Home / Lamongan / Warta

Kamis, 18 Maret 2021 - 21:14 WIB

Rehabilitasi Sungai Bengawan Jero Ditarget 2022

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 104 kali

Kondisi banjir di lamongan saat ini. (Foto: Progresnewsm.id/Ammy)

Kondisi banjir di lamongan saat ini. (Foto: Progresnewsm.id/Ammy)

Lamongan, Progresnews.id — Dijuluki lumbung padi nasional, Kabupaten Lamongan semakin terpuruk kala dihadapkan dengan bencana banjir dan kekeringan.

Tek heran, hal itu menempatkan Pemerintah Daerah Lamongan pada posisi yang dilematis. Namun, pada 2022 mendatang rehabilitasi akan dilakukan guna menghentikan masalah yang terjadi setiap tahun itu.

“Semua persiapan sudah matang, tinggal eksekusi,” tutur Djadi, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air Lamongan, Kamis (18/3).

Djadi mengungkapkan, persipan dari mulai detail desain, skema eksekusi, hingga analisis dampak sosial dan ekonomi (Larap) telah dilakukan.

Baca Juga:  Lihai Melihat Peluang, Warga Lamongan Fungsikan Bengawan Mati Jadi Lokasi Budidaya Ikan

“Koordinasi dengan Balai Besar Sungai Wilayah Bengawan Solo (BBSWBS) sering kita lakukan, 2022 kalau gak ada rekofusing akan maksimal proyek ini” ungkapnya

Untuk stategi penyelesaian banjir, kata Djadi, selain normalisasi sungai yang mengarah ke muara laut juga akan menambah kapasitas pompa hingga 20.000 liter/detik.

Djadi kabid Operasi dan Pemeliharaan. DPU SDA Lamongan kala memberi penjelasan. (Foto: Ammy)

“Penambahan kapasitas pompa air hingga 20.000 liter/detik di waduk Kuro, mengoptimalkam bengawan mati hingga normalisasi sungai ke muara laut,” katanya.

Seperti yang diamanatkan Perpres No. 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan (Gerbangkertosusilo). dituliskan bahwa rehabilitasi saluran irigasi Sungai Bengawan Jero menjadi prioritas penangnan.

Baca Juga:  Kekerasan Terhadap Warga dan Pembela HAM Taman Sari, PBHI Akui Belum Ada Tindak Lanjut Atas Laporannya

Meski, diproyeksikan untuk peningkatan hasil pertanian padi dengan membangun saluran irigasi ke lahan persawahan, proyek yang mendapat estimasi anggaran 100 Milyar ini juga secara otomatis berdampak pada penyelesaian Banjir.

“Jika irigasi dan drainase di maksimalkan pada proyek 2022 mendatang, secara otomatis juga mengatasi banjir yang bertahun-tahun terjadi,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

Ucapan selamat kepada bupati terpilih, karangan bunga berjejer memadati Alun-Alun Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ucapan Selamat ke Bupati Terpilih, Perajin Karangan Bunga di Lamongan Raup Omset Jutaan Rupiah

Lamongan

Perhelatan Piala Menpora Semakin Dekat, Persela Lamongan Gelar Laga Uji Coba
Davis Wakil Ketua Komisi D DPRD Lamongan seusai pertemuan dengan UPT Kesehatan Kalitengah dan Dinkes. Foto: Ammy

Lamongan

Insiden Tewasnya Warga Akibat Gigitan Ular Belanjut ke Komisi D DPRD Lamongan
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melayangkan surat klarifikasi kepada Presiden Jokowi terkait isu dirinya akan dikudeta. Foto: YT AHY.

Warta

Dikabarkan Akan ‘Dikudeta’ dari Partai Demokrat, AHY Layangkan Surat Klarifikasi Resmi Pada Jokowi

Nasional

Kampus Mengajar Angkatan Pertama, Empat Kampus Telah Mendaftar
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Lamongan, Banjir Sidomulyo saat memaparkan Visa Elektronik ke CJH. Foto : Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Kemenag Lamongan Sediakan Visa Elektronik Bagi Calon Jamaah Haji, Begini Syarat Pegambilanya
Banjir menggenangi jalan poros yang melintang di Desa Kemlagilor Kecamatan Turi Lamongan. Foto: Istimewa.

Lamongan

Penderitaan Warga Berlanjut, Banjir Susulan Kembali Genangi Kecamatan Turi Lamongan
Jajaran perwakilan Komis D saat sesi pertemuan dengan Dinkes dan UPT Kesehatan Kalitengah. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Panggil UPT Puskesmas Kalitengah, Komisi D DPRD Lamongan Tekankan Pelayanan Kesehatan Lebih Humanis