Home / Nasional / Warta

Rabu, 18 Agustus 2021 - 19:24 WIB

Program PAPeDA: Ciptakan Ketahanan Pangan di Papua Melalui Budidaya Keladi

Reporter : Progresnews

Para pemateri saat mengikuti seri 2 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Meramu keladi untuk Pangan Sehat, Rabu (18/8).

Para pemateri saat mengikuti seri 2 diskusi daring pengelolaan produk inovatif dengan tajuk Meramu keladi untuk Pangan Sehat, Rabu (18/8).

Jakarta, Progresnews.idFestival Torang Pu Para Para yang digagas oleh Program Pertanian Berkelanjutan di Tanah Papua (PAPeDA) berupaya mengembangkan tanaman keladi untuk menciptakan ketahanan pangan sehat dan meningkatkan pengelolaan hasil hutan bernilai ekonomi namun tetap menjaga kelestarian hutan di Papua.

Program PAPeDA yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) dan didukung oleh The Asia Foundation (TAF) ini juga bertujuan untuk mempromosikan produk-produk pangan sehat lokal kepada publik, pemerintah, dan swasta secara umum serta kepada pemerintah provinsi Papua dan Papua Barat secara khusus.

Direktur Mnukwar, sebagai salah satu organisasi penggagas budidaya keladi di daerah Papua, Sena Bagus menyebutkan bahwa keladi merupakan produk unggulan di Nenei.

Baca Juga:  Dikabarkan Akan ‘Dikudeta’ dari Partai Demokrat, AHY Layangkan Surat Klarifikasi Resmi Pada Jokowi

“Salah satu produk unggulan di Nenei, yang dikembangkan masyarakat secara turun temurun, dan mempunyai kualitas yang baik dan produktivitas yang tinggi, salah satunya adalah keladi,” ucap Sena, dalam serial diskusi Festival Torang Pu Para Para Seri II bertajuk Meramu Keladi Untuk Pangan Sehat, Rabu (18/8).

Dalam proses pendampingan budidaya keladi itu, Sena mengatakan bahwa Mnukwar bersama dengan masyarakat berusaha untuk menginisiasi dalam mengembangkan keladi agar dapat menciptakan ketahanan pangan lokal sekaligus masyarakat bisa mendapat nilai ekonomi.

Baca Juga:  Nowela Ajak Masyarakat Promosikan Produk Papua

“Keladi merupakan salah satu produk yang coba kita sama-sama gagas dengan mengintensifkan lahan yang ada tanpa membuka lahan-lahan baru untuk bercocok tanam. Ini kemudian yang membuat masyarakat antusias untuk bercocok tanam keladi. Dan kita mencari solusi bagaimana agar produk ini bisa mendapat pasar dan masyarakat mendapat manfaat,” jelasnya.

Pada gilirannya, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Papua Barat, Yacob Fonataba menjelaskan bahwa pemerintah juga berupaya untuk meningkatkan produksi pertanian, termasuk di dalamnya keladi atau talas.

Share :

Baca Juga

Bantuan-Operasional Pesantren dan Pendidikan Agama Islam

Nasional

Kemenag Siapkan Bantuan Operasional untuk Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam
Computational Thinking

Nasional

Kompetensi Madrasah Akan ditingkatkan Kemenag Lewat Program CT
Gus Yani dan Bu Min saat ditetapkan oleh KPU sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Foto: Ayu/Progresnews.id.

Gresik

Sah Jadi Bupati, Gus Yani Inginkan Kolaborasi Demi Memajukan Gresik
Petugas gabungan saat melakukan operasi yustisi di Resto Mie Gacoan, Rabu (27/1).

Tuban

Tindak Lanjut PPKM Jilid II, 27 Pelanggar Prokes Terjaring Razia
Kasi Bimas Kemenag Lamongan, M. Khoirul Anam saat memaparkan Ngabuburit di rumah saja. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Puasa Kedua di Masa Pandemi, Kemenag Lamongan Serukan Ngabuburit di Rumah Saja
Kantor PMI Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Kontrol Stok Darah Selama Ramadan, PMI Lamongan Ajak Keluarga Penerima Jadi Pendonor Darah
Yenny Wahid dan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani foto bersama saat peresmian. Foto: BP2MI.

Nasional

Berjasa Pada PMI, BP2MI Resmikan Aula dan Masjid Atas Nama Gusdur

Gresik

Gus Yani dan Bu Min Resmi Dilantik, Forsis Gresik: Kami Akan Kawal Jargon Manut Kyai-nya