Home / Gresik / Warta

Sabtu, 9 Januari 2021 - 03:50 WIB

Polres Gresik Ungkap Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Alun-alun Gresik Yang Viral

Reporter : Mudzakir - Telah dibaca 170 kali

Konferensi pers Polres Gresik

Konferensi pers Polres Gresik

Gresik, Progresnews.id – Pada Jum’at (8/1) Polres Gresik melakukan Konferensi Pers terkait penganiayaan anak dibawa umur yang viral di sosial media Kamis (7/1) lalu.

Penganiayaan remaja itu berada di Alun-alun Gresik tepatnya disisi Utara Lantai 2.

Setelah mengetahui identitas dari salah satu orang di video yang viral tersebut, petugas Polres akhirnya menjemput 7 orang yang berada dalam video.

Adapun korban dalam video tersebut berinisial ZR dan terduga pelaku diantaranya berinisial AM, D, P, NR, MND, D, AM, NR, MND.

Baca Juga:  Sejarah Desa Bungah yang Bergelimang Pohon Kelapa

Kapolres Gresik AKBP Arief melalui Wakapolres Kompol Eko menjelaskan saat Konferensi Pers di halaman Polres Gresik. Terjadinya penganiayaan anak dibawah umur tersebut di latarbelakangi faktor cemburu, karena korban ZR sebelumnya keluar bersama pacar P.

“Penganiayaan itu terjadi pada hari Rabu (6/1) dan viral pada Kamis (7/1) dan pada hari Kamis itu juga seluruh anak yang ada di video tersebut dijemput oleh petugas Polres Gresik dan dimintai keterangan,” jelas Wakapolres Kompol Eko.

Dari hasil introgasi, penganiayaan ini berawal ajakan P ke Alun-alun dengan dalih mencari spot foto dengan naik angkutan, sesampainya di alun-alun sudah di tunggu tiga teman lainnya. Karena korban ZR tidak mengakui perlakuan keluar bersama pacar P, sehingga memancing amarah dan dilakukanlah penganiayaan terhadap ZR.

Baca Juga:  Aliansi Gepal Gelar Aksi di Kantor DPRD Gresik

“Dalam kasus ini, barang bukti sudah lengkap dan sudah dalam proses penyelidikan tim Polres Gresik,” tutur Kompol Eko.

Perlu diketahui, saat ini status penganiaya masih terduga pelaku, dan petugas masih mendalami kasusnya.

Editor: Rifqi

Share :

Baca Juga

Ustadz Maaher At-Thuwailibi meninggal dunia. Foto: Twitter @ustadzmaaher.

Nasional

Innalillahi, Ustadz Maaher Meninggal Karena Sakit

Lamongan

Wow, Polres Lamongan Amankan 281 Pelaku Kejahatan hanya dalam 12 hari Operasi
Rektor Unisla, Bambang Eko Mulyono saat menerima vaksin. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Ratusan Dosen Divaksin, Unisla Siap Laksanakan Perkulihan Tatap Muka
Warga Tejoasri yang memanfaatkan bengawan mati untuk keramba. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Lihai Melihat Peluang, Warga Lamongan Fungsikan Bengawan Mati Jadi Lokasi Budidaya Ikan

Nasional

Demokrat Diguncang, BMI Jawa Timur Tetap Bergerak Perkuat Barisan Partai Demokrat
Penampakan jalan rusak di ruas Sukodadi-Pucangro. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Selain Banjir, Truk Kelebihan Muatan Disinyalir Jadi Penyebab Rusaknya Jalan Sukodadi-Pucangro
Khofifah Indah Parawansa seusai menyaksikan vaksinasi tahap ke-2 untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Mantup Lamongan.

Lamongan

Gubernur Jatim: Pedagang Pasar Tradisional Akan Jadi Penerima Vaksin Tahap Selanjutnya
Mohammad Nuh, Ketua Dewan Pers dalam Webinar Jurnalisme Berkualitas "Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan dan Penerbitan Pers Guna Menyehatkan Demokrasi di Tengah Disrupsi Digital". SS: Alfa Kamila.

Nasional

Menguatkan Keberlangsungan Profesi Wartawan, Dewan Pers: Wartawan Perlu Divaksin