Home / Lamongan / Warta

Selasa, 21 September 2021 - 20:43 WIB

Perpres Pendanaan Pesantren Disahkan, DPC PKB Lamongan Gelar Syukuran

Reporter : Redaksi Progresnews

Perpres Pendanaan Pesantren Disahkan, DPC PKB Lamongan Gelar Syukuran

Perpres Pendanaan Pesantren Disahkan, DPC PKB Lamongan Gelar Syukuran

Lamongan, Progresnews.id – Dalam rangka disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren pada 2 September 2021 lalu, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lamongan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan menggelar tasyakuran.

Bertempat di Kantor DPC PKB Lamongan, Tumenggungan Kecamatan/Kabupaten Lamongan, tasyakuran tersebut dihadiri sejumlah kader dan pengurus partai PKB serta jajaran PCNU Lamongan pada Senin (20/9).

Ketua DPC PKB Lamongan, H Abdul Ghofur mengatakan bahwa selama ini PKB telah menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan UU Pesantren. Ia juga merasa sangat bersyukur atas capaian disahkannya Perpres tersebut.

Hadirnya Perpres yang mengatur tentang dana abadi pesantren tersebut membuat pihaknya optimis bahwa Pemerintah Daerah tak mengalami kesulitan terkait dasar hukum dalam memberikan bantuan kepada pesantren.

“Kami akan terus mengawalnya, selagi ada perjuangan untuk pesantren, maka di situ PKB selalu ada, karena PKB lahir dari Pesantren. Di Lamongan ini jumlah pesantrennya juga banyak,” ungkap Abdul Ghofur saat dikonfirmasi, Selasa (21/9).

Baca Juga:  Pelantikan PC IKA PMII Gresik, Akhmad Muqowam: Ketua Perempuan Pertama

Ia menambahkan bahwa Perpres tersebut dapat membuat para santri dan pesantren memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan diri dan dan bersaing dalam menghadapi tantangan global.

“Jika dulu pondok pesantren dianaktirikan dan santri-santri pesantren sulit untuk menempuh jenjang pendidikan di luar negeri karena subsidi dan support pemerintah kurang. Maka dengan Perpres Dana Abadi Pesantren ini, terbuka luas peluang bagi santri untuk melanjutkan pendidikan di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.

Abdul Ghofur, yang juga Ketua DPRD Lamongan, juga menuturkan bahwa masa depan Indonesia salah satunya ada di tangan para santri.

“Indonesia ini bangsa besar, karena umat Islamnya paling banyak di dunia, dan tempat belajar umat Islam itu adalah pesantren. Maka peningkatan kualitas di pesantren ini harus kita dorong, agar para santri bisa lebih banyak mewarnai kemajuan bangsa ini,” sambungnya.

Baca Juga:  TNI AD Lamongan Gelar Vaksinasi di 11 Kecamatan

Pada gilirannya, KH Supandi Awwaludin selaku Ketua PCNU Lamongan mengatakan bahwa pesantren memberikan kontribusi yang besar terhadap keberlangsungan bangsa Indonesia.

“Santri memiliki saham paling besar dalam berjuang untuk memerdekakan Republik ini. Kalangan santri juga ikut berfikir membangun bangsa. Indonesia berutang kepada santri, maka sudah sepantasnya jika negara hadir memberikan penghargaan kepada pesantren,” tutur H Supandi, Selasa (21/9).

KH Supandi juga menuturkan bahwa lahirnya Perpres ini merupakan hasil dari ikhtiar dan jihad konstitusi yang telah dilakukan oleh NU dan PKB.

Menurutnya, hal itu sebagai wujud nyata keberpihakan terhadap pesantren guna meningkatkan kualitas para generasi penerus yang ada di Pesantren.

“Beberapa keputusan penting sudah dirancang PBNU dan DPP PKB terkait bagaimana agar keberadaan pesantren diakui pemerintah. Kita bersyukur dan terima kasih kepada PKB yang mewakili kita untuk menyampaikan aspirasi pesantren. Banyak sumbangsih PKB kepada dunia pesantren. PKB tidak boleh meninggalkan pesantren,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Bunga bangkai yang berada di Kecamatan Sugio Lamongan, saat ini jadi tontonan. Foto: Progresnews.id/Ivan.

Lamongan

Penemuan Bunga Bangkai Di Lamongan ini Bikin Warga Geger
Cita Rasa Khas, Wingko Babat Lamongan Diajukan Untuk Miliki Hak Paten. Foto: Kumparan.

Lamongan

Cita Rasa Khas, Wingko Babat Lamongan Diajukan Untuk Miliki Hak Paten
Anggota DPR RI Gus Falah saat melakukan pemotongan pita peresmian Taman Airlangga.

Lamongan

Hadirkan Wisata Berbau Sejarah, Taman Airlangga Lamongan Diresmikan
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Tengah, Ihsan Basir dalam Podcast Sikola Mombine, Senin (29/3).

Nasional

Pemberdayaan Perempuan, Ihsan Basir: Laki-laki Harus Diberdayakan Dulu

Lamongan

3 Tanggul Air di Lamongan Jebol, TNI dan Polri Bantu Warga Lakukan Perbaikan Secara Swadaya
Anggota DPRD Jatim, Muhammad Bin Muafi Zaini ditemui di DPRD Jatim. Foto: Kominfo Jatim.

COVID-19

Kiai dan Ulama Jatim Diharapkan Jadi Prioritas Penerima Vaksin

Nasional

Usai Dilantik Menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim: Ini Kabar Gembira Bagi Universitas
Silaturrahim. Gus Jazil saat berbincang dengan Rektor Unair, M Nasih, (30/9). Foto : Chidir/Progresnews.id

Gresik

Dorong Pendidikan Vokasi di Pesantren, Gus Jazil Gandeng Unair