Home / Nasional / Warta

Kamis, 11 Februari 2021 - 07:20 WIB

Politikus PKS Soroti Anggaran APBN Untuk Influencer

Reporter : Alfan Niam Sofi - Telah dibaca 284 kali

Anggota DPR-RI Fraksi PKS, Al Muzammil Yusuf saat Sidang Paripurna, Rabu (10/2).

Anggota DPR-RI Fraksi PKS, Al Muzammil Yusuf saat Sidang Paripurna, Rabu (10/2).

Jakarta, Progresnews.id – Dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (10/2), anggaran pembiayaan influencer yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sempat menjadi sorotan selama berjalannya sidang.

Mulanya, Anggota Komisi I DPR RI FPKS, Al Muzammil Yusuf menanggapi informasi dari Indonesian Corruption Watch (ICW) tentang pembiayaan Influencer sebesar Rp90 miliar yang bersumber dari APBN.

Abu Janda alias Permadi Arya yang kini sedang menjadi sorotan publik tak luput dari pemaparan Muzammil.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Bansos Berlanjut, Kali ini Rumah Milik Dirjen Linjamsos Digeledah

“Pertanyaan kami untuk klarifikasi kepada publik, pertama apakah Abu Janda (Permadi Arya) dibayar dengan anggaran APBN?,” terang Muzammil, dilansir dari siaran langsung Parlemen TV.

Selain itu, dirinya menyoroti hal tersebut karena Permadi Arya saat ini juga tersandung kasus dugaan ujaran kebencian dan rasialisme.

“Apakah demokrasi kita akan dibangun dengan influencer dengan karakter seperti Permadi Arya, yang beberapa komentarnya menjurus pada tujuan rasialis dan penistaan agama,” imbuhnya.

Baca Juga:  ICW Dorong Dewan KPK Awasi Kasus Korupsi Dana Bansos

Muzammil juga menyoroti penanganan kasus yang melibatkan Permadi Arya yang menimbulkan kesan mendapat kekebalan hukum.

“Permadi Arya sudah beberapa kali mendapat tuntutan hukum, tetapi proses hukumnya tidak berjalan. Sehingga menimbulkan kesan publik kepada Pak Jokowi, bahwa pendukung atau influencer yang bekerja untuk Pak Jokowi seakan mendapat kekebalan hukum,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Yayasan Sikola Mombine Umumkan Sepuluh Pemenang Tiktok Challenge 2021 “Perempuan dan Bumi”
Potret Reza Artamevia Kasus Sabu-Sabu

Nasional

Polisi Ungkapkan Reza Artamevia Beli Narkoba Rp. 1,2 Juta

Nasional

Kiai NU se-Priangan Timur Daulat Gus AMI sebagai Capres 2024
Rapat koordinasi Operasi Lilin Semeru 2020 di Mapolda Jatim, Selasa (15/12).

Nasional

Antisipsi Kerawanan di Nataru, Polda Jatim Gelar Operasi Lilin Semeru
Jajaran perwakilan Komis D saat sesi pertemuan dengan Dinkes dan UPT Kesehatan Kalitengah. Foto: Progresnews.id/Ammy.

Lamongan

Panggil UPT Puskesmas Kalitengah, Komisi D DPRD Lamongan Tekankan Pelayanan Kesehatan Lebih Humanis
Kepala BPOM, Penny K. Lukito.

COVID-19

BPOM Resmi Perbolehkan Pemberian Vaksin Pada Lansia

Hukum dan Kebijakan

KPK Tetapkan 7 Orang Tersangka Termasuk Menteri KKP Edhy Prabowo

Lamongan

Dapat Bantuan Bedah Rumah, Warga di Lamongan Malah Kecewa, Kenapa?