Home / Lamongan / Warta

Kamis, 18 Maret 2021 - 20:31 WIB

Polemik Dampak Lingkungan PT. Jaya Brix, Pemdes Kemantren Lapor ke Camat hingga Kirim Surat ke Bupati

Reporter : Adyad Ammy Iffansah - Telah dibaca 2.339 kali

Pemdes Kemantren dengan ratusan warga terdampak saat menyampaikan keluhan kepada Camat Paciran terkiat dampak lingkungan PT. Jaya Brix. Foto: Progresnews.id/Ammy

Pemdes Kemantren dengan ratusan warga terdampak saat menyampaikan keluhan kepada Camat Paciran terkiat dampak lingkungan PT. Jaya Brix. Foto: Progresnews.id/Ammy

Lamongan, Progresnews.id — Sikapi Dampak Lingkungan PT. Jaya Brix Indonesia, Selasa (16/3) lalu Pemerintah Desa Kemantren Kecamatan Paciran Lamongan Jawa Timur akhirnya bertemu Camat Paciran.

Bergulirnya babak baru hingga ke Kecamatan itu lantaran PT. Jaya Brix dinilai telah mengancam kesehatan hingga aset desa karena dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Banyak laporan warga, seperti bau amoniak hingga debu tebal yang masuk ke rumah-rumah, saya takut mengancam kesehatan warga saya” ucap Suaji, Kades Kemantren saat di konfirmasi, Kamis (18/3).

Sebelum ini, perseteruan antar keduanya juga sempat memamas, Senin (15/3) lalu, kala sejumlah perwakilan pemdes menggeruduk kantor PT. Jaya Brix Indonesia, namun usahanya tidak mendapat respon baik dari pihak perusahaan.

Surat laporan audiensi kepada camat setempat. Foto: Progresnews.id/Ammy

Masih Suaji, ia mengungkapkan dampak lingkungan yang dirasakan warganya itu sudah 7 tahun lamamya, Namun kali ini gejala mulai dirasakan dan hal itu yang menyulut emosi warga setempat.

Baca Juga:  Ratusan Dosen Divaksin, Unisla Siap Laksanakan Perkulihan Tatap Muka

“Dampaknya tak terkendali, karena sudah kelewat batas maka menyulut reaksi dari warga, bahkan pernah berniat unjuk rasa dan menutup pabrik, namun masih saya redam,” ungkapnya.

Emosi warga pun semakin menggerutu kala menemukan fakta dibalik produksi batu bata ringan (Batako), Clasiboard dan sejenisnya tersebut ternyata proses pembuangan limbah dilakukan dengan sembarangan.

“Terindikasi ada berbagai macam limbah dari Anorganik, Domestik, hingga limbah B3. Pembuanganya langsung ketanah tidak diolah dan berdampak pada aset desa seperti hasil pertanian yang mulai menurun,” katanya.

Tak hanya itu, dalam surat yang di tujukan ke kecamatan ada sampai enam tuntutan yang dilayangkan Pemdes Kemantren kepada PT. Jaya Brix Indonesia.

Baca Juga:  Kemendikbud Luncurkan Kampus Mengajar Angkatan Pertama Tahun 2021, Apa itu?

Tuntutan tersebut dikatakan Suaji sangat penting, sudah pernah berupaya untuk membahas dengan pihak perusahaan. Namun, sampai masalah ini mecuat pihak perusahaan terus mengelak.

“Ke enam tuntutan itu antara lain, terkait Izin pabrik, penyelesaian dampak polusi suara dan udara, proses pembuangan limbah, penyelesaian dampak pada sektor pertanian warga, penyelesaian dampak aktivitas kendaraan debu hingga parkir sembarangan, dan penyelesaian jaminan kesehatan ke warga terdampak sekitar pabrik,” jelas Suaji.

Tidak hanya ke tingkat kecamatan Pemdes Kemantren juga berniat untuk mengusut masalah ini hingga ke Bupati Lamongan, DPRD Lamongan, DLH Lamongan, Kesbangpol Lamongan sampai Satpol PP Lamongan.

“Insya Allah Senin atau Selasa besok dipertemukan dengan pihak kabupaten,” tambahnya.

Share :

Baca Juga

Warta

Usai Dikukuhkan, Aliansi BEM Kediri Raya Siap Menjadi Mitra Kritis Pemerintah
Kepala Dinas Sosial Lamongan, Mohammad Kamil. (Foto: Ig. Dinsoslamongan)

Lamongan

Kemensos RI Hentikan Santunan Bagi Korban Covid-19, Jatah 54 Pengaju Asal Lamongan Belum Cair

COVID-19

Bantu Tekan Angka Covid-19, Karang Taruna Tuban Bagikan 5000 Masker

Nasional

Usai Dilantik Menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim: Ini Kabar Gembira Bagi Universitas
Salah satu anggota Perpusjal Tambakboyo sedang menata lapak baca buku. Foto: Alfan/Progresnews.id.

Tuban

Peduli Indonesia, Perpusjal Tambakboyo Gelar Penggalangan Dana
Lokasi terjadinya pembacokan. Foto: Ammy.

Lamongan

Sukodadi Berdarah, Ternyata Pelaku Pernah Urungkan Niat Karena Kasihan
Banjir Sidomulyo, Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Lamongan. (Foto: Istimewa)

Lamongan

Vaksinasi Calon Jamaah Haji, Kemenag Lamongan: Belum Ada Tindak Lanjut

Lamongan

Perhelatan Piala Menpora Semakin Dekat, Persela Lamongan Gelar Laga Uji Coba