Home / Nasional / Warta

Rabu, 10 Februari 2021 - 15:22 WIB

PPKM Skala Mikro, Mendes PDTT Keluarkan Instruksi Penting Penggunaan Dana Desa

Reporter : Ayu Fatmatuz Zahroh - Telah dibaca 26 kali

Tangkapan Layar instruksi Kemendes PDTT tentang Penggunaan Dana Desa.

Tangkapan Layar instruksi Kemendes PDTT tentang Penggunaan Dana Desa.

Jakarta, Progresnews.id – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro telah ditetapkan Pesiden Joko Widodo mulai tanggal 6 Februari 2021 kemarin. Hal tersebut akhirnya membuat Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengeluarkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2021 yang berisi tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dalam pelaksanaan PPKM Skala Mikro.

Dikeluarkannya Instruksi tersebut karena adanya Instruksi dari Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 03 Tahun 2021 yang berisi tentang pembuatan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19 pada PPKM Skala Mikro.

Adapun instruksi tersebut diperuntukkan untuk seluruh kepala desa di enam provinsi yang masuk Zona PPKM Skala Mikro. Yakni Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Baca Juga:  Minim Pendonor, Stok Plasma Konvalesan di PMI Lamongan Mulai Menipis

Sementara itu, instruksi-instruksi yang dikeluarkan oleh Mendes PDTT yakni sebagai berikut:

1) Pelaksanaan PPKM Skala Mikro yang sesuai dengan ketentuan sebagaimana yang telah diatur;

2) Dengan memastikan Dana Desa Tahun 2021 dapat digunakan untuk melaksanakan PPKM Skala Mikro sesuai kewenangan desa masing-masing;

3) Melaksanakan perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) untuk kemudian dilaksanakannya PPKM Skala Mikro;

4) Penginstruksian kepada Pemerintah Desa (Pemdes) untuk melakukan beberapa hal seperti; memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat desa trntang pencegahan dan penanganan Pandemi Covid-19,
Melakukan pembinaan kepada masyarakat desa dengan tujuan mendisiplinkan dalam menerapkan 3M dan membatasi mobilitas penduduk;

5) Lalu untuk mendukung dan membantu pelaksanaan 3T (testing, tracing, and treatment) dalam hal ini dilakukan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dan Pemerintah Daerah (Pemda). Serta membentuk dan memberdayakan Pos Jaga Desa.

Baca Juga:  Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah, Leroy Samy Sarankan Mama-mama Libatkan Pendamping Desa

Tak lupa instrusi untuk menyiapkan tempat cuci tangan dan/atau hand sanitizir serta penyemprotan desinfektan seperlunya.

Yang tak kalah penting selanjutnya yakni menyiapkan dan merawat ruang isolasi desa jika sewaktu-waktu memang diperlukan dan bisa digunakan.

Dan yang terakhir yakni terus melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin serta melaporkan kepada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Daerah.

Di akhir, Menteri yang akrab disapa Gus Menteri itu juga memerintah agar Kepala Desa bisa melakukan Instruksi Menteri dengan sebaik-baiknya dan bertanggung jawab.

Share :

Baca Juga

Mia Khalifa kritisi kebijakan reformasi agraria di India yang dinilai merugikan petani India. Foto: hero-magazine.com.

Internasional

Sempat Dikecam, Mia Khalifa Berikan Dukungan Bagi Petani India
Satu pelaku pencurian di amankan satreskrim polres Lamongan setelah didapati mencuri sepeda ontel. Foto: Istimewa.

Lamongan

Ditinggal Kabur Rekannya, Satu Pelaku Pencuri Sepeda Ontel di Lamongan Ternyata Warga Bojonegoro
Titik lokasi perbaikan jalan yang hanya menggunakan batu untuk memberi batas pengaman. Foto : Progresnews.id /Ammy

Lamongan

Diduga tak Sesuai Prosedur, Perbaikan Jalan Nasional di Lamongan Ancam Keselamatan Penggendara
Komisi IV DPRD Tuban saat mengunjungi Dispendik Tuban. Foto: ist.

Tuban

Tahun 2021, Honorarium PTT di Tuban Mengalami Kenaikan

Ekonomi

Tak Menampik Perdebatan, Dubes Uni Eropa Bantah Larangan Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia
Foto: Dok. Komnas HAM.

Nasional

Usut Bentrokan Pendukung FPI-Polisi, Komnas HAM Bentuk ‘Tim Khusus’
Evakuasi kecelakaan yang terjadi di titik lokasi perbaikan jalan. Foto : Ist.

Lamongan

Perbaikan Jalan Nasional di Lamongan Tuai Kecaman Dari Pengguna Jalan
Jalan Nasional di Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan pada KM 36-41 saat diperbaiki. Foto: Progresnews.id/ Ammy.

Nasional

Pembangunan Jalan Nasional di Lamongan Ditarget Rampung April