Home / Gresik / Warta

Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:26 WIB

Peringati Hari Santri, Forsis Gresik Berharap Santri Makin Progresif dan Inspiratif

Ketua DKC Forsis Gresik, Ahmad Sodiq (Jaket Hijau). Foto: Dok. Progresnews.id.

Ketua DKC Forsis Gresik, Ahmad Sodiq (Jaket Hijau). Foto: Dok. Progresnews.id.

Gresik, Progresnews.id — Ketua Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Forum Silaturahmi Santri (Forsis) Gresik, Ahmad Sodiq berharap para santri di Gresik terutama dan di seluruh Indonesia dapat mengikuti perkembangan teknologi sehingga menjadi lebih progresif dan inspiratif.

“Gresik itu kota santri. Banyak pondoknya. Ciri khasnya memang seperti itu. Dan santri-santri sekarang harus bisa memposisikan diri di tengah arus deras globalisasi dan perkembangan pesat teknologi. Jika tidak, maka santri-santri di Gresik, utamanya, dan di Indonesia, tidak akan bisa santri yang progresif dan memberi inspirasi,” ungkap Ahmad Sodiq, Jumat (22/10).

Menurut Ahmad Sodiq, menjadi santri adalah suatu kebanggaan karena santri mempunyai ilmu agama Islam yang lebih dalam serta mempunyai kecerdasan intelektual yang tinggi.

Baca Juga:  Festival Torang Pu Para-Para: Kembangkan UMKM di Papua, Butuh Kolaborasi Lintas Pihak

“Tantangannya adalah bagaimana kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual itu bisa sesuai. Apabila itu bisa dilakukan, maka santri-santri di masa depan akan mampu mengemban dan melanjutkan perjuangan para kiai dan pesantren,” imbuh mantan Ketua PAC Anshor Bungah 2019-2021 itu.

Salah satu upaya untuk melanjutkan perjuangan para kiai tersebut, Ahmad Sodiq mengatakan peran penting silaturahmi tidak bisa ditinggalkan.

Sekretaris Pengurus Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu juga mengkritisi budaya silaturahmi yang mulai hilang di kalangan santri.

Baca Juga:  Gandeng KPU dan Bawaslu, Forsis Gresik Adakan Sekolah Pemantau Pemilu

“Santri itu suka silaturahmi. Dan silaturahmi itu banyak manfaatnya. Penting itu. Santri kalau tidak silaturrahmi berarti santrinya perlu dipertanyakan. Sekarang itu banyak santri yang blok-blok an, entah karena perbedaan politik atau apa, saya kurang tahu. Itu tidak baik,” tegasnya.

Ahmad Sodiq saat silaturrahmi bersama Habib Umar Al-Muthohar, Semarang.

Karena itu, Ahmad Sodiq menegaskan bahwa Forsis Gresik berkomitmen untuk menjaga tali silaturahmi para santri, khususnya di Gresik.

“Kami, di Forsis, Forum Silaturahmi, berkomitmen untuk terus menyambung silaturahmi antar santri, setidaknya agar kita bisa terus berkoordinasi dan komunikasi tetap berjalan,” imbuhnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Ratusan Massa Aksi yang menyegel Kantor Pemerintah Daerah Lamongan.

Lamongan

Demo Banjir di Lamongan Berujung Penyegelan Kantor Pemkab
Ilustrasi Foto: Press Release AJI.

Nasional

Kudeta Militer, AJI dan GERAMM Desak Myanmar Bebaskan Jurnalis yang Ditahan

Sepak Bola

European Super League, Liga Eropa Baru Yang Akan Menjadi Pesaing Liga Champions, Mungkinkah?
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyampaikan bahwa Polri akan menindaklanjuti laporan masyarakat terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan, Kamis (11/2). Foto: sindonews.

Nasional

Komentari Kematian Ustaz Maaher, Novel Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim

COVID-19

PMI Tuban Siap Terima Donor Plasma Konvalesen dari Penyintas Covid-19
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi dalam acara Webinar: Cipta Pertanian Berkelanjutan Bersama Pemuda, Festival Petani Milenial, Kamis (28/10).

Nasional

Genjot Produktivitas, Pertanian Modern Harus Dikuasai Petani Milenial

Lamongan

Dapat Bantuan Bedah Rumah, Warga di Lamongan Malah Kecewa, Kenapa?
Ketua DPC PKB Lamongan saat mengikuti acara santunan santri yatim-piatu dalam rangka memperingati Hari Santri Lamongan, Jumat (22/10). Foto: Ivan A/Progresnews.id.

Lamongan

PKB Lamongan Rayakan HSN Bareng Santri Yatim-Piatu