Home / Nasional / Pendidikan / Warta

Rabu, 17 Februari 2021 - 19:32 WIB

Program Bangkit 2021, Dari Startup Hingga Standford University

Reporter : Alfa Kamila

Nizam, Dirjen Dikti Kemendikbud dalam sambutannya pada pembukaan Program Bangkit 2021, Senin (15/2).

Nizam, Dirjen Dikti Kemendikbud dalam sambutannya pada pembukaan Program Bangkit 2021, Senin (15/2).

Jakarta, Progresnews.id – Dirjen Dikti Kemendikbud bersama Google dan beberapa startup yang ada di Indonesia telah menggelar pembukaan sebuah program bernama Bangun Kualitas Manusia Indonesia (Bangkit) 2021, pada Senin (15/2).

Program Bangkit adalah wujud dari bagaimana proses pendidikan di Indonesia akan bisa berjalan mengiringi kemajuan teknologi yang semakin pesat. Program ini didukung oleh perusahaan startup Indonesia, di antaranya Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Deeptech Foundation.

Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam, mengatakan bahwa kita harus menyiapkan diri dengan kompetensi yang fit dan sesuai dengan kebutuhan di masa depan. Ia juga mengajak dari program ini agar nantinya bisa terus membangun startup – startup lebih banyak lagi di Indonesia.

Baca Juga:  Gus Muhaimin: PPKM Jawa-Bali Perlu Evaluasi Menyeluruh

“Kita akan akselerasi dan dorong untuk lebih banyak lagi lahir startup-startup digital tanah air berbasis teknologi dan berbasis kreatifitas inovasi dari perguruan tinggi,” tuturnya dalam sambutan

Di Asia Tenggara, lanjut Nizam, Indonesia adalah negara dengan startup paling besar di antara yang lain. Maka dari itu ia mencanangkan dalam sepuluh tahun ke depan potensi dari penggunaan teknologi digital, Indonesia mampu berpeluang untuk menghasilkan nilai ekonomi baru sebesar 360 US Dollar.

Baca Juga:  Komisi X DPR RI Soroti Peluncuran Program Sekolah Penggerak Di Tengah Isu Kesejahteraan Guru dan Krisis Covid-19

Program yang pada tahun ini diikuti oleh 3000 peserta dari 40 ribu mahasiswa yang mendaftar, Nizam menyampaikan bahwa dari mereka akan dipilih yang terbaik untuk nantinya akan mendapat kesempatan belajar di Stanford University. Nizam berharap mereka yang terpilih akan bisa belajar banyak dari unicorn di negara tersebut, dan nantinya bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.

“Belajar mengasah diri dengan program ini, untuk bisa mengembangkan karir masing-masing dan menghasilkan masa depan yang lebih baik berbasis teknologi,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Computational Thinking

Nasional

Kompetensi Madrasah Akan ditingkatkan Kemenag Lewat Program CT

Nasional

Jelang Pencoblosan, Gus Jazil: Politik Uang Hasilkan Pemimpin Cacat Etika
Manager Program PUPUK Jawa Barat untuk Pengembangan Masyarakat Papua, Endang Sri Agustini saat menjadi pemateri dalam rangkaian acara Festival Torang Pu Para Para, Seri Podcast 2: Semangat Mengembangkan Produk Asli Papua!, Kamis (26/8).

Nasional

Kemampuan Masyarakat Papua Harus Selalu Dikembangkan
Bantuan-Operasional Pesantren dan Pendidikan Agama Islam

Nasional

Kemenag Siapkan Bantuan Operasional untuk Pesantren dan Lembaga Pendidikan Islam
Kepala BPOM, Penny K. Lukito.

COVID-19

BPOM Resmi Perbolehkan Pemberian Vaksin Pada Lansia
Lokasi pertambangan yang makin meluas kearah timur, kegiatan terus dilakulam meski penambangan makin dekat dengan sumber air Mazoola. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Melihat Ganasnya Aktivitas Penambangan di Zona Wisata Yang Rugikan Lamongan

Nasional

Temui Waka MPR Gus Jazil, Rabithah Alawiyah Sampaikan soal Keadilan Hukum

Lamongan

Wow, Polres Lamongan Amankan 281 Pelaku Kejahatan hanya dalam 12 hari Operasi