Home / Nasional / Warta

Selasa, 9 November 2021 - 13:36 WIB

Perempuan Berkontribusi Besar dalam Penurunan Laju Deforestasi

Kepala Biro Perencanaan KLHK Apik Karyana Talk Show Indonesia Pavilion COP26 UNFCCC Jakarta-Glasgow, Senin (8/11).

Kepala Biro Perencanaan KLHK Apik Karyana Talk Show Indonesia Pavilion COP26 UNFCCC Jakarta-Glasgow, Senin (8/11).

Jakarta, Progresnews.id – Kepala Biro Perencanaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Apik Karyana mengatakan bahwa perempuan sangat berperan aktif dalam upaya penurunan deforestasi di Indonesia.

Hal ini disampaikan Apik saat memberikan sambutan pengantar di Talk Show Indonesia Pavilion COP26 UNFCCC Jakarta-Glasgow bertajuk Kontribusi Dan Kepemimpinan Perempuan Dalam Bisnis Dan Pendanaan Pembangunan Berkelanjutan di Jakarta, pada Senin (8/11).

“Perbicangan peran perempuan dalam bisnis dan pendanaan pembangunan berkelanjutan merupakan soft diplomasi dan sekaligus hard diplomasi untuk menyuarakan strategi policy comitmen indonesia kepada dunia internasional terkait afirmasi pengarus utamaan gender dalam penanganan perubahan iklim dalam bingkai pembangunan berkelanjutan,” ujar Apik.

Baca Juga:  Dengan Protokol Kesehatan Ketat, Kemendikbud Buka Kembali Layanan ULT Tatap Muka

Isu kesetaraan gender, menurut Apik menjadi isu utama yang dipromosikan kepada masyarakat Indonesia dan berbagai belahan negara di dunia.

Kendati demikian, Apik mengatakan upaya kampanye besar untuk mempromosikan kesetaraan gender yang dilakukan dalam beberapa dekade terakhir ada beberapa hambatan dalam diplomasinya.

“Namun dalam upaya kerjasama antar elemen bangsa kami yakin hambatan itu akan teratasi,” tuturnya.

Isu gender dan kelestarian hutan dan lingkungan, menurutnya sangat erat dengan peran dan partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan.

Lebih lanjut, Apik menegaskan bahwa lahan merupakan sumber daya yang sangat penting dalam mendukung kehidupan masyarakat, khususnya di Indonesia, karena lahan menjadi sumber pencaharian dan juga sumber makanan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Program PAPeDA: Ciptakan Ketahanan Pangan di Papua Melalui Budidaya Keladi

“Kita tahu bahwa lahan sangat penting dalam mengamankan sumber daya mata pencaharian termasuk makanan dan air yang ada dalam kawasan hutan,” tuturnya.

Studi di Indonesia, lanjut Apik menunjukkan bahwa pengamanan hak tanah antara perempuan dan laki-laki menjadi kontribusi dalam rangka penurunan laju deforestasi.

“Kami berkeinginan praktek baik dalam kepemimpinan dan peran perempuan dalam bisnis dan pendanaan lingkungan hidup di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Share :

Editor : Redaksi Progresnews

Baca Juga

Kantor Kememterian Agama Kabupaten Lamongan. Foto: Ammy.

Lamongan

Impikan Ibadah Haji, Keberangkatan 1.643 Calon Jamaah Asal Lamongan Terancam Terus Tertunda
Korpus Dema PTKIN Se-Indonesia saat konsolidasi di Palembang.

Hukum dan Kebijakan

Korpus Dema PTKIN Se-Indonesia Titipkan Asa Kepada Kapolri Baru Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo
Gus Yaqut mengharap masyarakat tak mudah melabeli seseorang radikal, Minggu (14/2). Foto: instagram.com/@gusyaqut.

Nasional

Komentari Pelaporan Din Syamsuddin, Gus Yaqut: Jangan Gegabah Menilai Seseorang
Hadi Prayitno dari The Reform Initiatives memandu Market Gathering yang dihadiri puluhan pelaku bisnis bertajuk Membangun Kolaborasi Pasar UMKM bersama “ASMAT”, Selasa (24/8).

Nasional

Ajak Pelaku Usaha, Program PAPeDA Promosikan Produk Pangan Inovatif Papua
Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra saat menggelar Sosialisasi Perundang-undangan di Desa Wadeng, Kecamatan Sedayu, Minggu (24/10).

Warta

Kabar Baik UMKM Gresik, Bisa Dapat Pinjaman 10 Juta Tanpa Ribet
Tersangka tertunduk malu saat dilakukan konfernsi pers di mapolres Lamongan.

Lamongan

Lancarkan Aksi Tipu-Tipu Hingga Raup Untung Rp4,1 Milyar, Tuan Tanah di Lamongan Ditangkap di Jawa Barat
Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid dalam acara Green Leadership Forum (GLF), Rabu (27/10).

Nasional

Implementasi TAKE Kabupaten Nunukan Melalui Reformulasi Alokasi Dana Desa
Vaksinasi dosis kedua kepada tenaga medis di Puskesmas Mantup. Foto: Ammy.

COVID-19

Vaksinasi Tahap Pertama di Lamongan Ternyata Menyisakan 1900 Tenaga Kesehatan