Home / Nasional / Warta

Kamis, 25 Maret 2021 - 15:57 WIB

Puncak Hari Perempuan Sedunia, The Asian Foundation Tampilkan Testimoni Lima Pemimpin Perempuan

Reporter : Alfa Kamila - Telah dibaca 13 kali

Sumini, Perempuan Pemimpin dari Damaran Baru Aceh, saat memberikan testimoni dalam webinar

Sumini, Perempuan Pemimpin dari Damaran Baru Aceh, saat memberikan testimoni dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia" pada Kamis (25/3).

Jakarta, Progresnews.id – Puncak peringatan Hari Perempuan Sedunia setelah rangkaian acara sebelumnya, menghadirkan lima perempuan tangguh dari berbagai pelosok daerah yang sudah berkontribusi untuk alam dan kesejahteraan kampungnya, pada Kamis (25/3).

Daniel Jones sebagai keynote speaker webinar ini mengatakan, bahwa dirinya sangat bangga dan senang bisa turut andil dalam membantu mendukung usaha tata kelola sumber daya alam di Indonesia, dan bagaimana produk lokal papua bisa diterima di pasar internasional. Selain itu, ia juga mendukung tentang kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan.

“Kami sudah mendeklarasikan dukungan dan memberikan kesempatan yang sama agar perempuan mendapatkan hak belajar dan bekerja yang sama,” ungkapnya.

Selanjutnya, lima pemimpin perempuan yang telah menjadi pelopor bagi kampungnya ditampilkan satu per satu. Di antaranya adalah Ibu Rosalena dari Palu, Ibu Subiyanti dari Kalimantan Barat, Ibu Sumini dari Damaran Baru Aceh, Mama Asnat dan Mama Rahma dari Fak-Fak Papua, serta Hj. Asnir Umar dari Solok Sumatera Barat.

Baca Juga:  Usung Tema Kepemimpinan Perempuan, TAF Hadirkan Kolaborasi Peringatan IWD 2021

Kelima pemimpin perempuan ini bangkit dan berjuang dari kondisi geografis dan sosial masing-masing. Meskipun tidak mudah awalnya, namun mereka sadar bahwa kehidupan bisa berlanjut jika alam dan hutan mereka dijaga dengan baik.

Tidak hanya urusan dapur dan menjaga anak, Sumini, pemimpin perempuan dari Aceh, bahkan meminta untuk bersama sebelas rekannya diajari bagaimana menggunakan alat-alat patroli, sebagaimana kebanyakan dilakukan oleh laki-laki.

Selain itu, datangnya bencana alam juga menjadi hal yang mengerikan bagi perempuan. Pasalnya, perempuanlah yang merasakan dampaknya paling berat. Dan itulah yang menjadi pecut bagi mama-mama ini untuk bangkit dan bergerak menjaga alam mereka, agar lebih baik dan siap jika tiba-tiba ada bencana alam terjadi.

Baca Juga:  Bersama Mahasiswa Youtuber, Prodi PAI IAI Sunan Giri Adakan Webinar Nasional

“Perempuan 14 kali lipat berisiko merasakan dampak dari bencana alam. Namun, meski perempuan selalu dipandang lemah, hal itu tidak akan terlihat saat terjadi bencana. Para mama-mama bahkan ikut dalam mengevakuasi dan mengurus semuanya,” Tutur Debrina, BPBD Sulawesi Tengah.

Tak pernah mulus, perjuangan pemimpin perempuan ini juga tidak sedikit mengalami halangan baik sosial, operasional maupun keluarga sendiri.

Roslena Perempuan Pemimpin dari Palu, saat memberikan testimoni dalam webinar “Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia” pada Kamis (25/3).

“Kendalanya, kami para perempuan itu masih sering dianggap remeh oleh kaum laki-laki,” ujar Subiyanti yang berjuang dengan permasalahan kebakaran hutan di Kalimantan.

Tak hanya Subiyanti, keempat pemimpin perempuan lainnya juga merasakan hal yang sama. Bahkan masih banyak pula perempuan yang tidak mendapat izin dari suaminya, untuk turut bergabung dalam gerakan menjaga alam ini.

Share :

Baca Juga

Tuban

Serapan tak Maksimal, Ikan Laut di Tuban Merangkak Naik

Nasional

Tampak Menolak, Komisi II DPR RI Pertanyakan Grand Design Pemerintah Terkait ASN
Satu pelaku pencurian di amankan satreskrim polres Lamongan setelah didapati mencuri sepeda ontel. Foto: Istimewa.

Lamongan

Ditinggal Kabur Rekannya, Satu Pelaku Pencuri Sepeda Ontel di Lamongan Ternyata Warga Bojonegoro
Tersangka tertunduk malu saat dilakukan konfernsi pers di mapolres Lamongan.

Lamongan

Lancarkan Aksi Tipu-Tipu Hingga Raup Untung Rp4,1 Milyar, Tuan Tanah di Lamongan Ditangkap di Jawa Barat
Ketua Umum BMI, Farkhan Evendi meminta agar pemerintah waspada dan mencermati secara serius setiap pergerakan China atas Laut China Selatan.

Nasional

China Bangun Pangkalan Militer di Laut Natuna, BMI Minta Pemerintah Waspada

Daerah

Adakan Reformasi Pengurus, Sukri Ghozali Resmi Terpilih Menjadi Ketua Pergunu Bungah
Refleksi Hari Batik, AHY Berdayakan UMKM Di Tengah Pandemi 2

Nasional

Refleksi Hari Batik, AHY Berdayakan UMKM Di Tengah Pandemi
Gedung KPK

Nasional

Kasus Korupsi Bansos Berlanjut, Kali ini Rumah Milik Dirjen Linjamsos Digeledah