menit setelah ditayangkan di kanal Youtube, banyak apresiasi postif yang diberikan oleh warganet. Salah satunya muncul dari seniman Bojonegoro, Timur Budi Raja, “Sukses untuk film ini. Pesannya sampai. Gresik movie menawarkan bagian dari realitas pandemi. Senang bisa menyaksikan karya ini,” tulisnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Suasana King Goval Farms. Foto: Chidir

Ekonomi

Konten Promosinya Viral, Wisata Durian King Goval Farm Dibuka Besok
PAC IPNU IPPNU Benjeng Sosialisasi ke Pimpinan Ranting Medangan. Foto: Progresnews.id/Nufus.

Gresik

Buat Buku Sejarah PAC IPNU IPPNU Dari Tahun 1985-2020, Dul Latif: Harus Lebih Produktif
Gus Yani saat mengikuti dialog bertajuk "Petani Di Persimpangan Jalan (Antara Godaan Alih Fungsi Lahan dan Minimnya Kesejahteraan)"

Gresik

Dilema Alih Fungsi Lahan Pertanian, Forkot Ajak Dialog Pemerintah Bahas Solusi

Gresik

Belasan Komunitas Pecinta Alam, Bikin Giat Rawat Bumi
Direktur Museum Masmundari, Hidayatun Nikmah sebagai salah satu penggagas Museum Masmundari.

Gresik

Museum Masmundari, Sumbangsih Perempuan Memberikan ‘Warna’ dalam Kebudayaan Gresik
Gus Yani dan Bu Min.

Daerah

Bupati Gresik Gus Yani dan Wabup Bu Min, Resmikan Klinik Pratama Muslimat NU Bungah

Gresik

Santri Baru Sunanul Muhtadin Mulai Masuk Asrama, Gus Jazil: Akan Saya Didik seperti Anak Sendiri
Suasana kantor DPRD Gresik saat rapat.

Gresik

DPRD Gresik Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian dan Penetapan Kepala Daerah