Home / Seremonia

Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:16 WIB

Perhutsos KLHK Tegaskan Komitmen Hutan Lestari dan Pembangunan Adil Gender

Perhutsos KLHK Tegaskan Komitmen Hutan Lestari dan Pembangunan Adil Gender.

Perhutsos KLHK Tegaskan Komitmen Hutan Lestari dan Pembangunan Adil Gender.

Jakarta, Progresnews.id – Program Perhutanan Sosial (Perhutsos) yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelenggarakan pembangunan adil gender dengan memberikan kesempatan tidak hanya kepada lelaki, tetapi juga kepada para perempuan penjaga hutan.

Hal itu diungkapkan oleh Plt. Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri dan Hibah, Ernawati Eko Hartono saat menjadi pemateri dalam gelar wicara Bercerita ke-69 bertajuk Pengarusutamaan GESI dalam Kebijakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan secara daring di Instagram @Beritabaruco, Selasa (19/10).

“Perhutanan Sosial ini adalah sebuah sistem pengelolaan hutan secara lestari yang dilakukan oleh masyarakat selaku pelaku utama, dan masyarakat di sini tidak hanya laki-laki, tapi juga perempuan,” ungkap Erna.

Sosok penting dalam Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) KLHK itu juga menyebutkan bahwa tujuan dari Perhutanan Sosial adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melestarikan hutan, dan mengurangi konflik teritorial dalam aspek ekologi, ekonomi maupun sosial.

Baca Juga:  Harlah Setahun BMI, Gus Farkhan Ingin BMI Tetap Kompak Dan Solid

“Pelakunya masyarakat. Kita kembalikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Erna menyampaikan alasan pelibatan masyarakat itu penting saat ini karena dulu masyarakat hanya dilibatkan dalam pemberdayaan saja, tidak sampai di pengelolaan.

“Dari 46 ribu hektar pemanfaatan kawasan hutan zaman dulu itu 96 persen dikelola oleh swasta, 4 persennya dikelola masyarakat. Tapi saat ini kami ingin mengembalikan, bagaimana sekarang masyarakat itu mendapatkan akses 28% dan swasta itu tidak tinggi banget,” ujar Erna.

Selain itu, dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 9 tahun 2021, disebutkan secara jelas bahwa yang dimaksud sebagai masyarakat adalah laki-laki dan perempuan, sehingga perempuan pun sekarang bisa menerima manfaat dari hutan desa.

“Tujuannya perhutanan sosial adalah memberikan kesempatan yang sama baik untuk laki-laki dan perempuan, bahkan menyebutkan juga kaum marginal maupun kelompok kelompok riskan,” ungkap Erna.

Baca Juga:  Berkah Akhir Tahun, 346 CPNS Kabupaten Tuban Terima SK Pengangkatan

Karena itu, Erna sangat mengapresiasi Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (Ditjen PSKL) yang telah mengintegrasikan gender dalam rumusan berbagai regulasi baik dalam Peraturan Menteri, Peraturan Dirjen, maupun direktur.

Di samping itu, Erna juga berharap bahwa dengan aturan baru tersebut maka dapat merubah juga mindset masyarakat, bahwa kepala keluarga itu tidak hanya laki-laki, tapi perempuan juga bisa menjadi kepala keluarga.

“Surat Keputusan Persetujuan Perhutanan Sosial ini juga diberikan tidak hanya kelompok tani laki-laki, tapi juga kelompok tani perempuan. Dan anggota-anggotanya itu pun tidak hanya laki-laki, tapi perempuan juga diberi kesempatan untuk menjadi anggota maupun pendamping-pendamping perhutanan sosial,” tegasnya.

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Ketua Umum BMI Farkhan Evendi memberi sambutan saat deklarasi DPC BMI Jember, Senin (15/2). Foto: Adm.

Seremonia

Deklarasi BMI Jember, Siap Perjuangkan Harapan Rakyat

Bojonegoro

Peduli Masyarakat, Kepala Desa Palembon Belikan Mobil Siaga Dengan Uang Pribadinya

Seremonia

Ulang Tahun Ke- 8, PT Semen Indonesia Gelar Perayaan Secara Virtual
MWC NU Balongpanggang bagi-bagi sembako

Gresik

Kembali Terendam Banjir, MWC NU Balongpanggang Bagi-bagi Sembako

COVID-19

Tim Covid-19 Hunter Polres Tuban Jemput Pasien yang Isoman di Rumah

Seremonia

Konferensi Pers Jelang Akhir Tahun, Kapolres Tuban: Dibandingkan 2019, Tahun 2020 Kejahatan Cenderung Menurun
Rina Sa'adah dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam Festival Petani Milenial dengan tajuk “Optimalisasi Peran Petani Milenial”, Senin (25/10).

Nasional

Optimisme Sektor Pertanian Sebagai Masa Depan Ekonomi Nasional

COVID-19

Kapolres Tuban Tinjau Persiapan Distribusi Vaksin Covid-19 di Tuban