Home / Nasional / Warta

Senin, 8 Februari 2021 - 21:55 WIB

Polri Masih Selidiki 92 Rekening FPI yang Diblokir PPATK

Reporter : Alfan Niam Sofi - Telah dibaca 13 kali

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono saat jumpa pers penyelidikan dugaan aliran dana terorisme dari rekening FPI. Foto: Humas Polri

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono saat jumpa pers penyelidikan dugaan aliran dana terorisme dari rekening FPI. Foto: Humas Polri

Jakarta, Progrenews.id – Hasil evaluasi 92 rekening yang diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kini masih dipelajari pihak kepolisian.

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, penyidik masih mempelajari adanya dugaan tindak pidana di dalam transaksi rekening milik FPI. Termasuk adanya dugaan aliran dana ke terorisme.

“Itu ada 92 rekening. Seluruhnya sekarang dipelajari oleh Bareskrim Polri terhadap transaksi melibatkan 92 rekening tersebut,” papar Brigjen Pol. Rusdi Hartono, Minggu (7/2).

Baca Juga:  Usung Tema Kepemimpinan Perempuan, TAF Hadirkan Kolaborasi Peringatan IWD 2021

Jika nantinya penyidik menemukan unsur pidana, maka Polri akan melakukan penindakan terkait dengan transaksi 92 rekening FPI.

“Sedang dipelajari apabila memang terjadi tindak pidana disana tentunya Bareskrim akan mengambil upaya-upaya hukum menuntaskan kasus tersebut,” tegas Rusdi.

Baca Juga:  100 Cabang Hypermart Asal Arab Bakal Ramaikan Dunia Ritel di Indonesia

Menyikapi pemblokiran 92 rekening FPI, Bareskrim juga telah menggelar rapat koordinasi bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Untuk sementara, dari hasil analisis yang dilakukan PPATK, 92 rekening yang tersebar di 18 Bank tersebut diduga atas nama pengurus pusat, daerah, sampai perseorangan yang berkaitan dengan FPI.

Share :

Baca Juga

Ilustrasi Pam Swakarsa. Foto: istimewa

Sospol

KNPI Tuban Soroti Wacana Reaktivasi Pam Swakarsa yang Digagas Kapolri

Ekonomi

Tak Menampik Perdebatan, Dubes Uni Eropa Bantah Larangan Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia
Keadaan jalan rusak di Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah Lamongan yang sempat di perbaiki pertengahan Januari Lalu.

Lamongan

Belum Genap Sebulan diperbaiki, Jalan Poros Kecamatan Sukodadi – Pucangro Kembali Rusak Parah
Ketua MUI, Asrorun Niam ingatkan kembali fatwa haram aktivitas buzzer yang merugikan individu/kelompok, Jumat (12/2). Foto: nu.or.id.

Nasional

Resahkan Masyarakat, MUI Fatwakan Buzzer Haram

Nasional

Nekat Beroperasi Saat PPKM, Tempat Karaoke di Surabaya Kembali Disegel
Kemenkeu Tempatkan 1.014 Mahasiswa Lulusan PKN STAN di Kementrian, Lembaga dan Pemda

Nasional

Kemenkeu Tempatkan 1.014 Mahasiswa Lulusan PKN STAN di Kementrian, Lembaga dan Pemda
Kemendikbud Buka Kembali Layanan ULT Tatap Muka

Nasional

Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Kemendikbud Buka Kembali Layanan ULT Tatap Muka
Ucapan selamat kepada bupati terpilih, karangan bunga berjejer memadati Alun-Alun Lamongan. (Foto: Ammy)

Lamongan

Ucapan Selamat ke Bupati Terpilih, Perajin Karangan Bunga di Lamongan Raup Omset Jutaan Rupiah