Home / Lamongan / Warta

Rabu, 19 Mei 2021 - 16:49 WIB

Ramai Didatangi Pemudik, Desa Pomahanjanggan Kewalahan Penuhi Kebutuhan Air Selama Libur Lebaran

Warga Desa Pomahanjanggan Kecamatan Turi Lamongan saat memperbaiki pipa penyalur air yang rusak. Foto : Istimewa

Warga Desa Pomahanjanggan Kecamatan Turi Lamongan saat memperbaiki pipa penyalur air yang rusak. Foto : Istimewa

Lamongan, Progresnews.id — Ramai didatangi pemudik lokal, Warga Desa Pomahanjanggan mulai dipusingkan dengan pasokan air bersih yang mulai langka.

Oleh karenanya, Pemdes Desa Pomahanjanggan Kecamatan Turi Lamongan terpaksa harus memberlakukan pemadaman air bergilir.

Berkurangnya pasokan air bersih jelas mempengaruhi aktifitas warga desa, jika biasanya kebutuhan air bersih tercukupi, namun sejak libur lebaran banyak warga mengeluh air di rumah mereka mampet.

Setelah diselidiki, kuat dugaan memang benar jika pompa air milik Desa Pomahanjanggan tidak mampu memenuhi kebutuhan air bagi seluruh warga beserta keluarga yang datang berkunjung ke Desa Pomahanjanggan.

Baca Juga:  Dalam Sehari, Dua Aksi Bunuh Diri Terjadi di Lamongan

Pengurus Hippamms Zam-zam Desa Pomahanjanggan, M. Sholihuddin mengungkapkan permasalahan langkahnya air bersih sudah menemui solusi meski bersifat sementara.

“Akhirnya, untuk menyiasati itu dilakukan pemadaman, tapi digilir. Giliran itu dilakukan saat siang hari, dengan durasi 3 jam bergantian tiap dusun,” ungkap Sholihuddin, Selasa (18/5).

Langkah cepat dengan mengalirkan air secara bergantian dirasa cukup berhasil, terbukti dari mulai terisinya penampung air di tiap dusun.

“Alhamdulillah, keputusan ini sangat terasa bagi konsumen. Sebelumnya air cuma mengalir sedikit, sekarang air bisa mengalir deras lagi dari kran-kran yang ada di rumah warga,” tuturnya.

Baca Juga:  Jelang Muktamar NU Ke-34, Berikut 4 Poin Penting Hasil Rakornas IV Lesbumi NU di Yogyakarta
Pipa penyalur air rusak di Desa Pomahanjanggan.
Pipa penyalur air rusak di Desa Pomahanjanggan.

Dari tiga dusun, masing mendapat porsi yang sama, pemadaman di Dusun Gowah dilakukan pada 08:00 – 11:00 sedangkan untuk Dusun Janggan terjadi pada pukul 11:00 – 14:00, sementara Dusun Pomahan tidak dimatikan lantaran konsumsi air masih stabil.

Selanjutnya, meningkatnya penggunaan air secara maksimal biasanya terjadi pada pukul 15.00 – 18:00 Wib. Kran-kran air di rumah warga mengalirnya tidak deras, tetapi penampungan sudah terisi penuh saat dilakukan giliran.

Share :

Editor : Adyad Ammy Iffansah

Baca Juga

Kantor DPU Bina Marga Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

DPU Bina Marga Lamongan Beberkan Alasan Perbaiki Jalan Rusak di Pucangro Dengan Pedel
Ketua BPOM, Penny K Lukito saat konferensi pers di YouTube BPOM, Senin (1/11).

Nasional

BPOM Resmi Izinkan Vaksin Untuk Anak Usia 6-11 Tahun
Perwakilan Rekor MURI Indonesia menyerahkan sertifikat Rekor MURI kepada Ketua RMI-PBNU Abdul Ghofar Rozin dengan disaksikan Ketua PBNU Said Aqil Siradj pada Malam Puncak Amanat Hari Santri 2021, Jumat (22/10). Foto: Istimewa.

Nasional

Luar Biasa, Jaya Suprana Sebut NU Pecahkan Rekor Dunia
Pamflet Tiket Gratis. Foto: KAI.

Nasional

Jelang Hari Pahlawan, PT KAI Gratiskan Perjalanan Jauh Bagi Guru, Nakes Dan Veteran

Sepak Bola

Kompetisi Belum Jelas, Mantan Pemain ‘Persatu’ Ini Jadi Pedagang Sayur

COVID-19

Bantu Tekan Angka Covid-19, Karang Taruna Tuban Bagikan 5000 Masker
Tangkapan layar tayangan video yang diabadikan warga setempat saat peristiwa terjadi. Foto : Ivan/Progresnews.id

Lamongan

TPT di Lamongan Longsor Setelah Diguyur Hujan Lebat
Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan saat menunjukan barang bukti kasus pencabulan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Setubuhi Anak Usia 8 Tahun, Tersangka Mengaku Hiperseksual