Home / Lamongan / Warta

Rabu, 21 April 2021 - 15:56 WIB

Program Andalan Pemkab Lamongan Rezim H. Fadeli Mangkrak, Bangunanya Kosong dan Terbengkalai

Reporter : Adyad Ammy Iffansah

Potret Lamongan Mart, Rabu (21/4). Foto: Ammy/Progresnews.id.

Potret Lamongan Mart, Rabu (21/4). Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan, Progresnews.id — Diproyeksikan jadi program andalan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong perekonomian lewat UMKM, Lamongan Mart dan Rumah Keratif nyatanya tidak berjalan optimal.

Terbukti, program garapan rezim H. Fadeli yang awalnya berlokasi di Jl. Jaksa Agung Suprapro Kecamatan Kota, Lamongan tersebut kini terlihat sepi dan tidak ada aktifitas apapun. Ironisnya, tempat tersebut sekarang hanya dipakai untuk parkir sepeda motor.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Lamongan lewat Kabid Usaha Mikro, Dyarindang membenarkan jika hampir 1 tahun lamanya program Lamongan Mart tidak menempati bangunan yang disediakan Pemkab pada rezim H. Fadeli itu.

Baca Juga:  Viral!! Video Nenek Tak Terurus di Lamongan Hebohkan Warganet, Begini Reaksi Pemdes Setempat
Kabid Usaha Mikro Diskopun Lamongan, Dyarindang saat mengomentari program Lamongan Mart. Foto: Ammy/Progresnews.id.

“Iya, benar. Kurang lebih sudah 10 bulan dikosongkan, dulu 2018 ramai tapi lama-lama sepi pengunjung jadi semua barangnya kami pindahkan ke Kantor Diskopum,” ungkap Dyarindang kepada Progresnews.id, Rabu (21/4).

Bahkan, Dyarindang mengakui jika program gagasan Kadin Anang Taufik pada 2018 yang kini diwariskan ke Kadin Agus Suyanto memang berjalan tidak optimal.

“SDM-nya tidak ada. Dulu 10 sekarang berkurang sehingga kami kuwalahan, hal itu yang menjadikan program ini kurang maksimal sekarang,” akunya.

Baca Juga:  Kodim 0817 Gresik Gelar Acara Gowes dan Pembagian Sembako dalam Rangka Peringatan Hari Pahlawan

Minat masyarakat terhadap produk-produk binaan Lamongan Mart dan Rumah Keratif juga disebut terus menurun tiap harinya.

“Kalau ada acara-acara besar baru kami keluarkan, minat pembeli memang menurun padahal barang Lamongan Mart murah dan berkualitas loh,” tuturnya.

Potret Lamongan Mart beberapa bulan yang lalu saat masih ramai.

Masih Dyarindang, ia memegaskan jika bangunan terbengkalai itu memang posisinya milik Pemerintah Kabupaten Lamongan.

“Itu tanahnya Pemkab, tapi bangunanya milik Diskopum, kalau peminatnya ramai dan memungkinkan akan di buka kembali,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

Dwika Arya Poernomo yang mengikuti sesi latihan Persela Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Tatap Piala Menpora, Pemain Muda Potensial Asal Persija Terlihat Dalam Sesi Latihan Persela Lamongan

Lamongan

Baru Satu Bulan Dibangun, Atap Galvalum Bantuan Pemprov di PAUD Aisyiyah Weru Ambruk
Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umun Satpol PP Lamongan, Sutrisno saat mengarahkan belasan gepeng di Mapol PP Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Belasan Gepeng Diamankan Satpol PP Lamongan, Himpitan Ekonomi Jadi Alasan
Kapal nelayan yang bersandar di dermaga Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Brondong Lamongan. Foto : Ammy

Lamongan

Dampak Libur Lebaran, TPI Brondong Sepi Picu Naiknya Harga Ikan Laut
Lokasi penambangan yang mulai melebar di Desa Penanjang Kecamatan Paciran Lamongan. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Penambangan Galian C Dekat Lokasi Wisata di Lamongan Marak, Pengelola Khawatir
Mia Khalifa kritisi kebijakan reformasi agraria di India yang dinilai merugikan petani India. Foto: hero-magazine.com.

Internasional

Sempat Dikecam, Mia Khalifa Berikan Dukungan Bagi Petani India
Foto: Twitter Sekretaris Kabinet.

Nasional

Mendikbud Pastikan Dana BOS Papua Barat Meningkat 30 Persen di Tahun 2021
Tersangka penipuan yang mengaku sakti saat digelandang petugas, Foto : Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Pandai Bersilat Lidah, Kakek di Lamongan Lancarkan Aksi Penipuan Hingga Raup Ratusan Juta