Home / Nasional

Selasa, 4 Mei 2021 - 20:27 WIB

PKB Sebut Keputusan MK soal Syarat Verifikasi Parpol Sudah Bijak

PKB Sebut Keputusan MK soal Syarat Verifikasi Parpol Sudah Bijak

PKB Sebut Keputusan MK soal Syarat Verifikasi Parpol Sudah Bijak

JAKARTA, Progresnews.id, – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) yang diajukan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Partai Garuda). Dalam putusannya, MK menyatakan bahwa partai politik (parpol) yang telah lolos verifikasi 2019 dan lolos atau memenuhi ketentuan Parliamentary Threshold (PT) pada Pemilu 2019, tetap diverifikasi secara administrasi, namun tidak diverifikasi secara faktual.

Sementara parpol yang tidak lolos/tidak memenuhi ketentuan PT, parpol yang hanya memiliki keterwakilan di tingkat DPRD provinsi/kabupaten/kota, dan parpol yang tidak memiliki keterwakilan di tingkat DPRD provinsi/kabupaten/kota diharuskan dilakukan verifikasi kembali secara administrasi dan secara faktual. Hal tersebut sama dengan ketentuan yang berlaku terhadap parpol baru.

Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid mengatakan, keputusan MK tersebut sangat bijaksana. Sebab, jika parpol yang sudah lolos PT pada Pemilu 2019 masih harus melakukan verifikasi faktual maka pemerintah justru harus mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit. Padahal, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, parpol yang sudah lolos PT pada pemilu sebelumnya juga pasti lolos verifikasi baik administrasi maupun faktual.

Baca Juga:  Korpus Dema PTKIN Se-Indonesia Titipkan Asa Kepada Kapolri Baru Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo

”Kalau harus verifikasi faktual lagi, itu uang negara memang dibuat begituan? Budget keluar. Dan beberapa tahun terbukti parpol yang lolos PT itu sudah pasti lolos verifikasi. Gak ada, gak pernah (tidak lolos verifikasi). Pengalaman itu. Saya pikir sudah cukup dari yang ada itu. Bahkan menurut saya administrasi itu ya sekadar melaporkan saja pengurus partai,” kata Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Dikatakan Wakil Ketua MPR RI ini, dalam verifikasi administrasi bagi parpol yang sudah lolos PT pada Pemilu sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) cukup menanyakan kepada parpol masing-masing daftar pengurusnya. ”Kalau harus verifikasi faktual lagi, itu nyari kerjaan. Makanya bijaksana putusan MK itu bagi partai yang sudah lolos PT tak lagi ada verifikasi faktual, hanya administrasi,” tuturnya.

Baca Juga:  Cara Unik Duta Petani Milenial Papua Barat Ajak Pemuda Berani Bertani

Anggota Komisi III DPR itu juga berharap agar dalam verifikasi administrasi, proses administrasinya juga dibuat sederhana oleh penyelenggara pemilu. ”Jangan administrasinya dibuat njelimet (rumit) lagi. Administrasi itu yang penting partai sudah melaporkan pengurusnya, cukup. Pekerjaannya enteng, dan budget berkurang, efesiensi,” urainya.

Menurutnya, selain efesiensi anggaran, keputusan MK tersebut juga menjadi penghargaan bagi partol yang sudah lolos PT diberikan penghargaan. Sementara bagi parpol yang belum lolos PT memang sudah seharusnya dilakukan seperti partai baru sehingga bisa menjadi pembelajaran agar kedepan lebih baik lagi. ”Itu namanya adil. Adil itu tidak harus sama, yang baru sama yang lama masa sama? Cara membuat adil itu ya seperti itu, memang harus beda, yang baru diperlakukan seperti itu supaya pintar,” tuturnya. (*)

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Bakal Paslon Picu Kerumunan Massa, KPU Tidak Bisa Didiskualifikasi

Nasional

Komisioner KPU: Bapaslon Yang Picu Kerumunan Massa Tidak Bisa Didiskualifikasi
Bappeda Litbang Kabupaten Tana Tidung, Siti Aisyah, ST dalam Podcast Seri 2, TAPE Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (28/9).

Nasional

TAPE Kalimantan Utara Beri Manfaat Nyata Bagi Kabupaten Tana Tidung
Hanif Alatas dalam suatu forum kajian. Foto: Twitter @AsepSuwarno77

Nasional

Permohonan Kasasi Ditolak MA, Menantu Eks Pimpinan Besar FPI Tetap Divonis 1 Tahun Penjara

Nasional

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid: Alquran dan Negara Tidak Boleh Dipertentangkan
Hadi Prayitno dari The Reform Initiatives memandu Market Gathering yang dihadiri puluhan pelaku bisnis bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Nasional

Ajak Pelaku Usaha, Program PAPeDA Promosikan Produk Pangan Inovatif Papua

Nasional

Survei SMRC: Elektabilitas PDIP dan Gerindra Menurun, PKB Melonjak
Kaver hasil temuan survei SMRC.

Nasional

Survei SMRC: Masyarakat Sering Takut Ikut Berorganisasi Meningkat

Nasional

Pandemi Covid-19 Ujian Berat, Gus Jazil Ajak Umat Islam Lebih Mendekatkan Diri kepada Allah