Home / Lamongan / Warta

Selasa, 4 Mei 2021 - 23:54 WIB

Polisi Langgar Aturan, Polres Lamongan Sarankan Warga Lapor lewat APK Dumas Presisi

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 730 kali

Kiri: Pasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi.

Kiri: Pasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi.

Lamongan, Progresmews.id — Dunia dalam genggaman, Polres Lamongan sarankan warga pakai ‘Aplikasi Dumas Presisi’ sebagai medium pengawasan kinerja anggota jajaran di lapangan.

Sejak diperkenalkan pada pertengahan Februari 2021 lalu oleh Kapolri, aplikasi Dumas Presisi banyak menyita perhatian. Sebab, inovasi tersebut ditawarkan sebagai solusi atas tingkah sebagian oknum polisi yang dinilai melakukan pelanggaran kepada warga.

Pasubag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi menyebut, niat baik dengan maksud mengangkat derajat masyarakat sebagai kontrol atas kinerja Polri, merupakan wujud komitmen kepolisian sebagai pelayan masyarakat.

“Hal ini merupakan wujud transparansi dan peningkatan penanganan pengaduan masyarakat secara Online,” ucap Estu, Senin (4/5).

Khusus di Lamongan, Estu meminta agar segala bentuk tindakan pelanggaran yang dilakukan anggota jajaran di lapangan bisa segera dilaporkan dengan mandiri, dari laporan yang sudah dibuat penindakan langsung diinput dan segera diproses.

Baca Juga:  Atalanta Imbang, Inter Milan Raih Scudetto

“Aplikasi Dumas Presisi Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan, sebagai Inovasi Polri yang langsung ditangani oleh fungsi pengawas Polri,” katanya.

Bahkan dia pun dengan tegas mengimbau agar warga turut mengawasi dan tak segan melaporakan terkait adanya pelanggaran yang dilakukan anggota jajaran yang ada di polsek maupun polres saat melakukan tugas.

“Masyarakat dapat menyampaikan pengaduan tentang pelayanan Kepolisian maupun penyimpangan yang dilakukan oleh personel Polri dalam pelaksanaan tugas Kepolisian,” imbau Estu.

Baca Juga:  Jamin Kesejahteraan Pekerja, Disnakertrans Lamongan Waspadai Penyaluran THR Keagamaan

Estu meyakini jika kedepanya sistem pelaporan yang mudah dapat menjadikan posisi polri dan warga sipil menjadi setara dalam hal saling berjibaku dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Dumas Presisi merupakan wujud handling complain dan transparansi Polri dalam membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur,” tuturnya.

Iptu Estu Kwindardi bersama awak media dalam kesempatan komfresni pers. Foto : Dok. Progresnews.id.

Meski baru disosialisasikan, ia berharap agar stikma polisi galak dan semena-mena bisa dihilangkan dari fikiran warga. Ditambah pada dimensi mahasiswa polisi tak ayal selalu dimaknai keras dan kontra rakyat.

“Meski baru disosialisasikan kami yakin nantinya jika sukses aplikasi ini akan menggambarkan figur profesi polisi yang lebih ramah,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Tuban

Petani Desa Kasiman Terima Bantuan Sumur Bor dari PT. Semen Indonesia
Ratna Mutia Marhaeni, Sosok Kartini masa kini. Sukses menjadi politisi muda di DPRD Lamongan dan ketua F-Partai PDI Perjuangan.

Lamongan

Agungkan Derajat Wanita dan Humanisme, Ratna Mutia Marhaeni Cerminan Kartini Masa Kini
Kondisi banjir di lamongan saat ini. (Foto: Progresnewsm.id/Ammy)

Lamongan

Rehabilitasi Sungai Bengawan Jero Ditarget 2022
Kepala Staf Kepresidenan DR. Moeldoko. Foto: Dok. KSP.

Nasional

Relawan PAS Dukung Moeldoko Jadi Capres, BMI Jatim: Pandemi Kok Ngomong Pilpres
Na'im, Wakil Ketua Komisi A DPRD Lamongan saat mengomentari IMB RS Citra Medika. Foto: Ammy/Progresnews.id.

Lamongan

Kisruh Izin RS Citra Medika, DPRD Lamongan Berencana Panggil Instansi Terkait
Suasana petugas dapur umum IPNU IPPNU Desa Medangan bersama dibantu warga pada hari Senin (28/12) bakda maghrib, di Balai Dusun Desa Medangan. Foto: mudzakir/progresnews.id.

Gresik

Peduli Korban Banjir, IPNU IPPNU Dusun Medangan Buka Dapur Umum
Petunjuk arah masuk Lamongan Mart yang memudar tampak kurang terawat. Foto : Ammy.

Lamongan

Tak Optimal, Pelaku Usaha Pertanyakan Program Lamongan Mart Binaan Diskopum
Mama Asnat dan Mama Rahma saat memberikan testimoni dalam webinar "Memperkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan SDA dan Ketahanan Ekologis di Indonesia", Kamis (25/3).

Nasional

Testimoni Lima Perempuan Pemimpin, Sama-sama Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah